Sabtu
05 September 2026 | 6 : 11

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Prihatin Perundungan Pelajar SMPN di Blitar Saat MPLS, Renny Pramana: Stop Bullying!

pdip-jatim-250725-ilustrasi-stop-bullying
Foto istimewa

KEDIRI – Legislator Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur Wara Sundari Renny Pramana prihatin atas terjadinya peristiwa kekerasan fisik yang dialami pelajar kelas 7 di salah satu SMP negeri di Kabupaten Blitar.

Yang bikin miris, kasus perundungan itu justru terjadi di lingkungan sekolah saat berlangsung masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) bagi siswa baru dan banyak melibatkan belasan pelajar. Kejadian ini kemudian mencuat viral di media sosial setelah video rekamannya beredar.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim tersebut menyerukan agar seluruh satuan pendidikan di provinsi ini berkomitmen menuju “zero bullying” sebagai syarat mutlak terciptanya sekolah ramah dan nyaman bagi anak.

“Sekolah seharusnya menjadi tempat paling aman dan menyenangkan bagi anak-anak. Kita tidak boleh membiarkan ada satu pun kasus bullying terjadi lagi di lingkungan pendidikan kita. Peringatan Hari Anak Nasional tempo hari harusnya menjadi momentum perubahan menuju sekolah yang bebas kekerasan,” tutur Renny Pramana, di Kota Kediri, Jumat (25/7/2025).

Legislator komisi E yang membidangi pendidikan itu menyebut, kasus bullying tidak hanya menyisakan luka fisik, tapi juga dapat berdampak buruk pada kesehatan mental anak. Seperti trauma, depresi, hingga keinginan bunuh diri.

Dalam jangka panjang, tambah dia, korban perundungan berisiko mengalami penurunan prestasi akademik, rendahnya rasa percaya diri, dan sulit bersosialisasi.

Data dari berbagai studi, ungkap Renny, menunjukkan bahwa lebih dari 40 persen anak usia sekolah di Indonesia pernah mengalami perundungan dalam berbagai bentuk. Baik verbal, fisik, maupun melalui media digital.

“Anak-anak adalah aset bangsa. Mereka butuh ruang aman untuk belajar, bermain, dan bertumbuh. DPRD Jatim mendukung penuh upaya menciptakan sekolah ramah anak yang bebas dari segala bentuk kekerasan,” tambah perempuan yang juga Bendahara DPD PDI Perjuangan Jatim ini.

Dia menambahkan,  DPRD Jatim turut mendorong program pencegahan bullying di sekolah. Komisi E DPRD Jawa Timur, kata Renny, mendesak dinas pendidikan dan seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat program pencegahan bullying.

Langkah ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, yang menekankan hak setiap anak untuk hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara wajar sesuai harkat dan martabat kemanusiaan.

Peringatan Hari Anak Nasional 2025, sebut Renny, sebenarnya bisa menjadi momentum bersama demi lindungi anak. Momentum tersebut harus jadi pengingat bagi semua pihak bahwa melindungi anak-anak adalah tanggung jawab kolektif.

Pemerintah, DPRD, sekolah, keluarga, dan masyarakat luas harus bergerak bersama menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif, aman, dan berdaya dukung tinggi.

“Kita harus berani berkata: Stop bullying di sekolah manapun di Jawa Timur, bahkan di Indonesia,” tutup perempuan yang pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Kediri tersebut.

Diketahui kasus bullying disertai kekerasan yang menimpa pelajar kelas 7 tersebut saat ini perkaranya sedang ditangani Polres Blitar. Korban yang berusia 12 tahun sempat mengalami trauma mental dan luka fisik. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Tambahan Fiskal Rp223 Miliar di P-APBD Jember 2026, PDIP: Apa Manfaat Nyatanya Buat Warga?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember mempertanyakan manfaat tambahan ruang fiskal sekitar Rp223,12 ...
OLAHRAGA

Trenggalek Bertekad Tembus 10 Besar Porprov Jatim 2027

KONI Trenggalek menargetkan masuk 10 besar Porprov Jatim 2027 meski anggaran terbatas. Dari 40 atlet yang siap ...
EKSEKUTIF

Tanam Pohon Peringatan Hari Lahir Kejaksaan, Wabup Antok Berharap Srigati Bisa Jadi Agro Wisata

NGAWI – Kejaksaan Negeri Ngawi menanam sejumlah pohon buah di kawasan wisata religi Palereman Srigati, Desa ...
KRONIK

Imbas 1.600 Pekerja PT INKA Banyuwangi Dirumahkan, DPRD Desak Pemkab dan Pusat Turun Tangan

BANYUWANGI – Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, menyatakan keprihatinan mendalam atas ...
OLAHRAGA

Bupati Fauzi Lepas Assyabaab U-13, Titipkan Pesan Penting Soal Karakter dan Disiplin

SUMENEP – Sebanyak 25 anggota Assyabaab U-13 resmi dilepas menuju Kabupaten Jember untuk mengikuti kompetisi Zona ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong RT/RW Dilibatkan Aktif dalam Pendataan Bansos, Data Desil Harus Sesuai Kondisi Riil Warga

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Baktiono mendorong pemerintah melibatkan RT dan RW secara aktif ...