Jumat
16 Oktober 2026 | 9 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Banyuwangi Segera Bangun Dua SPA Terminal Sampah Berkapasitas 50 Ton

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk.-23042025

BANYUWANGI – Perluasan program pengelolaan sampah sirkular di Banyuwangi akan segera dilaksanakan. Mendapat dukungan dari Clean Rivers dan Pemerintah Uni Emirat Arab (UAE), dua Stasiun Peralihan Antara (SPA) dengan kapasitas masing-masing 50 ton perhari bakal dibangun di kabupaten ini.

Sebelumnya, telah ditandatanganan perjanjian pendanaan proyek itu antara Pemerintah UAE, Clean Rivers, dan pelaksana program Banyuwangi Hijau saat World Governments Summit 2025 di Dubai pada 12 Februari lalu. Penandatanganan itu disaksikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

SPA sendiri merupakan fasilitas pendukung dalam sistem pengelolaan sampah yang berfungsi sebagai titik pengumpul sementara antara asal sampah dan fasilitas pengolahan akhir.

SPA akan menjadi tempat pengolahan awal sampah, seperti pengumpulan, pemilahan dasar, dan pengolahan awal. Tujuannya untuk mengurangi volume dan meningkatkan efisiensi transportasi.

Hadirnya SPA membuat sampah yang dikirim ke Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) dan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) lebih terpilah.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menjelaskan tim dari UAE dan Clean Rivers yang telah berkomitmen mendanai program pengelolaan sampah sirkular ini akan datang ke Banyuwangi bulan depan.

“Mereka akan melihat langsung kesiapan dan komitmen daerah pada project pembangunan SPA. Rencananya, pembangunan konstruksi SPA akan dimulai segera setelah kunjungan tersebut,” ujar Ipuk, Selasa (22/4/2025).

Politisi PDI Perjuangan ini mengatakan pemkab telah menyiapkan lokasi lahan untuk pembangunan SPA. SPA ini masing-masing berkapasitas menampung 50 ton sampah per hari. Angka ini sekitar produksi sampah dari 850 ribu warga.

“SPA akan berperan sebagai terminal pendukung fasilitas TPST dan TPS3R. Kehadirannya akan membuat pengolahan sampah di Banyuwangi lebih efisien,” tuturnya.

Sementara Senior Program Manager Banyuwangi Hijau, Lintong Manik, menambahkan, pembangunan SPA merupakan bagian dari fase ketiga pengelolaan sampah sirkular di Banyuwangi.

Fase pertama telah berjalan dengan berdirinya TPS3R Balak di Kecamatan Songgon yang mengakomodir layanan sampah di 44 desa untuk 250 ribu jiwa. TPS3R ini berkapasitas 84 ton sampah.

Sementara fase dua adalah pembangunan TPS3R di wilayah Karetan, Kecamatan Purwoharjo yang direncanakan menjangkau 8 kecamatan di sekitar Purwoharjo dengan mengakomodir layanan sampah di 37 desa untuk 250 ribu warga. Kapasitas pengelolaan sampahnya, yakni sekitar 160 ton perhari.

“Nah, di fase ketiga ini, kami akan membangun SPA dengan target bisa menjangkau 850 ribu penduduk. Sehingga total penduduk Banyuwangi yang akan terlayani oleh program sampah sirkular daerah mencapai hampir 1,4 jiwa,” terangnya. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Kukuhkan 66 Kepala Sekolah, Bupati Lukman Tekankan Integritas dan Mutu Pendidikan

BANGKALAN – Kepala sekolah bukan sekadar menduduki jabatan struktural, tetapi juga memegang tanggung jawab besar ...
KRONIK

Sambut Hari Santri, Pemkab Banyuwangi Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk 28 Ribu Santri

BANYUWANGI – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026 yang jatuh setiap tanggal 22 Oktober, Pemerintah ...
KRONIK

Antrean BBM Meluas di Jember, Widarto Kritik Pertamina Tak Transparan

JEMBER – Antrean panjang di sejumlah SPBU Jember belum terjawab penyebabnya. Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, ...
LEGISLATIF

Keluhan Warga Barat Magetan Tertumpah di Pertemuan Reses Rita Haryati

MAGETAN – Sejumlah warga dari pelbagai desa di Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengeluhkan kondisi ...
LEGISLATIF

Beri Bantuan Air Bersih di Kaligede Ngawi, Kanang Temukan Pompa Sumur Terkendala Daya Listrik

NGAWI – Musim kemarau panjang memicu kekeringan parah di Kabupaten Ngawi. Berdasarkan data Badan Penanggulangan ...
EKSEKUTIF

Bupati Yani dan PMI Gresik Apresiasi Pendonor Darah yang Telah Donor 50 Kali

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik memberikan ...