Minggu
06 September 2026 | 2 : 47

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kampanye Napak Tilas Jejak Soekarno

Jokowi Museum Kebangkitan Nas 1603

Jokowi Museum Kebangkitan Nas 1603PDI Perjuangan ‘napak tilas’ jejak Soekarno, presiden pertama RI selama masa kampanye. Seperti di Surabaya, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati dan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan mengunjungi rumah tempat Soekarno dilahirkan, di Kampung Pandean kawasan Peneleh, Senin (17/3).

Saat kampanye perdana di Jakarta, Minggu (16/3), Jokowi yang juga capres PDI Perjuangan melakukan tapak tilas di gedung-gedung bersejarah yang punya kaitan dengan Bung Karno. Seperti Museum Kebangkitan Nasional, Museum Sumpah Pemuda, Museum BPUPKI, Gedung Pola, dan Gedung Cendrawasih.

“Itu semacam tradisi. Kampanye di mana pun, pasti kami mampir ke sejumlah peninggalan milik Bung Karno,” kata Ketua DPP PDI Perjuangan Bambang Wuryanto, kepada wartawan di Jakart

Rute dimulai dari Gedung Budi Utomo atau Museum Kebangkitan Nasional, lalu ke Gedung Sumpah Pemuda, kemudian ke Gedung Pancasila di Kompleks Kementerian Luar Negeri–tempat Bung Karno menyampaikan ide Pancasila sebagai dasar negara.

Rute itu akan berakhir di Gedung Pola, lokasi rumah Bung Karno saat membacakan proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945. Kampanye berlanjut ke pasar tradisional dekat Gedung Pola dan berakhir di Gedung Cendrawasih di Jakarta Barat.

Hari kedua, Megawati dan Jokowi, serta jurkamnas dan jurkam daerah PDI Perjuangan, di antaranya Wali Kota Tri Rismaharini, akan berkampanye di lapangan Thor Gelora Pantjasila Surabaya. Sebelum kampanye di Gelora Pantjasila, Megawati dan Jokowi akan mengunjungi sebuah rumah di Kampung Pandean, tempat Soekarno dilahirkan.

Baca juga: Mega-Jokowi-Risma Berkampanye di Surabaya

Seperti diketahui, Soekarno yang akrab disapa Bung Karno tersebut dilahirkan di Surabaya pada 6 Juni 1901, tepatnya di sebuah rumah kontrakan Jalan Lawang Seketeng, yang sekarang berubah menjadi Jalan Pandean IV/40, Surabaya. Ayah Bung Karno adalah Raden Soekemi merupakan seorang guru sekolah rakyat dan ibunya adalah Idayu Rai, perempuan bangsawan Bali. (pri)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Kekeringan Tahunan di Tuban, Fraksi PDI Perjuangan Dorong Pembangunan Embung dan Pipanisasi

​TUBAN — Kekeringan berdampak krisis air bersih terjadi saban tahun di sebagian wilayah Kabupaten Tuban. Diperlukan ...
BERITA TERKINI

Novita: Budaya Harus Jadi Kekuatan Ekonomi, Infrastruktur Wajib Jadi Prioritas

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini mendorong agar kebudayaan tidak berhenti sebagai atraksi yang ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Trenggalek Gelontor Ribuan Liter Air Bersih, Sehari Lima Desa Jadi Sasaran

TRENGGALEK – PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek menggelontorkan ribuan liter air bersih ke desa-desa yang ...
KRONIK

Banyuwangi Gelar “Festival Literasi Using”, Upaya Lestarikan Bahasa Daerah

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar Festival Literasi Using. Ajang ini menjadi cara ...
LEGISLATIF

Model Malang Berhasil, Untari Akan Perluas Pelestarian Aksara Jawa ke Seluruh Sekolah di Jatim

MALANG – Keberhasilan penerapan model pembelajaran dan pelestarian aksara Jawa di sejumlah sekolah di Malang ...
KRONIK

Waktu Tinggal Tiga Bulan, Widarto Pesimistis APBD Jember 2026 Terserap Optimal

JEMBER – Tambahan ruang fiskal Kabupaten Jember mencapai ratusan miliar rupiah. Namun, waktu untuk membelanjakannya ...