Minggu
25 Oktober 2026 | 7 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Penutupan PKKMB STIKES Banyuwangi, Bupati Ipuk Sampaikan Pentingnya Soft Skill dan Kompetensi

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-08092024
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menghadiri acara penutupan PKKMB STIKES Banyuwangi, Sabtu (7/9/2024).

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menghadiri penutupan program Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Banyuwangi, Sabtu (7/9/2024).

Dalam kesempatan itu, Ipuk berpesan agar mahasiswa terus mengasah dan meningkatkan skil dan kompetensi, sehingga mampu bersaing dalam dunia kerja yang serba digital.

Ia mengatakan, era teknologi yang kian maju menjadi tantangan tersendiri. Beberapa pekerjaan diprediksi bahkan mulai digantikan oleh robot atau kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang dapat bekerja lebih cepat dan mengurangi kesalahan.

Sekitar 85 juta pekerjaan juga diperkirakan hilang dalam lima tahun ke depan dengan skala menengah dan besar.

“Maka, ini adalah tantangan bagi anak-anak muda seperti kalian. Selain ilmu pengetahuan yang didapat di kampus, kalian juga harus membekali diri dengan soft skill dan kompetensi yang tidak dapat dilakukan oleh robot/teknologi. Gali terus potensi diri dan terus mengupgrade diri,” ujar Ipuk.

Ada beberapa skill, tambah Ipuk, yang harus dipersiapkan oleh generasi muda agar tak mudah tergantikan oleh mesin atau robot, seperti pekerjaan terkait pembuatan keputusan, penalaran, dan komunikasi.

Politisi PDI Perjuangan itu menyarankan, agar para mahasiswa melatih kreativitas dan analytical thinking. Peran analytical thinking, kreativitas dan fleksibilitas merupakan keterampilan yang dibutuhkan setidaknya dalam lima tahun lagi.

“Ikut dan banyak terlibat di organisasi, baik di kampus maupun masyarakat. Ikut juga berbagai pelatihan untuk meningkatkan kompetensi. Di Banyuwangi terdapat banyak pelatihan dan kursus yang disediakan. Seringlah berinteraksi dengan berbagai kalangan untuk memperluas wawasan,” tuturnya.

“Satu hal yang tak kalah penting, yakni keterampilan teknologi. Digital Upskilling sangat perlu kalian lakukan agar mampu bersaing di dunia kerja serba digital di masa depan,” lanjutnya.

Penutupan PKKMB STIKES tersebut dihadiri 500 orang yang terdiri atas para mahasiswa baru, orang tua, serta segenap civitas akademika. Tampak hadir pula Ketua STIKES Banyuwangi, Soekardjo. (ftr/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC PDIP Magetan Buka Water Station Napak Tilas, Usul Festival Sejarah untuk Anak Muda

MAGETAN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan membuka water station untuk mendukung peserta Napak Tilas dalam ...
KABAR CABANG

Antusias Ikuti Pembekalan Ideologi, Pengurus PDIP Sukowono Ziarah ke Makam Bung Karno

JEMBER – Pengurus PDI Perjuangan Kecamatan Sukowono, Jember, mendapat kesempatan berziarah ke makam Presiden ...
KRONIK

Tutup Kegiatan Mentor Sebaya SDIT Al-Uswah, Ansari Tekankan Pendidikan Karakter sejak Dini

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, menekankan pentingnya pendidikan karakter sejak usia ...
KRONIK

Jember Kekurangan PPL, 170 Penyuluh Harus Mendampingi 1.500 Kelompok Tani

JEMBER – Jumlah petugas penyuluh lapangan (PPL) di Kabupaten Jember dinilai belum sebanding dengan kebutuhan ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Minta Pemerintah Jamin Keselamatan Petugas dan Relawan Karhutla

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah menjamin keselamatan dan kesehatan petugas serta relawan ...
SEMENTARA ITU...

Rita Haryati Ajak Warga Magetan Jaga Persatuan dan Gotong Royong Lewat Napak Tilas

MAGETAN – Semangat persatuan dan gotong royong harus terus dijaga sebagai warisan berharga dari para pendahulu. ...