Minggu
18 Oktober 2026 | 8 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pesan Jasmerah di Peringatan Kudatuli DPC PDI Perjuangan Sidoarjo

IMG-20250727-WA0041_copy_848x558
Peringatan Kudatuli di Kecamatan Tanggulangin, satu dari enam titik peringatan yang digelar serentak DPC PDI Perjuangan Sidoarjo, Sabtu (26/7/2025).

SIDOARJO – Ribuan kader PDI Perjuangan Sidoarjo mengikuti acara peringatan kerusuhan 27 Juli (Kudatuli) 1996 di enam titik, Sabtu (26/7/2025). Ribuan lilin dinyalakan, sebagai simbolisasi merawat ingatan peristiwa kelam 29 tahun silam.

“Jasmerah, jangan sekali-sekali melupakan sejarah,” kata Plt Ketua DPC PDI Perjuangan Sidoarjo, Hari Yulianto dalam pesan singkatnya kepada media terkait acara tersebut.

Anggota DPRD Jatim itu menambahkan, poin penting refleksi Kudatuli adalah, pentingnya penghormatan terhadap independensi atau kedaulatan organisasi kepartaian.

“Oleh pihak manapun, khususnya kekuasaan, terhadap partai manapun. Gangguan terhadap PDI dibawah kepemimpinan Megawati yang terpilih secara sah dalam kongres di Surabaya saat itu (1993), memicu perseteruan hingga berpuncak pada peristiwa Kudatuli,” kata Hari Yulianto.

“Peristiwa Kudatuli bukan sekadar catatan perjalanan sejarah PDI menjadi PDI Perjuangan. Lebih dari itu, perjalanan berdemokrasi bangsa dan negara kita,” imbuh Hari Yulianto.

Hal disampaikan Hari Yulianto juga terpanjat dalam untaian doa pada acara peringatan. Selain mendoakan arwah korban meninggal, peserta acara juga mendoakan agar para korban hilang dalam peristiwa tersebut bisa ditemukan.

“Memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa, agar peristiwa tidak terulang,” kata pembawa doa di Tarik, salah satu tempat acara.

Berita terkait:Peringati Kudatuli, DPC Sidoarjo Instruksikan Ribuan Kader Nyalakan Lilin

Plt Sekretaris DPC Sidoarjo, Bambang Riyoko menambahkan, secara keseluruhan acara digelar di enam kecamatan atau enam dapil. Yakni di Kecamatan Sidoarjo, Tanggulangin, Prambon, Tarik, Taman, dan Kecamatan Gedangan.

“Pesarta keseluruhan tercatat 1.433 Kader,” kata Bambang Riyoko usai acara di Taman.

Acara inti yakni mendengarkan testimoni para pelaku peristiwa, menyaksikan film dokumenter Kudatuli, diakhiri dengan doa bersama.

Ribuan kader Banteng ini dari unsur DPC, fraksi, PAC, dan perwakilan pengurus Ranting yang tersebar di 346 desa dari 18 kecamatan, serta puluhan pelaku sejarah.(int/hd/ian/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

JKN Kabupaten Kediri Capai 98 Persen, Pulung Agustanto Soroti Kepastian Akses Layanan

KEDIRI – Cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Kediri mencapai 98 persen. Anggota ...
LEGISLATIF

Arjuna Minta Kasus Dugaan Perundungan Anak Disabilitas di Surabaya Dikawal hingga Tuntas

SURABAYA – Sekretaris Komisi D DPRD Surabaya Arjuna Rizki Dwi Krisnayana meminta kasus dugaan perundungan terhadap ...
LEGISLATIF

Reses di Mojokerto, Sadarestuwati Siapkan Aspirasi Petani untuk Menteri Pertanian

MOJOKERTO – Anggota Komisi IV DPR RI Sadarestuwati mendesak pemerintah mengatasi persoalan pupuk subsidi sekaligus ...
KABAR CABANG

17 Pengurus Ranting Se-Kecamatan Panekan Magetan Dilantik, Kader Diminta Membersamai Rakyat

MAGETAN – PDI Perjuangan Kabupaten Magetan merampungkan konsolidasi organisasi hingga tingkat akar rumput di ...
KRONIK

Andreas Bidik Bursa Karbon Berbasis Komunitas Pertama di CMC Tiga Warna

MALANG – Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI Andreas Eddy Susetyo menargetkan kawasan ...
HEADLINE

Medsos Jadi Senjata, PDI Perjuangan Jatim Dorong Gen Z Suarakan Kebenaran

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur mendorong kader Generasi Z (Gen Z) untuk menguasai dan memanfaatkan media ...