Selasa
21 Juli 2026 | 4 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Di Lumajang, Risma Ajak Kader Bergotong Royong Menangkan Pilkada untuk Berantas Kemiskinan

DPD06096_copy_716x446

LUMAJANG – Calon Gubernur Jawa Timur, Tri Rismaharini, mengajak seluruh elemen masyarakat dan kader PDI Perjuangan di Kabupaten Lumajang untuk bersatu dan mengedepankan semangat gotong royong dalam upaya menghadapi Pilkada 2024.

Baginya, kemenangan bukan sekadar target politik, tetapi bagian dari upaya untuk mewujudkan pemerintahan yang adil dan berpihak pada rakyat kecil di Jawa Timur.

Dalam pertemuan konsolidasi pemenangan tersebut, Risma menekankan bahwa perjuangan menuju pemerintahan yang berkeadilan memerlukan kerja bersama dari semua pihak, mulai dari struktur partai, relawan, hingga masyarakat umum.

“Kita tidak bisa berjalan sendiri dalam menggapai cita-cita ini. Butuh gotong royong, kebersamaan, dan tekad yang kuat untuk mewujudkan pemerintahan yang benar-benar hadir untuk masyarakat Jawa Timur,” ungkap Tri Rismaharini dalam Konsolidasi Pemenangan Pilkada Serentak 2024 di Kantor DPC PDI Perjuangan Lumajang, Minggu (10/11/2024).

Lebih lanjut, walikota Surabaya dua periode itu mengungkapkan bahwa masih banyak tantangan besar yang dihadapi oleh Jawa Timur, terutama dalam hal pengentasan kemiskinan dan pemerataan layanan dasar seperti kesehatan dan pendidikan.

Ia menyampaikan keprihatinannya bahwa data menunjukkan tingkat kemiskinan di desa-desa Jawa Timur masih tinggi, kondisi yang diperparah dengan minimnya akses terhadap kebutuhan dasar, seperti pupuk bagi petani dan layanan kesehatan yang terjangkau.

Menurut Risma, semangat gotong royong ini tidak hanya penting untuk memenangkan suara pada Pilkada, tetapi juga sebagai prinsip dalam menjalankan pemerintahan.

Ia percaya bahwa pemerintahan yang berkeadilan hanya bisa tercapai jika semua pihak bekerja bersama, mendengarkan keluhan rakyat, dan merespons dengan kebijakan yang merata.

“Kita ingin ada perubahan nyata, di mana pemerintahan benar-benar memberikan perhatian khusus kepada mereka yang membutuhkan. Tidak hanya sekadar program, tetapi aksi nyata yang dirasakan langsung oleh rakyat,” pungkas Risma.

Berita terkait: DPC Lumajang Konsolidasi Pemenangan Risma – Gus Hans, Perintahkan Setiap Kader Datangi 100 Rumah

Sebagai bagian dari misinya, Mantan Menteri Sosial RI itu menegaskan komitmennya untuk menciptakan pemerintahan yang mampu melindungi dan memajukan kehidupan para petani, nelayan, dan masyarakat pedesaan di Jawa Timur.

Salah satu caranya adalah dengan memperluas akses bantuan pertanian dan menghapus hambatan yang membebani nelayan saat bekerja.

Risma juga menekankan pentingnya pendidikan dan kesehatan gratis bagi semua lapisan masyarakat, sebagai bagian dari upaya menciptakan keadilan sosial.(yols/tpn/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Bupati Gresik Cup 2026, Wadah Menjaring dan Mengasah Kemampuan Atlet

GRESIK – Sebanyak 1.413 atlet resmi memulai persaingan di Bupati Gresik Cup 2026. Ajang ini sebagai wadah menjaring ...
UMKM

DPRD Kabupaten Pasuruan Kemas Produk UMKM Jadi Oleh-oleh untuk Tamu Kedinasan

KABUPATEN PASURUAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan terus menunjukkan komitmen nyata ...
KRONIK

RedTalks Segera Hadir, Ajak Generasi Muda Kupas Nasionalisme di Era Modern

SURABAYA – Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital, makna nasionalisme terus ...
KABAR CABANG

Malam Ketika Sepak Bola Membuat Orang-orang Blitar Duduk Bersama

DINI hari biasanya identik dengan jalanan yang lengang. Tetapi Senin (20/7/2026), halaman Kantor DPC PDI Perjuangan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti SiLPA Rp154,7 Miliar, Minta Pemkot Madiun Benahi Perencanaan Anggaran

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun menerima Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 dengan catatan strategis, ...
HEADLINE

Hasto: Pemilu Harus Bebas dari Intervensi, Demokrasi Memerlukan Kritik dan Kebebasan Berpendapat

SURABAYA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa kualitas demokrasi Indonesia hanya ...