Minggu
06 September 2026 | 7 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Beri Perhatian Pada Relawan, Untari Sepakati Alokasi Anggaran Kebencanaan Rp 256 M

pdip jatim 250525 sosialisasi bencana 1

MALANG – Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jatim Sri Untari Bisowarno menyoroti upaya penanggulangan bencana di daerah dengan alokasi anggaran yang selalu kecil. Dia berjanji akan memberi alokasi anggaran yang lebih proporsional mencapai Rp 256 miliar pada tahun anggaran 2025.

Komitmen itu dia sampaikan dalam Sosialisasi Mitigasi Bencana di Koperasi Setia Budi Wanita Kota Malang pada Sabtu (24/5/2025). Pertemuan itu juga menghadirkan pemateri lain, seperti Kepala Pelaksana BPBD Kota Malang, Prayitno, serta dari Disnakertrans Provinsi Jawa Timur bidang K3.

Materi yang diberikan mencakup pelaporan bencana dan keselamatan kerja, khususnya dalam upaya penanganan dan sumber daya menghadapi risiko banjir dan kebakaran.

Untari menegaskan dalam waktu dekat, dia akan menyetujui alokasi anggaran kebencanaan sebesar Rp 256 miliar yang akan diterima oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim. Ia berharap dari sini menjadi awal progres penanganan kebencanaan yang baik.

Sebelumnya, anggaran kebencanaan dialokasikan selalu hanya di bawah Rp 200 miliar. Dengan tambahan alokasi nanti diharapkan juga dapat dialokasikan untuk perlindungan pada relawan kebencanaan yang punya peranan penting.

”Saya kira DPRD Jatim ini nanti akan menjadi satu-satunya alokasi anggaran terbesar se-Indonesia untuk sektor kebencanaan. Ini menunjukkan kepedulian dan komitmen kami,” ungkapnya.

Langkah ini, tegas dia diambil guna meminimalkan dampak bencana alam, baik sebelum, saat, maupun setelah kejadian. Menurutnya, intervensi anggaran ini penting mengingat wilayah Jawa Timur yang luas disertai potensi bencana yang tinggi.

Dalam situasi itu, srikandi banteng itu sangat prihatin akan minimnya perhatian pemerintah kota dan kabupaten terhadap penanggulangan bencana.

Hal ini kerap dia jumpai saat meninjau langsung ke sejumlah wilayah dan menemukan bahwa sebagian besar daerah masih memiliki anggaran kebencanaan tidak memadai.

”Saya sudah cek di sekitar separuh wilayah Jatim, dan banyak yang belum layak dalam penanganan kebencanaan. Jadi berapa pun anggarannya, akan kami setujui, yang penting penanganan bencana semua bisa optimal, gunakan dengan baik,” tutur dia.

Selain itu, dengan penambahan alokasi anggaran kebencanaan nanti juga diharapkan dapat dialokasikan untuk perlindungan para relawan di lapangan, terutama terhadap para relawan yang tergabung dalam program Desa Tangguh Bencana (Destana) Sekolah Siaga Bencana.

“Mereka ini garda depan kemanusiaan. Kalau ada bencana, mereka yang pertama turun tangan. Tapi kita lihat mereka belum dapat perhatian dan perlindungan memadai. Saya minta relawan juga harus diasuransikan,” tegasnya.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim ini mengusulkan agar relawan didaftarkan dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Dia menekankan agar pembiayaannya ditanggung pemerintah daerah melalui APBD.

”Tapi pembayarannya jangan dibebankan ke relawan. Tugas mereka sudah berat, risikonya tinggi. Jadi saya kira, kalau anggaran sudah ada, relawan sudah ada, tinggal kemauan dan komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat sistem perlindungan,” harapnya. (ull/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDI Perjuangan Trenggalek Gelontor Ribuan Liter Air Bersih, Sehari Lima Desa Jadi Sasaran

TRENGGALEK – PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek menggelontorkan ribuan liter air bersih ke desa-desa yang ...
KRONIK

Banyuwangi Gelar “Festival Literasi Using”, Upaya Lestarikan Bahasa Daerah

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar Festival Literasi Using. Ajang ini menjadi cara ...
LEGISLATIF

Model Malang Berhasil, Untari Akan Perluas Pelestarian Aksara Jawa ke Seluruh Sekolah di Jatim

MALANG – Keberhasilan penerapan model pembelajaran dan pelestarian aksara Jawa di sejumlah sekolah di Malang ...
KRONIK

Waktu Tinggal Tiga Bulan, Widarto Pesimistis APBD Jember 2026 Terserap Optimal

JEMBER – Tambahan ruang fiskal Kabupaten Jember mencapai ratusan miliar rupiah. Namun, waktu untuk membelanjakannya ...
KRONIK

Di Tempat Hasto Dilahirkan, Demokrasi Dibicarakan Lewat Gamelan dan Tarian

YOGYAKARTA – Tidak ada kemewahan ruang pertemuan hotel. Tidak ada pendingin udara yang membuat suasana malam terasa ...
LEGISLATIF

Puan Dukung Penegakan Hukum 21 Badan Usaha Terkait Karhutla, Minta Prosesnya Transparan

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendukung langkah Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) melakukan penegakan hukum ...