Kamis
20 Agustus 2026 | 12 : 32

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Banyuwangi Segera Bangun Dua SPA Terminal Sampah Berkapasitas 50 Ton

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk.-23042025

BANYUWANGI – Perluasan program pengelolaan sampah sirkular di Banyuwangi akan segera dilaksanakan. Mendapat dukungan dari Clean Rivers dan Pemerintah Uni Emirat Arab (UAE), dua Stasiun Peralihan Antara (SPA) dengan kapasitas masing-masing 50 ton perhari bakal dibangun di kabupaten ini.

Sebelumnya, telah ditandatanganan perjanjian pendanaan proyek itu antara Pemerintah UAE, Clean Rivers, dan pelaksana program Banyuwangi Hijau saat World Governments Summit 2025 di Dubai pada 12 Februari lalu. Penandatanganan itu disaksikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

SPA sendiri merupakan fasilitas pendukung dalam sistem pengelolaan sampah yang berfungsi sebagai titik pengumpul sementara antara asal sampah dan fasilitas pengolahan akhir.

SPA akan menjadi tempat pengolahan awal sampah, seperti pengumpulan, pemilahan dasar, dan pengolahan awal. Tujuannya untuk mengurangi volume dan meningkatkan efisiensi transportasi.

Hadirnya SPA membuat sampah yang dikirim ke Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) dan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) lebih terpilah.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menjelaskan tim dari UAE dan Clean Rivers yang telah berkomitmen mendanai program pengelolaan sampah sirkular ini akan datang ke Banyuwangi bulan depan.

“Mereka akan melihat langsung kesiapan dan komitmen daerah pada project pembangunan SPA. Rencananya, pembangunan konstruksi SPA akan dimulai segera setelah kunjungan tersebut,” ujar Ipuk, Selasa (22/4/2025).

Politisi PDI Perjuangan ini mengatakan pemkab telah menyiapkan lokasi lahan untuk pembangunan SPA. SPA ini masing-masing berkapasitas menampung 50 ton sampah per hari. Angka ini sekitar produksi sampah dari 850 ribu warga.

“SPA akan berperan sebagai terminal pendukung fasilitas TPST dan TPS3R. Kehadirannya akan membuat pengolahan sampah di Banyuwangi lebih efisien,” tuturnya.

Sementara Senior Program Manager Banyuwangi Hijau, Lintong Manik, menambahkan, pembangunan SPA merupakan bagian dari fase ketiga pengelolaan sampah sirkular di Banyuwangi.

Fase pertama telah berjalan dengan berdirinya TPS3R Balak di Kecamatan Songgon yang mengakomodir layanan sampah di 44 desa untuk 250 ribu jiwa. TPS3R ini berkapasitas 84 ton sampah.

Sementara fase dua adalah pembangunan TPS3R di wilayah Karetan, Kecamatan Purwoharjo yang direncanakan menjangkau 8 kecamatan di sekitar Purwoharjo dengan mengakomodir layanan sampah di 37 desa untuk 250 ribu warga. Kapasitas pengelolaan sampahnya, yakni sekitar 160 ton perhari.

“Nah, di fase ketiga ini, kami akan membangun SPA dengan target bisa menjangkau 850 ribu penduduk. Sehingga total penduduk Banyuwangi yang akan terlayani oleh program sampah sirkular daerah mencapai hampir 1,4 jiwa,” terangnya. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Komisi B DPRD Jember Soroti Gerobak Cinta dan Kebocoran Retribusi Pasar

JEMBER – Komisi B DPRD Jember meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat menggeser anggaran sejumlah program ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Jember Tolak Tanggung Jawab atas Utang Rp786 Miliar

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember menolak ikut bertanggung jawab atas rencana pinjaman daerah Rp786,573 ...
SEMENTARA ITU...

Kurangi Ketergantungan Impor, Trenggalek Mulai Kembangkan Bawang Putih

Trenggalek mulai mengembangkan bawang putih di Kecamatan Pule untuk mengurangi ketergantungan impor sekaligus ...
HEADLINE

Banteng Jatim Pesta 6 Gol, Lolos Semifinal Soekarno Cup dan Bidik Juara Lagi

SURABAYA – Banteng Jawa Timur (Jatim) tampil menggila di babak perempat final Soekarno Cup 2026. Bermain di Stadion ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Desak Pemkab Benahi Perizinan Aset Daerah Usai Polemik Izin Alun-Alun

MAGETAN — Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito: Toleransi Beragama di Sekolah Harus Diteruskan Antar Generasi

Mas Dhito berpesan agar semangat toleransi antarumat beragama di sekolah terus dijaga dan diwariskan kepada ...