Sabtu
05 September 2026 | 11 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tinggal di Zona Rawan Longsor, Bupati Trenggalek Segera Relokasi 77 KK di Desa Depok

pdip jatim 250602 masipin

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin menaruh perhatian besar terhadap warga Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek yang tinggal di zona rawan longsor.

Mas Ipin, yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan tersebut mengatakan terdapat 71 kepala keluarga (KK) di Desa Depok, yang rumahnya terancam longsor.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek saat ini tengah memproses kesiapan lahan relokasi, dengan mempertimbangkan aspek keamanan dan kelayakan.

Mas Ipin menyampaikan bahwa lokasi relokasi telah diajukan kepala desa setempat, dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah menyatakan kesiapannya untuk memberikan bantuan pembangunan rumah bagi warga terdampak.

“Kami tidak ingin terburu-buru. Lokasi relokasi harus benar-benar aman dan bebas dari risiko bencana. Karena itu, kami masih menunggu kajian dari badan geologi,” kata Mas Ipin, Senin (2/6/2025).

Menurutnya, keselamatan warga menjadi prioritas utama. Ia juga mengapresiasi sikap warga yang bersedia direlokasi dan tidak bersikeras tinggal di rumah mereka yang berada di zona rawan.

Meski begitu, warga berharap lokasi relokasi tidak terlalu jauh dari mata pencaharian mereka.

Untuk sementara waktu, Pemkab juga memberikan bantuan air bersih dan meningkatkan patroli wilayah untuk mengantisipasi risiko susulan.

Sementara itu, Kepala Desa Depok, Sugeng Asmoro, menjelaskan bahwa dari 71 KK yang terdampak, 15 KK memilih relokasi ke lahan milik pribadi, sedangkan 56 KK akan menempati lahan yang disediakan Pemkab di Dusun Banaran, kawasan milik Perhutani.

“Warga sudah sepakat direlokasi. Apalagi setiap kali hujan turun, mereka hidup dalam ketakutan. Tidak ada pilihan lain selain pindah,” ungkap Sugeng.

Diberitakan, bencana longsor yang terjadi pada 19 Mei 2025 di Dusun Kebonagung, Desa Depok, menyebabkan kerusakan parah.

Lima rumah tertimbun material longsor dan enam warga sempat hilang. Setelah operasi pencarian selama lima hari oleh tim SAR gabungan, seluruh korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. (aris/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDI Perjuangan Trenggalek Gelontor Ribuan Liter Air Bersih, Sehari Lima Desa Jadi Sasaran

TRENGGALEK – PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek menggelontorkan ribuan liter air bersih ke desa-desa yang ...
KRONIK

Banyuwangi Gelar “Festival Literasi Using”, Upaya Lestarikan Bahasa Daerah

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar Festival Literasi Using. Ajang ini menjadi cara ...
LEGISLATIF

Model Malang Berhasil, Untari Akan Perluas Pelestarian Aksara Jawa ke Seluruh Sekolah di Jatim

MALANG – Keberhasilan penerapan model pembelajaran dan pelestarian aksara Jawa di sejumlah sekolah di Malang ...
KRONIK

Waktu Tinggal Tiga Bulan, Widarto Pesimistis APBD Jember 2026 Terserap Optimal

JEMBER – Tambahan ruang fiskal Kabupaten Jember mencapai ratusan miliar rupiah. Namun, waktu untuk membelanjakannya ...
KRONIK

Di Tempat Hasto Dilahirkan, Demokrasi Dibicarakan Lewat Gamelan dan Tarian

YOGYAKARTA – Tidak ada kemewahan ruang pertemuan hotel. Tidak ada pendingin udara yang membuat suasana malam terasa ...
LEGISLATIF

Puan Dukung Penegakan Hukum 21 Badan Usaha Terkait Karhutla, Minta Prosesnya Transparan

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendukung langkah Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) melakukan penegakan hukum ...