Sabtu
26 September 2026 | 1 : 44

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Sugiri Kukuhkan Ribuan Penghafal Al-Qur’an, Berharap Tumbuh Generasi Berkualitas

PDIP-Jatim-Bupati-Sugiri-21052025

PONOROGO – Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, mengukuhkan ribuan pelajar hafidz. Mereka adalah pelajar SMP se-Kabupaten Ponorogo yang lulus tahfidz Al-Quran hingga 30 juz.

Asesmen pembelajaran itu digelar di Pendopo Agung Ponorogo, pada Rabu (21/5/2025),  yang nampak diwarnai nuansa putih bersih.

Suasana pengukuhan itu berlangsung dengan khidmat dan penuh haru, terutama saat perwakilan pelajar sungkem kepada orang tuanya kemudian memasangkan mahkota.

Bupati Sugiri mengungkapkan, pengukuhan ini sudah digelar di tahun keempat, yang kemungkinan di tahun-tahun berikutnya akan semakin banyak tahfidz dari pelajar SMP. Menurutnya, penguatan karakter berbasis agama itu penting untuk membentengi anak-anak di masa yang akan datang.

“Al-Quran untuk panduan hidup karena berisi perintah, penuh dengan contoh-contoh kehidupan yang baik. Maka anak-anak ketika dibentengi dengan hafal Al-Quran tidak hanya menjadi tahfidz saja. Tapi dia juga memahami asbabun nuzul, tafsir, sehingga hidupnya akan lempeng pasti dituntun Al-Quran,” jelas politisi PDI Perjuangan itu.

Dengan program tersebut, Kang Giri, sapaan akrabnya, berharap mereka bisa menjadi generasi yang berkualitas, yang hidup berlandaskan tuntunan Al-Quran sebagai bekal di dunia dan di akhirat.

“Berbisnis ada di Al-Quran, bertani ada di Al-Quran, maka cara yang paling gagah berani hadapi dunia, dengan cara hafal Al-Quran; memahami isinya dan melaksanakannya. Itu jaminan masa depan di dunia dan akhirat,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Ponorogo, Nurhadi Hanuri, mengungkapkan, asesmen pembelajaran diikuti 4.217 pelajar SMP yang mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.

Dengan rincian, hafidz 1 juz 3295 siswa, hafid 2 juz 567 siswa, hafidz 3 juz 80 siswa, hafidz 4 juz 68 siswa, hafidz 5 juz 58 siswa, hafidz 6 sampai dengan 10 juz ada 76 siswa, hafidz 11 sampai dengan 15 Juz ada 34 siswa, hafidz 16 sampai 20 juz ada 6 siswa, hafidz 21 sampai dengan 25 juz ada 8 siswa, hafidz 30 juz 3 orang.

“Tugas kami memang untuk cetak generasi muda yang cerdas, terampil, pembentukan karakter yang pertama,” ujar Nurhadi.

“Bagi yang non-muslim kita laksanakan kegiatan moderasi keagamaan setiap tahun untuk memastikan layanan pendidikan tidak boleh diskriminatif,” tandasnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Pemkot Surabaya Libatkan Gen Z dalam Refleksi Perobekan Bendera 2026

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melibatkan Generasi Z (Gen Z), mulai pelajar SMP hingga SMA, dalam ...
KRONIK

Fraksi PDIP DPRD Jatim Berduka, Renny: Kibarkan Bendera Partai Setengah Tiang untuk Guruh Soekarnoputra

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Guruh Soekarnoputra. ...
KABAR CABANG

Guruh Soekarnoputra Wafat, DPC PDI Perjuangan Kota Madiun Sampaikan Duka Cita 

MADIUN – Kabar duka menyelimuti keluarga besar PDI Perjuangan. Mohammad Guruh Irianto Sukarnoputra atau yang ...
HEADLINE

PDI Perjuangan Jatim Berduka, Guruh Soekarnoputra Tinggalkan Jejak Politik dan Seni

SURABAYA – PDI Perjuangan Jawa Timur menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra, ...
KABAR CABANG

Atasi Kekeringan, PAC PDI Perjuangan Sendang Salurkan Bantuan Air Bersih

TULUNGAGUNG – Jajaran Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Sendang, menyalurkan bantuan air bersih ...
HEADLINE

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, PDIP Kehilangan Seniman Besar dan Pejuang Partai

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto meminta jajaran PDI Perjuangan dari tingkat DPP hingga anak ranting ...