Kamis
17 September 2026 | 1 : 46

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Agus Black Hoe: Infrastruktur Berkualitas Dongkrak Ekonomi Magetan

pdip-jatim-250506-agus-black-hoe

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Agus Black Hoe mengatakan, pembangunan pelebaran jalan Maospati (Madiun) – Magetan diharapkan bisa berdampak terhadap peningkatan perekonomian masyarakat setempat.

Selain itu, dia mengusulkan dibukanya exit tol di ruas menuju Kabupaten Magetan juga perlu diperjuangkan mulai saat ini.

Agus Black Hoe menyatakan komitmennya terhadap pembangunan infrastruktur berkualitas dan berdampak luas bagi masyarakat.

Menurutnya, pembangunan ruas Jalan di Magetan tersebut merupakan salah satu agenda penting Dinas PU Bina Marga Jatim bersama DPRD Jatim dalam mendukung pertumbuhan ekonomi wilayah.

“Saya senang, dalam perjalanan politik saya yang masih beberapa bulan ini bisa mengawal pelebaran jalan Maospati–Magetan,” ujar Agus Black Hoe, dalam keterangannya di Surabaya, Selasa (6/5/2025).

Anggota Komisi D DPRD Jatim itu menekankan bahwa di tengah situasi ekonomi yang dinamis dan penuh tantangan, pembangunan infrastruktur seperti pelebaran jalan akan memberikan dampak positif yang nyata.

Tidak hanya memperlancar arus transportasi, tetapi juga mendukung sektor pertanian, peternakan, dan pariwisata yang menjadi tulang punggung perekonomian lokal.

“Pekerjaan pelebaran jalan ini akan menghasilkan dampak positif, salah satunya peningkatan ekonomi masyarakat, baik dari sisi perdagangan, pertanian, hingga pariwisata,” tambahnya.

Kabupaten Magetan, menurut Agus, memiliki potensi pariwisata yang besar, terutama dengan ikon wisatanya yaitu Telaga Sarangan dan Cemoro Sewu.

Oleh karena itu, konektivitas dan aksesibilitas yang baik merupakan kunci untuk mendorong kunjungan wisata dan memperluas peluang ekonomi daerah.

“Kita ketahui Magetan punya ikon potensi wisata yang luar biasa, yakni pariwisata Telaga Sarangan. Maka, pembangunan jalan ini harus mendukung mobilitas warga dan wisatawan menuju kawasan tersebut,” jelas Agus.

Dia juga menegaskan pentingnya menjaga kualitas pekerjaan infrastruktur agar sesuai dengan spesifikasi rencana anggaran biaya (RAB). Dia minta seluruh pihak yang terlibat agar bekerja dengan transparan dan bertanggung jawab.

“Semua komponen yang terlibat harus menjaga kualitas sesuai RAB. Fungsi kami sebagai legislatif adalah melakukan pengawasan,” tegasnya.

“Saya peringatkan dan saya pesan, pekerjaan ini harus benar-benar bermanfaat luas, khususnya mensejahterakan masyarakat. Jangan sampai pembangunan ini di kemudian hari terbentur masalah hukum,” tambah dia.

Dalam kesempatan itu, Agus juga menyampaikan usulan strategis kepada pemerintah provinsi, yakni perlunya pembangunan exit tol di wilayah Magetan.

Menurutnya, keberadaan pintu tol ini akan sangat menunjang peningkatan aksesibilitas menuju kawasan wisata seperti Telaga Sarangan, serta menambah pemasukan daerah dari sektor pariwisata. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Tantri Bararoh Pimpin PA GMNI Kabupaten Malang, Komitmen Kawal Nasib Kaum Marhaen  

MALANG – Tantri Bararoh resmi memimpin Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional ...
KRONIK

Kawal Kasus Rudapaksa Disabilitas, Hj. Ansari PDIP Desak Pemulihan Mental Total bagi Korban

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, meminta penanganan kasus dugaan rudapaksa terhadap ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Tulungagung Soroti Tingginya Silpa dan Perjuangkan Kelayakan Gaji PPPK

TULUNGAGUNG – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tulungagung menyoroti tingginya SILPA (Sisa Lebih Pembiayaan ...
SEMENTARA ITU...

Kediri Bidik Emas Senam Porprov 2027, Atlet Dibina Sejak Usia SD

KEDIRI — Kabupaten Kediri mulai mematangkan target prestasi cabang olahraga senam untuk menghadapi Porprov Jawa ...
LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Dorong Perda Pesantren dan Madin Mulai Berlaku Maksimal 2027

TRENGGALEK – Peraturan daerah (Perda) tentang Penyelenggaraan Pesantren dan Madrasah Nonformal atau Madrasah ...
EKSEKUTIF

Terbukti Pungli Retribusi Sampah, Dua PPPK Paruh Waktu DLH Surabaya Diberhentikan

SURABAYA — Pemkot Surabaya memberhentikan dua pegawai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu ...