Sabtu
05 September 2026 | 11 : 36

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Fauzi Dukung Penuh Pencegahan Bahaya Radikalisme dan Terorisme

PDIP-Jatim-Bupati-Fauzi-07062024

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo mengapresiasi Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Jawa Timur dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) yang senantiasa mengingatkan masyarakat akan bahasa radikalisme dan terorisme.

Hal tersebut disampaikan Bupati Fauzi saat menghadiri acara Gembira Bergama atau Gerakan Muda Bangga Bernegara dan Beragama yang digelar FKPT Provinsi Jawa Timur dan BNPT di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Rabu (5/6/2024), dengan peserta dari tokoh agama dan aktivis organisasi keagamaan setempat.

Menurut Bupati Fauzi, pencegahan sekaligus penaggulangan radikalisme dan terorisme menjadi tanggung jawab bersama dalam menjaga ketenangan masyarakat dan kelestarian budaya dengan menjaga keharmonisan dan sikap tenggang rasa atau toleransi.

Dia menjelaskan, wilayah Kabupaten Sumenep yang terdiri atas 27 kecamatan, dan 9 di antaranya merupakan kepulauan, itu mudah dilalui aneka macam persoalan, termasuk di dalamnya radikalisme.

“Keanekaragaman persoalan itu tentunya wajib diantisipasi secara terus-menerus oleh kami dengan melibatkan ulama, serta bisa menggalang kerja sama dengan berbagai pihak. Kalau persoalan radikalisme dan terorisme, ada FKPT Jawa Timur dan BNPT,” ujar politisi PDI Perjuangan itu.

Sumenep tercatat memiliki 126 pulau, dan 48 pulau di antaranya berpenghuni yang tersebar di 10 kecamatan, yakni 9 kecamatan kepulauan dan 1 kecamatan daratan.

Karena itu, Bupati Fauzi menegaskan dukungannya terhadap langkah yang dilakukan FKPT Jatim. Meski isu intoleransi, radikalisme dan terorisme tidak tampak di permukaan seperti beberapa tahun lalu, tambah Bupati Fauzi, pergerakannya diyakini masih ada di masyarakat.

“Kegiatan seperti ini harus mendapat dukungan semua pihak di daerah dalam rangka pencegahan demi menjaga kerukunan dan keamanan seluruh masyarakat Kabupaten Sumenep,” jelasnya.

Sementara Ketua FKPT Jawa Timur, Hesti Armiwulan, menambahkan bahwa radikalisme dan terorisme dapat diantisipasi dengan penguatan nilai-nilai kearifan loka.

“Persoalan radikalisme dan terorisme bisa diantisipasi dengan budaya melalui penguatan kearifan lokal. Kearifan masyarakat menjadi bagian penting yang harus terpelihara, sehingga terwujud saling menghargai dan toleran terhadap setiap perbedaan,” ujarnya.

Sejauh ini, kehidupan keberagamaan di Sumenep cukup kondusif. Namun, dari karakter masyarakat dan letak geografisnya patut mendapat perhatian serius, terutama dari sisi kecenderungan akan bahaya radikalisme dan terorisme. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Hasto Ingatkan Ancaman Populisme Otoriter, Dorong Lima Agenda Ketahanan Demokrasi

YOGYAKARTA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengingatkan menguatnya populisme otoriter dapat ...
KRONIK

Pantau Langsung Kebakaran Kawah Ijen, Bupati Ipuk Ajukan Helikopter Water Bombing

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memantau langsung lokasi kebakaran di Kawsan Pegunungan Ijen, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Lantik 4 Kepala OPD, Tekankan Integritas dan Pelayanan Terbaik untuk Rakyat

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, melantik empat pejabat pimpinan tinggi pratama (JPTP) di ...
KABAR CABANG

Formasi Baru Terbentuk, Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Pagerwojo Siap Menangkan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Pagerwojo masa bakti 2026-2031 resmi ...
LEGISLATIF

Tambahan Fiskal Rp223 Miliar di P-APBD Jember 2026, PDIP: Apa Manfaat Nyatanya Buat Warga?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember mempertanyakan manfaat tambahan ruang fiskal sekitar Rp223,12 ...
OLAHRAGA

Trenggalek Bertekad Tembus 10 Besar Porprov Jatim 2027

KONI Trenggalek menargetkan masuk 10 besar Porprov Jatim 2027 meski anggaran terbatas. Dari 40 atlet yang siap ...