Sabtu
05 September 2026 | 9 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Gelar Rakor Pemenangan Pilgub Jatim, Hasto Minta Kader Waspadai Operasi Bansos

PDIP-Jatim-Sekjen-Hasto-08092024
Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, memimpin rapat koordinasi pemenangan Pilgub Jatim di Aula Megawati Kantor DPD PDI Perjuangan Jatim, Sabtu (7/9/2024).

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengingatkan 4 ancaman yang patut diwaspadai jelang pemilihan gubernur (Pilgub) Jatim.

Hal tersebut ia sampaikan saat memimpin rapat koordinasi (rakor) pemenangan Pilgub Jatim di Aula Megawati kantor DPD, Sabtu (7/9/2024).

Menurut Hasto, sebelumnya PDI Perjuangan seakan ingin dikunci pergerakannya, namun hal tersebut berbalik. Terjadi putusan MK yang memancing reaksi rakyat dan mengubah arah politik.

“Kita cermati dinamika politik nasional yang arus balik. Kekuatan yang berbicara karena campur tangan alam semesta sehingga di tengah skenario politik yang nyaris sempurna untuk memperpanjang kekuasaan, maka munculnya putusan MK dan muncullah gerakan dari rakyat,” ujarnya.

Meski demikina, Hasto meminta kader tak cepat berpuas diri. Karena itu, dinamika yang terjadi pada Pilgub Jatim harus memerhatikan situasi politik nasional.

“Inilah campur tangan tuhan. Bu Mega selalu mengatakan urusan pemimpin itu campur tangan Tuhan,” terangnya.

Hasto meminta seluruh kader dan pengurus Partai untuk mengantisipasi 4 isu nasional. Yakni persoalan perang, pangan, ekonomi dan global warming.

Masalah perang, misalnya, Hasto bercerita bagaimana dulunya PDI Perjuangan dipandang negatif sebab menolak Israel di Piala Dunia. Lambat laun, seluruh dunia sadar bahwa yang dilakukan PDI Perjuangan adalah hal yang benar.

Belum lagi ancaman kecurangan pemilu. Operasi bansos dan mobilisasi aparat keamanan yang dikhawatirkan kembali terjadi seperti pada Pilpres 2024.

“Operasi bansos harus diwaspadai. Belajar dari pilpres, keraguan kita dari aspek strategi bagaimana position kita terhadap Jokowi, tapi sekarang positioning kita clear. Kita berbeda dengan jokowi,” terangnya.

Untuk itu, ia meminta kader tetap fokus dalam strategi pemenangan pilkada Kabupaten/Kota dan Pilgub Jatim 2024. Ia optimis Risma-Gus Hans bisa memenangi Pilgub November 2024 mendatang.

Secara demografi, tambah Hasto, dan kultural sosok yang bisa merangkul semua kalangan baik nasionalis, Islam Nusantara dan terbukti punya rekam jejak gemilang adalah Risma-Gus Hans.

“Dari aspek demografi dan kultural kita sebetulnya punya sosok yang cocok. Yang punya warna kebangsaan, nasionalis adalah bu Risma dan Gus Hans,” pungkasnya. (nia/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Banyuwangi Gelar “Festival Literasi Using”, Upaya Lestarikan Bahasa Daerah

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar Festival Literasi Using. Ajang ini menjadi cara ...
LEGISLATIF

Model Malang Berhasil, Untari Akan Perluas Pelestarian Aksara Jawa ke Seluruh Sekolah di Jatim

MALANG – Keberhasilan penerapan model pembelajaran dan pelestarian aksara Jawa di sejumlah sekolah di Malang ...
KRONIK

Waktu Tinggal Tiga Bulan, Widarto Pesimistis APBD Jember 2026 Terserap Optimal

JEMBER – Tambahan ruang fiskal Kabupaten Jember mencapai ratusan miliar rupiah. Namun, waktu untuk membelanjakannya ...
KRONIK

Di Tempat Hasto Dilahirkan, Demokrasi Dibicarakan Lewat Gamelan dan Tarian

YOGYAKARTA – Tidak ada kemewahan ruang pertemuan hotel. Tidak ada pendingin udara yang membuat suasana malam terasa ...
LEGISLATIF

Puan Dukung Penegakan Hukum 21 Badan Usaha Terkait Karhutla, Minta Prosesnya Transparan

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendukung langkah Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) melakukan penegakan hukum ...
KRONIK

Hasto Ingatkan Ancaman Populisme Otoriter, Dorong Lima Agenda Ketahanan Demokrasi

YOGYAKARTA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengingatkan menguatnya populisme otoriter dapat ...