Kamis
16 Juli 2026 | 1 : 24

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mitigasi Penyebaran PMK, Pemkab Kediri Bakal Lakukan Ini

pdip-jatim-250108-pmk-kediri-HMP

KEDIRI – Mengantisipasi penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak sapi, Pemerintah Kabupaten Kediri menyiapkan langkah penutupan sementara pasar hewan.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito) menyampaikan, terjadi lonjakan kasus PMK yang sangat signifikan mulai akhir 2024 hingga awal 2025. Dimana per 7 Januari 2025 sudah terdapat 447 kasus.

“Di lima hari terakhir saja ada lonjakan kasus yang signifikan hampir 100 persen kasus,” kata Mas Dhito usai acara rapat koordinasi gugus tugas PMK bersama jajaran OPD dan Forkopimda di Pemkab Kediri, Rabu (8/1/2025).

Penanganan penyebaran kasus PMK tersebut, menurut Mas Dhito menjadi pekerjaan yang harus diselesaikan secara kolektif yang melibatkan pemerintah kabupaten/kota lain termasuk arahan dari pemerintah provinsi.

Untuk memitigasi penyebaran kasus PMK di Kabupaten Kediri itu, lanjut dia, harus dilakukan dengan kegiatan vaksinasi. Pihaknya pun akan menyiapkan alokasi anggaran belanja tidak terduga (BTT) untuk pengadaan vaksin.

Selain vaksinasi, menekan penyebaran PMK berdasarkan hasil rapat siang itu akan dilakukan dengan penutupan pasar hewan mulai 13-25 Januari 2025.

Sebelum dilakukan penutupan pasar, selama beberapa hari ke depan akan terus dilakukan monitoring penyebaran PMK, termasuk melakukan sosialisasi kepada pedagang dan peternak.

“Yang terpenting kita lakukan mitigasi dan langkah-langkahnya telah kita petakan,” ungkapnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih menambahkan, sapi yang terjangkit PMK saat ini merupakan jenis sapi potong. Berbeda dengan tahun 2022 lalu yang banyak didominasi sapi perah.

Seiring rencana penutupan sementara pasar hewan, pihaknya akan menyiapkan sarana prasarana vaksinasi. Untuk pengadaan vaksinasi sementara ini pihaknya mengusulkan 50.000 dosis vaksin dengan anggaran sekitar Rp 1,5 miliar.

“Harapannya dengan penutupan pasar hewan saat ini, nanti menjelang Idul Fitri dan Idul Adha (hewan ternak sapi) sehat semua,” tambahnya.

Disebutkan Tutik, capaian vaksinasi baik itu dosis 1,2 maupun 3, yang dilakukan di Kabupaten Kediri telah mencapai 85-90 persen. Berdasarkan data yang diperoleh, sapi yang terjangkit PMK kebanyakan belum tervaksin.

Untuk mensukseskan vaksinasi PMK, selain upaya dari pemerintah daerah, pihaknya mengimbau kerjasama dari peternak. Disisi lain, pihaknya juga mengimbau peternak sesegera mungkin melaporkan bilamana ditemukan hewan ternaknya terindikasi PMK.

“Kecepatan pelaporan ini penting sekali, karena begitu ada laporan kita pastikan petugas segera menangani sehingga proses penyembuhannya lebih cepat,” tandasnya. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Minta Peningkatan PAD Tak Membebani Rakyat

DPRD Kabupaten Trenggalek meminta pemerintah daerah meningkatkan PAD secara kreatif tanpa membebani masyarakat, ...
EKSEKUTIF

Harga Telur dan Daging Ayam di Ngawi Merangkak Naik, Pemkab Gelar Pasar Murah

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai langkah menjaga stabilitas harga ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Mulai Musran dan Musanran, Diana Sasa: Panaskan Mesin Partai, Perkuat Pengabdian Untuk Rakyat

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan resmi memulai pelaksanaan Musyawarah Ranting ...
KABAR CABANG

DPRD Jember Kaji Obligasi Daerah untuk Perkuat Fiskal di Tengah Berkurangnya Transfer Pusat

DPRD Jember mulai mengkaji penerapan obligasi daerah atau municipal bond sebagai alternatif pembiayaan pembangunan ...
KRONIK

Perkuat Sinergitas Antarlembaga, Komisi I DPRD Banyuwangi Kunker ke Lapas

BANYUWANGI – Komisi I DPRD Banyuwangi melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan kelas II A Banyuwangi ...
KRONIK

Gen Z dan Karang Taruna Motor Ekonomi Kreatif Kampung, Anas: Beri Kesempatan Seluas-luasnya

SURABAYA – Generasi muda dinilai memiliki peran krusial dalam memperkuat pembangunan berbasis masyarakat. Karang ...