Minggu
20 September 2026 | 7 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Rijanto Harap Kolaborasi Pemkab dan TP PKK Makin Solid

pdip jatim 250502 pkk blitar kab 1

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto menekankan pentingnya Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) sebagai mitra strategis pemerintah daerah.

Pasalnya, TP PKK menjadi salah satu motor penggerak dalam kemajuan pembangunan daerah

“Keberadaan TP PKK bukan hanya sebagai mitra strategis pemerintah daerah, tapi juga sebagai garda terdepan dalam membina keluarga sebagai unit terkecil dalam pembangunan bangsa,” ujar Rijanto.

Itu dia sampaikan saat mengukuhkan pengurus TP PKK Kabupaten Blitar untuk masa bakti 2025–2030 di Pendopo Ronggo Hadi Negoro, Kamis (1/5/2025).

Dalam upacara tersebut, Ninik Catur Anggraeni dikukuhkan sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Blitar.

Pelantikan ini sekaligus menjadi tonggak awal bagi pengurus baru dalam mengemban amanah untuk memberdayakan masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan keluarga dan sosial kemasyarakatan.

Bupati Rijanto pun menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung percepatan pembangunan daerah, khususnya dalam rangka menyambut Indonesia Emas 2045.

Dengan mengoptimalkan potensi lokal yang ada, TP PKK diharapkan mampu menciptakan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Kami berharap kolaborasi antara TP PKK dan pemerintah daerah makin solid. Perempuan dan keluarga harus menjadi motor penggerak kemajuan daerah,” ujar Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar tersebut.

Selain pengukuhan di tingkat kabupaten, kegiatan ini juga mencakup pelantikan pengurus TP PKK dan Tim Pembina Posyandu tingkat Kecamatan se-Kabupaten Blitar.

Prosesi ini dilakukan langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Blitar, Ninik Catur Anggraeni sebagai bentuk peneguhan struktur organisasi hingga ke akar rumput.

Menurut Ninik, pengurus yang baru dilantik harus siap turun ke lapangan, menyatu dengan masyarakat, serta mendengar langsung berbagai permasalahan sosial.

“Kami ingin PKK hadir bukan hanya di atas kertas, tetapi nyata dalam aksi. Posyandu, pembinaan keluarga, dan edukasi perempuan harus jadi fokus utama,” jelasnya.

Acara pelantikan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, camat, serta perwakilan organisasi wanita di Kabupaten Blitar. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

UMKM

Pendampingan UMKM Kuliner Tuban; Pentingnya Cerita di Balik Rasa

TUBAN – Bisnis kuliner tak sekadar bagaimana menghadirkan rasa masakan yang istimewa. Cerita di ralik rasa sebuah ...
LEGISLATIF

Mia Minta Pemkot Malang Perketat Pengawasan Perusahaan soal BPJS Kesehatan Pekerja

MALANG — Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Malang memperketat ...
KRONIK

Haru Penjaja Tape Anaknya Dikhitankan Kader Banteng dan Sejumlah Komunitas

MAGETAN — Biaya khitan bagi sebagian masyarakat kerap menjadi beban finansial yang tidak ringan, terutama bagi ...
KRONIK

Ketika Lari Menjadi Panggung: Soekarno Run BWX 2026 dan Cerita Kreativitas dari Banyuwangi

PAGI itu, garis start Soekarno Run BWX 2026 tidak hanya dipenuhi pelari. Ada Indonesia yang datang dengan beragam ...
KRONIK

Soekarno Run BWX 2026, Anak Usia 4 Tahun Ikut Lari di Kategori 1K

BANYUWANGI – Anak-anak usia dini ikut ambil bagian dalam Soekarno Run BWX 2026 di Banyuwangi. Bahkan, peserta ...
HEADLINE

Eri Cahyadi: Soekarno Run Ajarkan Generasi Muda Berdiri di Atas Kaki Sendiri

BANYUWANGI – Semangat berdiri di atas kaki sendiri menjadi pesan utama dalam Soekarno Run BWX 2026 di Banyuwangi, ...