Senin
17 Agustus 2026 | 12 : 14

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ratusan Hektar Sawah Diserang WBC, Ponorogo Siapkan Penyemprotan Pestisida hingga Tanam Refugia

PDIP-Jatim Sugiri Sancoko 15072025

PONOROGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo akan bertindak cepat mengendalikan penyebaran hama wereng yang semakin meluas di areal persawahan Ponorogo.

Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, menggelar rembug pengendalian hama wereng bersama para petani di Pendopo Agung Kabupaten Ponorogo, Selasa (15/7/2025).

Dalam hasil rembug tersebut, pemerintah melalui Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dipertahankan) setempat akan melakukan penyemprotan pestisida secara serentak untuk mengendalikan hama wereng yang semakin mengkhawatirkan.

“Saya sudah denger satu bulan yang lalu waktu itu belum semasif sekarang. Maka kami rembug bersama-sama,” ujar Sugiri.

Dengan gerakan serentak ini, ia ingin ada percepatan yang dilakukan secara gotong royong. Termasuk segera menyiapkan pestisida dan sumber daya manusianya.

“Kami siapkan obatnya, juga manpower untuk kirim (pestisida) ke mana-mana. Yang nyemprot tentu pemilik sawah, poktan, masyarakat,” jelas Sugiri.

“Mudah-mudahan ada percepatan, keseragaman, biar teratasi,” tandas politisi PDI Perjuangan itu.

Sementara itu, Kepala Dispertahankan Ponorogo, Supriyanto, merinci, dari 875 hektare luas sawah yang terancam atau kategori waspada, ada 112,42 hektare yang terserang hama wereng batang coklat (WBC) dan tersebar di 45 desa di 12 kecamatan.

Dari 112,42 hektare tersebut, kategori ringan 95,66 hektare, kategori sedang 9,96 hektare, kategori berat 7,15 hektare, dan 4,15 hektare sawah mengalami puso atau gagal panen.

“Konsentrasi kita, mulai besok ada penyemprotan secara serentak. Kita ready 320 liter pestisida. Kalau itu digunakan per hektare 1,5 liter, maka bisa 200 hektare lebih. Penyemprotan pakai hand sprayer,” ujar Supriyanto.

Pihaknya pun juga sudah melakukan penyemprotan bersama petani namun secara sporadis di 232 hektare.

“Yang rawan-rawan termasuk 875 hektare yang waspada itu kita sentuh dulu. Sementara, 232 hektare dari 875 sudah kita lakukan penyemprotan secara sporadis di 45 titik,” tuturnya.

Kapoksi Pengendalian OPT Ditjen TP Kementerian Pertanian, Gandi Purnama, mengungkapkan bahwa kondisi di Ponorogo sudah masuk kategori “emergency” dan lebih berat daripada daerah lain di Jawa Timur.

Karena itu, dengan penyemprotan pestisida yang merupakan solusi jangka pendek, diharapkan bisa mengendalikan penyebaran hama wereng.

“Jangka panjangnya harus ada penanaman refugia, menggunakan yang ramah lingkungan,” tandasnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Peringati Kemerdekaan RI, ASN Banyuwangi Bagikan Ribuan Bendera Gratis untuk Warga

BANYUWANGI – Beragam cara dilakukan warga Banyuwangi untuk memperingati Hari Kemerdekaan RI. Salah satunya, para ...
KABAR CABANG

Energi Baru Pemilu 2029: Gen Z dan Perempuan Dominasi Pengurus Ranting PDIP Mojokerto

MOJOKERTO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto merampungkan seluruh tahapan konsolidasi dan pembentukan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Dorong UMKM Trenggalek Kantongi SNI, Jadi “Jaket Pengaman” Produk

TRENGGALEK – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil VII Jawa Timur, Novita Hardini, mendorong pelaku UMKM di ...
LEGISLATIF

Anggota DPRD Jatim Ony Setiawan Dorong Penguatan UMKM dan Koperasi di Tuban

TUBAN – Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi PDI Perjuangan, Ony Setiawan, menginisiasi program ...
KRONIK

Amithya Ingatkan Generasi Muda Tak Kehilangan Jati Diri di Era Digital

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mengingatkan masyarakat agar tidak kehilangan jati ...
KABAR CABANG

Pengurus Ranting Se-Kecamatan Kerek dan Soko Tuban Jalani Pelantikan

TUBAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tuban resmi memulai rangkaian pelantikan pengurus ...