Jumat
16 Oktober 2026 | 9 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Ipuk Kukuhkan Tim Pembina Posyandu Kecamatan, Apa Saja Program Prioritasnya?

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-23042025

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengajak Tim Penggerak PKK dan Tim Pembina Posyandu Banyuwangi terlibat aktif dalam pembangunan daerah.

Menurut Ipuk, PKK dan posyandu merupakan mitra strategis pemerintah dalam pencapaian target pembangunan daerah. Tak hanya dalam peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan keluarga, namun juga di berbagai sektor yang lain.

Misalnya, mempromosikan persamaan gender, pemberdayaan perempuan, meningkatkan kualitas pendidikan, penguatan ketahanan pangan, hingga menurunkan angka kematian ibu dan bayi.

“Semua ini tidak bisa dikerjakan sendiri oleh pemerintah. Butuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk kader PKK dan posyandu, agar program-program yang kita gulirkan bisa sampai dan mendapat dukungan dari masyarakat,” ujar Ipuk saat menghadiri Pengukuhan Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan serta Penguatan Program Prioritas Kesehatan dan Keluarga Sehat Tanggap di pendopo Sabha Swagatha Blambangan, Selasa (22/4/2025).

Acara tersebut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Banyuwangi Anna Nazili Hanim Mujiono, ketua TP PKK desa/kelurahan dan kecamatan se-Banytuwangi, serta segenap jajaran OPD Kabupaten Banyuwangi. Turut hadir perwakilan TP PKK Jatim Malik Afif.

Dalam kesempatan itu, Ipuk menyoroti tren peningkatan penyakit tidak menular yang saat ini mulai banyak menjangkiti anak-anak muda.

“Ini harus menjadi perhatian kita semua bagaimana mencegahnya. Mari bersama-sama kita promosikan Gaya Hidup Sehat karena seberapapun anggaran tidak akan pernah cukup kalau kita abaikan pencegahan,” pinta Ipuk.

Salah satunya, lanjut Ipuk, melalui optimalisasi program mal orang sehat yang telah dicanangkan Banyuwangi. Program ini mengubah paradigma sakit menjadi paradigma sehat menjadi prioritas.

Warga diajak saat sehat untuk cek dan deteksi dini masalah kesehatannya ke puskesmas. Kalau perlu petugas kesehatan jemput bola mengajak orang yang sehat untuk deteksi dini.

“Kader PKK dan posyandu harus lebih sering turun ke masyarakat. Sosialisasikan kembali program ini, ingatkan juga tentang program cek kesehatan gratis dari presiden. Sehingga saat ditemukan keluhan sakit, warga bisa segera ditangani lebih awal,” terang Ipuk.

Politisi PDI Perjuangan ini juga berpesan agar para kader PKK dan posyandu secara aktif melakukan sosialisasi mitigasi bencana.

“Kita ingin setiap keluarga di Banyuwangi tidak hanya sehat dan sejahtera, namun juga tanggap jika sewaktu-waktu terjadi bencana. Mengingat banyak wilayah kita yang berada di daerah rawan bencana,” kata Ipuk.

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Kukuhkan 66 Kepala Sekolah, Bupati Lukman Tekankan Integritas dan Mutu Pendidikan

BANGKALAN – Kepala sekolah bukan sekadar menduduki jabatan struktural, tetapi juga memegang tanggung jawab besar ...
KRONIK

Sambut Hari Santri, Pemkab Banyuwangi Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk 28 Ribu Santri

BANYUWANGI – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026 yang jatuh setiap tanggal 22 Oktober, Pemerintah ...
KRONIK

Antrean BBM Meluas di Jember, Widarto Kritik Pertamina Tak Transparan

JEMBER – Antrean panjang di sejumlah SPBU Jember belum terjawab penyebabnya. Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, ...
LEGISLATIF

Keluhan Warga Barat Magetan Tertumpah di Pertemuan Reses Rita Haryati

MAGETAN – Sejumlah warga dari pelbagai desa di Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengeluhkan kondisi ...
LEGISLATIF

Beri Bantuan Air Bersih di Kaligede Ngawi, Kanang Temukan Pompa Sumur Terkendala Daya Listrik

NGAWI – Musim kemarau panjang memicu kekeringan parah di Kabupaten Ngawi. Berdasarkan data Badan Penanggulangan ...
EKSEKUTIF

Bupati Yani dan PMI Gresik Apresiasi Pendonor Darah yang Telah Donor 50 Kali

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik memberikan ...