Rabu
22 Juli 2026 | 6 : 15

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Gelar Rakor Pemenangan Pilgub Jatim, Hasto Minta Kader Waspadai Operasi Bansos

PDIP-Jatim-Sekjen-Hasto-08092024
Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, memimpin rapat koordinasi pemenangan Pilgub Jatim di Aula Megawati Kantor DPD PDI Perjuangan Jatim, Sabtu (7/9/2024).

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengingatkan 4 ancaman yang patut diwaspadai jelang pemilihan gubernur (Pilgub) Jatim.

Hal tersebut ia sampaikan saat memimpin rapat koordinasi (rakor) pemenangan Pilgub Jatim di Aula Megawati kantor DPD, Sabtu (7/9/2024).

Menurut Hasto, sebelumnya PDI Perjuangan seakan ingin dikunci pergerakannya, namun hal tersebut berbalik. Terjadi putusan MK yang memancing reaksi rakyat dan mengubah arah politik.

“Kita cermati dinamika politik nasional yang arus balik. Kekuatan yang berbicara karena campur tangan alam semesta sehingga di tengah skenario politik yang nyaris sempurna untuk memperpanjang kekuasaan, maka munculnya putusan MK dan muncullah gerakan dari rakyat,” ujarnya.

Meski demikina, Hasto meminta kader tak cepat berpuas diri. Karena itu, dinamika yang terjadi pada Pilgub Jatim harus memerhatikan situasi politik nasional.

“Inilah campur tangan tuhan. Bu Mega selalu mengatakan urusan pemimpin itu campur tangan Tuhan,” terangnya.

Hasto meminta seluruh kader dan pengurus Partai untuk mengantisipasi 4 isu nasional. Yakni persoalan perang, pangan, ekonomi dan global warming.

Masalah perang, misalnya, Hasto bercerita bagaimana dulunya PDI Perjuangan dipandang negatif sebab menolak Israel di Piala Dunia. Lambat laun, seluruh dunia sadar bahwa yang dilakukan PDI Perjuangan adalah hal yang benar.

Belum lagi ancaman kecurangan pemilu. Operasi bansos dan mobilisasi aparat keamanan yang dikhawatirkan kembali terjadi seperti pada Pilpres 2024.

“Operasi bansos harus diwaspadai. Belajar dari pilpres, keraguan kita dari aspek strategi bagaimana position kita terhadap Jokowi, tapi sekarang positioning kita clear. Kita berbeda dengan jokowi,” terangnya.

Untuk itu, ia meminta kader tetap fokus dalam strategi pemenangan pilkada Kabupaten/Kota dan Pilgub Jatim 2024. Ia optimis Risma-Gus Hans bisa memenangi Pilgub November 2024 mendatang.

Secara demografi, tambah Hasto, dan kultural sosok yang bisa merangkul semua kalangan baik nasionalis, Islam Nusantara dan terbukti punya rekam jejak gemilang adalah Risma-Gus Hans.

“Dari aspek demografi dan kultural kita sebetulnya punya sosok yang cocok. Yang punya warna kebangsaan, nasionalis adalah bu Risma dan Gus Hans,” pungkasnya. (nia/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Said Abdullah PDIP Prioritaskan Dana Reses untuk Renovasi Rumah Warga Miskin di Talango

SUMENEP – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Said Abdullah, mengalokasikan dana resesnya untuk membantu renovasi ...
LEGISLATIF

Komisi B DPRD Jember Dorong Standar Ketat Penyelenggaraan Event Olahraga

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Jember Candra Ary Fianto meminta pemerintah daerah dan penyelenggara memperketat ...
LEGISLATIF

Ketua DPRD Blitar Ingatkan Anggota Dewan Jaga Integritas dan Marwah Lembaga

BLITAR – Ketua DPRD Kabupaten Blitar Supriadi mengingatkan seluruh anggota DPRD agar senantiasa menjaga etika, ...
KRONIK

Peringati 30 Tahun Peristiwa Kudatuli, Ini Pesan Megawati untuk Anak Muda Indonesia

JAKARTA – Presiden kelima RI, Megawati Soekarnoputri secara khusus menitipkan pesan mendalam yang ditujukan bagi ...
HEADLINE

Said Abdullah Salurkan Seluruh Dana Reses untuk Renovasi Rumah Warga Miskin di Sumenep

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Said Abdullah menyalurkan seluruh dana reses periode ini untuk membantu ...
LEGISLATIF

Zulham Dorong Pasar Sumedang Dikerjasamakan dengan Swasta agar Tak Terus Mangkrak

Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang Zulham Akhmad Mubarok mendorong pengelolaan Pasar Sumedang ...