Rabu
29 April 2026 | 9 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Warga Lumajang Mengadukan Jalan Rusak kepada Cawabup Mas Yudha

IMG-20241111-WA0002_copy_698x442

Warga Lumajang Mengadukan Jalan Rusak kepada Cawabup Mas Yudha

LUMAJANG – Masyarakat mengadukan jalan rusak yang ada di Kabupaten Lumajang kepada Yudha Adji Kusuma, Calon Wakil Bupati Lumajang dan kepada Tri Rismaharini, Calon Gubernur Jawa Timur.

Pengaduan disampaikan dalam acara Konsolidasi Pemenangan Pilkada 2024 di Lapangan Desa Kraton, Minggu (10/11/2024).

Yudha Adji Kusuma menegaskan bahwa dirinya bersama Bunda Indah berkomitmen untuk memprioritaskan pembenahan jalan yang rusak yang ada di Kabupaten Lumajang.

Bahkan, setiap kali keliling, dirinya dan bunda Indah telah melakukan kontrak politik yang disaksikan oleh tokoh masyarakat, pendukung, dan masyarakat lainnya.

“Bahwa ini menjadi program prioritas kami ketika nantinya kami diberikan amanah menjadi bupati dan wakil bupati Lumajang. Bahwa ini aspirasi masyarakat yang harus sesegera mungkin untuk dibenahi,” ujar mas Yudha, sapaan akrabnya.

Kata Yudha, persoalan jalan yang rusak harus ada komunikasi yang baik antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat. Maka dari itu, jalan rusak yang menjadi kewenangan kabupaten, akan segera diselesaikan oleh bunda Indah-mas Yudha.

“Sementara untuk jalan yang masuk dalam kewenangan provinsi, maka ini harus koordinasi dan komunikasi dengan bu Risma dan gus Hans jika nantinya terpilih sebagai gubernur dan wakil gubernur,” tambahnya.

Sejalan dengan itu, Tri Rismaharini menegaskan bahwa dirinya juga memiliki program prioritas yang sama. Katanya, saat ini jalan provinsi sudah tidak layak dan sudah overload.

“Saat ini saya lihat, jalan provinsi sudah overload, karena campur antara angkutan barang, angkutan manusia, dan pengendara sepeda motor. Maka dari itu, kesimpulannya adalah perlu terobosan dengan dibangunkannya jalan baru untuk akses utama,” papar Risma, sapaan akrabnya.

Lebih lanjut, Risma menjelaskan mengapa dirinya ingin membangun jalan baru, bukan jalan tol. Katanya, banyak pengendara angkutan barang yang masih merasa berat dengan tarif tol, sehingga mereka masih memilih menggunakan jalan bawah.

“Ditambah lagi, ketika saya ke Banyuwangi harus melewati bukit-bukit yang meliuk-liuk. Maka saya bersma gus Hans, jika nantinya terpilih sebagai gubernur dan wakil gubernur akan membangun jalan terowongan untuk mempercepat akses ke Banyuwangi,” jelasnya.

Mantan Meteri Sosial itu menegaskan bahwa perlu adanya komunikasi dan pembagian peran antara pemerintah pusat, provinsi dan daerah. Sehingga, akses-akses jalan nantinya bisa dibangun dengan baik dan akses yang cepat dan mudah. (Ndy/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Kemendagri Nobatkan Banyuwangi sebagai Peringkat Terbaik Kabupaten Berkinerja Tinggi se-Indonesia

BANYUWANGI – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menetapkan Banyuwangi sebagai peringkat pertama alias terbaik ...
KRONIK

Tinggal Tunggu SK Gubernur, Syaifuddin Zuhri Siap Jabat Ketua DPRD Surabaya

SURABAYA – Syaifuddin Zuhri dipastikan akan segera menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Surabaya. Hal tersebut ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Gelar Sosialisasi Literasi Digital, Ajak Perempuan Kembangkan Diri

TULUNGAGUNG – Memperingati Hari Kartini 2026, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar sosialisasi ...
LEGISLATIF

Driver Online Desak Perda Aplikator, DPRD Jatim Siap Tindak Lanjuti Aspirasi Dobrak

Driver online di Jatim desak perda aplikator, DPRD siap bahas regulasi untuk lindungi kesejahteraan driver. ...
LEGISLATIF

Romy dan Pulung Turun ke Blitar, Konsolidasi Akar Rumput hingga Garap Ruang Digital Hadapi 2029

Romy Soekarno dan Pulung Agustanto konsolidasi PDIP di Blitar, dorong penguatan akar rumput dan strategi digital ...
LEGISLATIF

Kasus Bunuh Diri Remaja Meningkat, DPRD Jatim Dorong Hotline Kesehatan Mental 24 Jam

DPRD Jatim dorong hotline kesehatan mental 24 jam dan layanan konselor di Puskesmas untuk tangani kasus bunuh diri ...