Kamis
20 Agustus 2026 | 12 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Ipuk Kukuhkan Tim Pembina Posyandu Kecamatan, Apa Saja Program Prioritasnya?

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-23042025

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengajak Tim Penggerak PKK dan Tim Pembina Posyandu Banyuwangi terlibat aktif dalam pembangunan daerah.

Menurut Ipuk, PKK dan posyandu merupakan mitra strategis pemerintah dalam pencapaian target pembangunan daerah. Tak hanya dalam peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan keluarga, namun juga di berbagai sektor yang lain.

Misalnya, mempromosikan persamaan gender, pemberdayaan perempuan, meningkatkan kualitas pendidikan, penguatan ketahanan pangan, hingga menurunkan angka kematian ibu dan bayi.

“Semua ini tidak bisa dikerjakan sendiri oleh pemerintah. Butuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk kader PKK dan posyandu, agar program-program yang kita gulirkan bisa sampai dan mendapat dukungan dari masyarakat,” ujar Ipuk saat menghadiri Pengukuhan Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan serta Penguatan Program Prioritas Kesehatan dan Keluarga Sehat Tanggap di pendopo Sabha Swagatha Blambangan, Selasa (22/4/2025).

Acara tersebut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Banyuwangi Anna Nazili Hanim Mujiono, ketua TP PKK desa/kelurahan dan kecamatan se-Banytuwangi, serta segenap jajaran OPD Kabupaten Banyuwangi. Turut hadir perwakilan TP PKK Jatim Malik Afif.

Dalam kesempatan itu, Ipuk menyoroti tren peningkatan penyakit tidak menular yang saat ini mulai banyak menjangkiti anak-anak muda.

“Ini harus menjadi perhatian kita semua bagaimana mencegahnya. Mari bersama-sama kita promosikan Gaya Hidup Sehat karena seberapapun anggaran tidak akan pernah cukup kalau kita abaikan pencegahan,” pinta Ipuk.

Salah satunya, lanjut Ipuk, melalui optimalisasi program mal orang sehat yang telah dicanangkan Banyuwangi. Program ini mengubah paradigma sakit menjadi paradigma sehat menjadi prioritas.

Warga diajak saat sehat untuk cek dan deteksi dini masalah kesehatannya ke puskesmas. Kalau perlu petugas kesehatan jemput bola mengajak orang yang sehat untuk deteksi dini.

“Kader PKK dan posyandu harus lebih sering turun ke masyarakat. Sosialisasikan kembali program ini, ingatkan juga tentang program cek kesehatan gratis dari presiden. Sehingga saat ditemukan keluhan sakit, warga bisa segera ditangani lebih awal,” terang Ipuk.

Politisi PDI Perjuangan ini juga berpesan agar para kader PKK dan posyandu secara aktif melakukan sosialisasi mitigasi bencana.

“Kita ingin setiap keluarga di Banyuwangi tidak hanya sehat dan sejahtera, namun juga tanggap jika sewaktu-waktu terjadi bencana. Mengingat banyak wilayah kita yang berada di daerah rawan bencana,” kata Ipuk.

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Komisi B DPRD Jember Soroti Gerobak Cinta dan Kebocoran Retribusi Pasar

JEMBER – Komisi B DPRD Jember meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat menggeser anggaran sejumlah program ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Jember Tolak Tanggung Jawab atas Utang Rp786 Miliar

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember menolak ikut bertanggung jawab atas rencana pinjaman daerah Rp786,573 ...
SEMENTARA ITU...

Kurangi Ketergantungan Impor, Trenggalek Mulai Kembangkan Bawang Putih

Trenggalek mulai mengembangkan bawang putih di Kecamatan Pule untuk mengurangi ketergantungan impor sekaligus ...
HEADLINE

Banteng Jatim Pesta 6 Gol, Lolos Semifinal Soekarno Cup dan Bidik Juara Lagi

SURABAYA – Banteng Jawa Timur (Jatim) tampil menggila di babak perempat final Soekarno Cup 2026. Bermain di Stadion ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Desak Pemkab Benahi Perizinan Aset Daerah Usai Polemik Izin Alun-Alun

MAGETAN — Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito: Toleransi Beragama di Sekolah Harus Diteruskan Antar Generasi

Mas Dhito berpesan agar semangat toleransi antarumat beragama di sekolah terus dijaga dan diwariskan kepada ...