Sabtu
06 Juni 2026 | 12 : 47

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wabup Antok Beri Hadiah Sepeda Motor Listrik kepada Mujadidi, Atlet Peraih Medali Emas Kejuaraan Silat Internasional

IMG-20241226-WA0012_copy_791x534

NGAWI – Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko menyambut kepulangan Mujadidi Faiza Adham, atlet pencak silat yang berhasil membawa pulang medali emas di kejuaraan World Pencak Silat Championship 2024 di Abu Dhabi.

Acara penyambutan dilaksanakan di Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi, pada Kamis (26/12/2024).

Penyambutan Mujadidi sebagai bentuk apresiasi terhadap pemuda Ngawi yang berhasil mengharumkan nama bangsa di kancah dunia. Di acara itu, Mujadidi juga mendapat apresiasi dari Wabup Antok berupa sepeda motor listrik, dan uang pembinaan dari Pemkab Ngawi.

Wabup Antok mengatakan, keberhasilan Mujadidi mengalahkan pesilat dari berbagai perwakilan negara sebagai kebanggaan. Menurutnya keberhasilan atlet Ngawi moncer di ajang internasional sebagai buah dari pembinaan yang terstruktur dan konsisten.

“Kita membangkitkan lagi prestasi pencak silat di Ngawi sejak tahun 2019. Kita mengubah pola pembinaan, yang pada akhirnya menetapkan berbagai jenis event pencak silat,” kata Wabup Antok.

Ketua IPSI Kabupaten Ngawi itu menjelaskan, pola pembinaan dilakukan dengan mendorong setiap perguruan pencak silat di Ngawi untuk melaksanakan kejuaraan di internal masing-masing. Kemudian, para juaranya diwadahi dalam event Bupati Cup yang rutin digelar setiap tahun.

Tidak berhenti sampai disitu. Para juara dari Bupati Cup juga diarahkan untuk mengikuti event pencak silat ditingkat lebih atas. Seperti Popda, Porprov, atau Kejurprov.

Pembinaan yang berjenjang menjadikan para atlet matang dalam mengarungi setiap pertandingan.

“Jadi sudah ada skema dengan baik. Atlet pasca mengikuti event di kabupaten sudah ada roadmap selanjutnya.”

“Maka dengan keberhasilan Mujadidi ini, saya kira sebagai kebanggaan yang luar biasa, kebanggaan juga bagi warga Ngawi, dan mengharumkan nama bangsa di event internasional,” kata Wabup Antok.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi itu juga menyerahkan sebuah motor listrik untuk Mujadidi. Selain itu, Pemkab Ngawi melalui Dinas Pemuda dan Olahraga juga memberikan apresiasi berupa uang pembinaan.

“Di Ngawi ini, Pak Bupati Ony ada kegiatan untuk memberikan apresiasi kepada siapapun yang memberikan sumbangsih nama baik bagi Kabupaten Ngawi. Baik itu atlet maupun bidang yang lain,” kata Wabup Antok.

Sementara itu, Mujadidi Faiza Adham mengaku bangga dan senang bisa membawa medali emas untuk Indonesia.

Menurutnya, perjuangannya dalam berlatih tidak sia-sia. Dan terbukti saat melakoni pertandingan dengan wakil dari berbagai negara.

“Semoga kemenangan ini menjadi motivasi bagi adik-adik di Kabupaten Ngawi untuk lebih berprestasi,” harapannya. (and/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jatim Soroti Ketimpangan DBHCHT, Minta Daerah Penghasil Dapat Porsi Lebih Berkeadilan

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur membawa isu strategis DBHCHT, kinerja BUMD, dan penyesuaian program ...
KABAR CABANG

Mencari Mereka yang Tercecer dari Bansos, Kerja-kerja Kerakyatan dari PAC PDIP Mumbulsari

Kisah pendampingan warga prasejahtera di Mumbulsari, Jember. Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan turun ...
LEGISLATIF

Diana Sasa: Ketahanan Ekologi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Daerah

Anggota DPRD Jawa Timur Diana Sasa menegaskan ketahanan ekologi harus menjadi prioritas pembangunan daerah. ...
KRONIK

Ganjar Minta Legislator PDIP Jaga Uang Rakyat Agar Tidak Boncos dan Bocor

Ketua DPP PDI Perjuangan Ganjar Pranowo mengingatkan anggota Fraksi PDIP DPRD untuk mengawal penggunaan APBD secara ...
SEMENTARA ITU...

Di Depan Rumah Itu, Sholikah Menitipkan Harapan Baru untuk Tiga Cucunya

Kisah haru Sholikah, warga Kandat, Kediri, yang mengasuh tiga cucu dalam keterbatasan ekonomi. Bantuan rombong ...
HEADLINE

Megawati: Politik Anggaran Harus Menjadi Instrumen Keadilan Sosial bagi Rakyat

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menegaskan politik anggaran harus menjadi instrumen keadilan ...