Selasa
21 April 2026 | 8 : 27

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pelatihan Koperasi Sasar Kader Banteng Mataraman, Fokus Cetak Penggerak Ekonomi Desa

pdip-jatim-250616-diklat-koperasi-madiun-raya-1

MADIUN — DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar pelatihan koperasi bagi kader partai dari wilayah Mataraman di Gedung Bhirawa Anoraga, Universitas Merdeka Madiun, Senin (16/6/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya partai dalam mencetak kader-kader penggerak ekonomi kerakyatan berbasis koperasi di tingkat desa.

Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pengurus DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, anggota fraksi, serta pengurus DPC dari Kota Madiun, Kabupaten Madiun, dan Kabupaten Nganjuk. Ketua Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) DPD PDI Perjuangan Jatim, Daniel Rohi, hadir sebagai salah satu narasumber.

Acara dibuka oleh Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Marhaen Djumadi, hadir juga Ristu Nugroho sebagai Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim sekaligus Pengampu Dapil XI.

Menurut Daniel Rohi, pelatihan ini merupakan program strategis partai yang menyasar seluruh daerah pemilihan di Jawa Timur.

“Kegiatan utama adalah pendidikan dan pelatihan kader penggerak koperasi. Karena jumlahnya besar, kita bagi berdasarkan dapil. Total ada 14 titik dengan target sekitar 3.500 peserta se-Jatim,” ungkap Daniel.

Dia menegaskan bahwa pelatihan ini bertujuan membekali kader Banteng dengan pengetahuan dasar tentang koperasi, sehingga mereka dapat berperan aktif sebagai anggota, pengurus, hingga manajer koperasi di desa masing-masing.

“Kita tidak hanya mengkader secara politik, tapi juga mencetak kader ekonomi. Ini penting untuk mewujudkan keseimbangan antara politik dan pembangunan ekonomi kerakyatan,” lanjutnya.

Daniel menambahkan, koperasi dipilih sebagai fokus utama karena selaras dengan nilai-nilai Pancasila, khususnya gotong royong.

“Koperasi adalah bentuk nyata dari sila kelima. Karena itu, kader dibekali filosofi koperasi, manajemen organisasi, manajemen SDM, bisnis, dan pemasaran,” terang dia.

Pelatihan yang berlangsung selama satu hari penuh ini diikuti oleh 137 peserta dari Kabupaten Nganjuk, 13 dari Kota Madiun, dan sisanya dari Kabupaten Madiun sebanyak 100 orang.

Materi pelatihan mencakup filosofi berkoperasi dan empat aspek manajemen dasar seperti tata kelola, SDM, bisnis dan pemasaran

Menanggapi kesamaan momen dengan program pemerintah seperti koperasi Merah Putih, Daniel menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan program internal partai yang telah dirancang secara sebagai bagian dari pembinaan kader di bidang ekonomi.

“Kalau ada kemiripan, itu hanya soal momentum. Kita sudah punya koperasi sendiri di Jatim,” ujarnya.

Kegiatan ini juga dilaksanakan dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno. Karena berkoperasi merupakan implementasi salah satu Trisakti yakni Kemandirian ekonomi yang berbasis gotongroyong.

Targetnya, hingga 28 Juni 2025 mendatang, akan melahirkan 3.650 kader penggerak koperasi di Jawa Timur.

“Setiap desa nanti punya satu penggerak koperasi. Saat ini kita sudah mencakup hampir separuh dari total 8.501 desa di Jatim,” ungkap Daniel.

Ke depan, para kader ini diharapkan dapat membentuk koperasi sendiri atau bergabung dengan koperasi yang sudah ada di desa atau BUMDes.

“Yang terpenting, mereka memiliki bekal ilmu, keterampilan dasar dan kemampuan manajerial untuk menggerakkan ekonomi desa,” pungkasnya. (ahm/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Delapan RS Kolaborasi, Surabaya Genjot Wisata Medis

Pemkot Surabaya meluncurkan Medical Tourism di Balai Kota, targetkan pasien nasional hingga mancanegara dengan ...
EKSEKUTIF

Pentingnya Kolaborasi, Antar Instansi di Ngawi Berbareng Musnahkan Ribuan Pil Koplo

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menghadiri kegiatan pemusnahan barang bukti perkara pidana yang telah ...
KRONIK

Tantri Bararoh Ajak Kader GMNI Kabupaten Malang Kritis dan Turun Bela Wong Cilik

Tantri Bararoh ajak kader GMNI Malang tetap kritis dan turun ke lapangan memperjuangkan wong cilik melalui gerakan ...
KRONIK

Musancab Trenggalek di Hari Kartini, Deni: Suara Perempuan Harus Didengar dalam Politik

Deni Wicaksono menegaskan peran perempuan dalam Musancab PDIP Trenggalek dengan keterwakilan minimal 30 persen ...
LEGISLATIF

Renny Pramana: Semangat Kartini Harus Pastikan Perempuan Tuntas Pendidikan dan Berdaya

Renny Pramana menegaskan semangat Kartini harus memastikan perempuan tidak hanya mendapat akses, tetapi juga ...
KABAR CABANG

Inda Raya: Perempuan Harus Tingkatkan Kapasitas, Berani Bersuara dan Ambil Peran

Inda Raya menegaskan perempuan harus meningkatkan kapasitas, berani bersuara, dan mengambil peran strategis dalam ...