Minggu
31 Mei 2026 | 2 : 23

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

106 Pelajar di Sukomanunggal Terima Bantuan PIP Aspirasi Mbak Puti, Kabel: Semua Tepat Sasaran

pdip-jatim-250829-pip-sukomanunggal

SURABAYA – Ketua PAC PDI Perjuangan Sukomanunggal Triyarso bersyukur, dan mengapresiasi perjuangan anggota Komisi X DPR RI, Puti Guntur Soekarno, yang telah menggelontorkan bantuan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) di wilayahnya.

“Alhamdulillah, pembagian PIP ke sejumlah 106 siswa-siswi penerima bantuan di Sukomanunggal berjalan lancar. Semua tepat sasaran,” ucap Triyarso, Kamis (28/8/2025).

Kegiatan pembagian sertifikat PIP bagi anak-anak SD dan SMP di wilayah Sukomanunggal dihadiri Plt Ketua DPC PDIP Surabaya Yordan M Batara Goa, Wakil Ketua DPC Sukadar serta Aliyudin, tenaga ahli DPR RI Puti Guntur Soekarno, atau Mbak Puti.

Menurut Triyarso, pembagian beasiswa PIP adalah wujud nyata kepedulian partai terhadap dunia pendidikan. Dia menegaskan, program pemerintah tersebut harus dimanfaatkan sepenuhnya untuk kebutuhan pendidikan anak.

“Jangan sampai digunakan untuk kepentingan orang tua. Bantuan ini untuk anak, seperti seragam, sepatu, dan perlengkapan sekolah lainnya,” tuturnya.

Program PIP yang dibagikan ini hasil aspirasi dari Mbak Puti Guntur Soekarno, yang disalurkan melalui DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya hingga ke tingkat PAC.

“Ini adalah kerja kerakyatan PDI Perjuangan. Selain menyalurkan bantuan, kegiatan ini juga menjadi sarana menyerap aspirasi masyarakat,” imbuh Cak Kabel, sapaan akrab Triyarso.

Sementara itu, Plt Ketua DPC PDIP Surabaya Yordan M Bataragoa kembali mengingatkan pentingnya penggunaan bantuan ini sesuai peruntukan, yaitu untuk kebutuhan pendidikan anak.

“Masyarakat jangan sampai salah dalam menggunakan bantuan. Jangan dipakai untuk bayar cicilan atau kepentingan lain. Ini betul-betul untuk anak sekolah, agar mereka bisa belajar dengan lancar hingga menyelesaikan masa studinya,” tegasnya

Legislator DPRD Jatim ini menambahkan, dengan pendampingan yang ketat, PDIP Surabaya berharap PIP dapat membantu siswa-siswi dari keluarga kurang mampu agar tidak terkendala biaya dalam menempuh pendidikan.

Baca juga: Bagikan Beasiswa PIP bagi Pelajar yang Membutuhkan, Mbak Puti Perkuat Akses Pendidikan di Masyarakat

PDI Perjuangan berharap agar program ini berkelanjutan setiap tahun, sehingga semakin banyak anak dari keluarga tidak mampu yang terbantu dan terhindar dari risiko putus sekolah.

Melalui program ini, siswa dari keluarga miskin atau rentan miskin menerima bantuan berupa uang tunai untuk membiayai kebutuhan pendidikan mereka.

Besaran bantuan PIP bervariasi tergantung pada jenjang pendidikan, mulai dari Rp 450.000 per tahun untuk jenjang SD hingga Rp 1.800.000 per tahun untuk jenjang SMA. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

PDI Perjuangan Ponorogo Target Pertahankan Kemenangan dan Tambah Kursi di Pemilu 2029

PONOROGO – Wakabid Ideologi dan Kaderisasi DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Bambang Yuwono, menegaskan pentingnya ...
EKSEKUTIF

Rijanto Akui Infrastruktur Jalan Jadi Pekerjaan Rumah Besar Pemkab Blitar

Bupati Blitar Rijanto mengakui perbaikan infrastruktur jalan masih menjadi pekerjaan rumah besar Pemkab Blitar. ...
KRONIK

Tari Bujang Ganong Buka Pelantikan PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Ponorogo

PONOROGO – Tari Bujang Ganong tampil memukau sebagai pembuka dalam acara pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI ...
KRONIK

Harga Bahan Pangan Naik, Wiwin Sumrambah Sebut Faktor Global hingga Cuaca Ekstrem

JOMBANG – Kenaikan harga sejumlah bahan pangan di Jawa Timur menjadi sorotan DPRD Jawa Timur.Anggota Fraksi PDI ...
KRONIK

Deni Wicaksono Minta Kader PDIP Aktif di Medsos, Pertarungan Politik Terjadi di Dunia Maya

PONOROGO – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, meminta seluruh kader Partai untuk aktif ...
KRONIK

Deni: PDI Perjuangan Memberi Anak Muda Ruang dan Tanggung Jawab Berjuang Bersama

PONOROGO – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, mengingatkan kader PDI Perjuangan untuk tidak ...