Selasa
21 Juli 2026 | 6 : 06

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Antisipasi Potensi Bencana, DPD Jatim Gelar Rakor Bersama Baguna Kabupaten/Kota

PDIP-Jatim Risma 27062025

SURABAYA – Beberapa fenomena naiknya ikan-ikan laut ke daratan pantai Jawa Timur mengundang kewaspadaan banyak pihak. Tak terkecuali PDI Perjuangan.

Seperti diketahui, sebelumnya terjadi fenomena ikan laut naik ke pantai Grajagan Banyuwangi selama dua hari berturut-turut 10-11 Februari 2025. Tanah longsor, banjir, dan erupsi juga masih menghantui daerah lainnya.

Untuk mengantisipasi hal-hal tersebut, DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar Rapat Koordinasi Bidang (Rakorbid) Penanggulangan Bencana bersama Baguna se-Jatim di kantor DPD, Jumat (27/6/2025).

Ketua Bidang Penanggulangan Bencana DPP PDI Perjuangan, Tri Rismaharini, yang hadir dalam rakorbida tersebut, mengatakan bahwa kondisi ini perlu menjadi perhatian. Menurutnya, rakor perlu dilakukan agar antisipasi bencana lebih matang dan meminimalisir potensi resiko yang terjadi.

Terlebih, Jatim adalah wilayah yang punya potensi bencana kompleks. Banyak wilayah yang masuk ke peta bencana dengan karakteristik masing-masing.

“Ini saya rapatkan karena di medsos beberapa daerah di Jatim banyak yang ikannya dari laut keluar. Saya membaca itu tanda tsunami,” ujarnya saat membuka Rakor.

Untuk itu, Baguna punya peran penting. Risma menyebut, badan kebencanaan PDI Perjuangan harus tanggap dan membersamai masyarakat. Mulai mitigasi hingga penanganan dan penanggulangan bencana.Terutama di daerah rawan tsunami seperti Banyuwangi, Pacitan, Malang dan Blitar.

“Dulu, saat tsunami di Aceh, di Simeulue yang pusat gempa korbannya hanya 3 orang, karena mereka punya budaya lokal. Artinya itu bisa dihindari,” ucapnya.

Sesuai pesan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, tambah Risma, pihaknya mendorong tiap daerah melalui Baguna memperkuat hal tersebut, termasuk membentuk kampung siaga bencana.

“Kita sudah membentuk di Jabar, membentuk di tiap daerah untuk kampung siaga bencana. Kita semua juga gak pengen itu terjadi. Apa salahnya kita siapkan, terutama masyarakatnya,” tuturnya.

Mendengar hal tersebut, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim, Sri Untari Bisowarno, mengaku siap dan akan mengkonsolidasikan dengan seluruh badan. Total ada 8 rekomendasi yang akan diteruskan ke tiap daerah Kabupaten/Kota guna membentuk tim siaga bencana.

“Potensi bencana di Jatim sangat tinggi dengan multi bencana yang terjadi. Kami sebagai partai harus menyiapkan diri. Nanti, kami ingin mementuk semacam tim siaga bencana di daerah,” ujarnya.

Sekadar informasi Rakorbid tersebut turut dihadiri pengurus DPP PDI Perjuangan Bidang Kebencanaan, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, DPRD kabupaten/kota, Baguna dan perwakilan DPC tiap kabupaten/kota se-Jatim. (nia/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Bupati Gresik Cup 2026, Wadah Menjaring dan Mengasah Kemampuan Atlet

GRESIK – Sebanyak 1.413 atlet resmi memulai persaingan di Bupati Gresik Cup 2026. Ajang ini sebagai wadah menjaring ...
UMKM

DPRD Kabupaten Pasuruan Kemas Produk UMKM Jadi Oleh-oleh untuk Tamu Kedinasan

KABUPATEN PASURUAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan terus menunjukkan komitmen nyata ...
KRONIK

RedTalks Segera Hadir, Ajak Generasi Muda Kupas Nasionalisme di Era Modern

SURABAYA – Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital, makna nasionalisme terus ...
KABAR CABANG

Malam Ketika Sepak Bola Membuat Orang-orang Blitar Duduk Bersama

DINI hari biasanya identik dengan jalanan yang lengang. Tetapi Senin (20/7/2026), halaman Kantor DPC PDI Perjuangan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti SiLPA Rp154,7 Miliar, Minta Pemkot Madiun Benahi Perencanaan Anggaran

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun menerima Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 dengan catatan strategis, ...
HEADLINE

Hasto: Pemilu Harus Bebas dari Intervensi, Demokrasi Memerlukan Kritik dan Kebebasan Berpendapat

SURABAYA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa kualitas demokrasi Indonesia hanya ...