Senin
20 April 2026 | 1 : 55

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Inda-Aldi Berkomitmen Akomodasi Aspirasi Komunitas Penghayat Kota Madiun

pdip-jatim-241111-mlki-kota-madiun

MADIUN – Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Madiun nomor urut 1, Inda Raya Ayu Miko Saputri dan Aldi Dwi Prastyanto (Dadi Juara), menghadiri acara rutin Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia (MLKI), kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa Kepribaden Putro Romo Kota Madiun, di Sekretariat MLKI, Jalan Terate Banjarejo, Minggu (10/11/2024) malam.

Acara yang digelar setiap malam Senin Pahing itu berlangsung penuh kehangatan dan dihadiri oleh anggota penghayat Kepribaden Putro Romo Kota Madiun.

Dalam sambutannya, Ketua MLKI Slamet Riyadi mengungkapkan bahwa acara rutin ini merupakan bagian dari pelestarian tradisi dan ajaran leluhur. Ia menegaskan pentingnya pengakuan hak para penghayat sebagai warga negara.

“Sesuai keputusan Mahkamah Konstitusi, penghayat memiliki kedudukan yang sama dengan agama. Kami terus menggelar acara ini demi menjaga adat dan tradisi, khususnya di tengah generasi muda yang semakin jauh dari nilai-nilai leluhur,” ujar Slamet.

Dia juga berharap pemerintah Kota Madiun di masa mendatang dapat memberikan perhatian lebih terhadap penghayat, termasuk kebutuhan fasilitas tempat ibadah.

“Kami ingin ajaran ini terus dilestarikan dan didukung dengan fasilitas ibadah yang memadai,” tambahnya.

Menanggapi harapan tersebut, Inda Raya menyampaikan dukungannya. Ia menilai, visi program yang diusung Paslon Dadi Juara sejalan dengan pelestarian budaya lokal dan berkomitmen mengakomodasi aspirasi komunitas penghayat jika terpilih.

“Jika diberi amanah, kami siap mendukung harapan ini. Di tengah modernisasi yang mengancam lunturnya budaya lokal, keberadaan penghayat Kepribaden sangatlah penting sebagai penjaga nilai adat di Kota Madiun. Bersama kita bisa dalam melestarikan budaya dan menjaga jati diri kota ini,” ucap Inda Raya.

Ia juga menekankan perlunya sinergi antara pemerintah dan komunitas penghayat untuk memastikan pelestarian budaya terus berjalan.

“Komunikasi yang baik sangat diperlukan agar upaya pelestarian dan pengembangan kebudayaan bisa terealisasi, termasuk perizinan dan kebutuhan masyarakat yang harus dipermudah sesuai aturan,” tutupnya.

Acara ditutup dengan doa bersama yang diikuti seluruh peserta, termasuk Inda Raya dan Aldi, demi kesejahteraan Kota Madiun. (ahm/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Dua Legislator Perempuan PDIP Jombang Ini Perkuat Pendidikan Keluarga dan Literasi Digital di Wonosalam

JOMBANG – Anggota Komisi IV DPR RI, Sadarestuwati, dan anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Wiwin Isnawati Sumrambah, ...
KRONIK

Tinjau Longsor di Pacitan, Diana Sasa Desak Pemerintah Konkret soal Relokasi Permanen

PACITAN – Bencana tanah longsor yang kembali menerjang Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan. Dengan kejadian yang ...
LEGISLATIF

Warga Dandangan Keluhkan Banjir, Yuzar Rasyid Bergerak Cepat Tinjau Sungai 

Yuzar Rasyid turun langsung meninjau sungai di Kediri merespons banjir musiman, sekaligus meluncurkan program ...
KABAR CABANG

Musancab PDI Perjuangan Ngawi, Gen Z Tempati Posisi-posisi Strategis di PAC

NGAWI – Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar agenda Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di ...
KABAR CABANG

Hari Kartini 2026, Yudi Meira Tegaskan Peran Perempuan Strategis di PDIP Blitar

Yudi Meira tegaskan peran strategis perempuan dalam politik PDIP Blitar pada momentum Hari Kartini 2026, dorong ...
KABAR CABANG

Tari Reco Banteng Buka Musancab PDI Perjuangan Ngawi

NGAWI – Hentakan kaki para penari memecah suasana Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi, Minggu (19/4/2026). Irama ...