Selasa
15 September 2026 | 8 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Selaraskan Pendidikan Anak, Bupati Ipuk Fasilitasi Sekolah Parenting untuk Wali Murid

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-21052024

BANYUWANGI – Pola pendidikan anak perlu diselaraskan antara di sekolah dan di rumah. Karena itu, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menginisiasi program Sekolah Orang Tua Hebat (Sobat), yaitu sekolah parenting untuk para orang tua atau wali murid di Banyuwangi.

Program Sobat merupakan edukasi parenting untuk orang tua seputar pengetahuan, sikap, maupun ketrampilan, sehingga pendidikan dan pengasuhan yang diperoleh anak di rumah bisa selaras dan saling menguatkan dengan di sekolah.

“Melalui program ini orang tua bisa mengupdate ilmu parenting. Bagaimana melakukan pendekatan dan lebih mengerti dunia anak sesuai dengan zamannya,” ujar Bupati Ipuk saat peluncuran program Sobat di Pendopo Sabha Swagata, Senin (20/5/2024).

Dengan program itu, tambah Bupati Ipuk, diharapkan orang tua bisa mengetahui dan mengeksplor karakter anak, menciptakan suasana belajar yang nyaman, baik di sekolah maupun di rumah.

“Dengan demikian, antara pendidik dan orang tua bisa menggali potensi anak secara optimal. Tidak hanya di bidang akademis, tapi juga non-akademis,” jelas politisi PDI Perjuangan itu.

Selain itu, dengan program Sobat, diharapkan orang tua juga bisa mencegah anak dari bullying dan kekerasan di sekolah.

Dalam program itu, Banyuwangi menyediakan 588 fasilitator berpengalaman yang terdiri atas psikolog dan guru yang sudah mengikuti pelatihan parenting. Program itu berlangsung selama empat bulan untuk setiap angkatan, dan mendapat sertifikat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Suratno, menambahkan bahwa untuk angkatan pertama diikuti oleh 8.515 peserta orang tua/wali murid dari jenjang PAUD, SD dan SMP dengan jumlah total 337 lembaga. Setiap angkatan akan menempuh waktu pendidikan selama empat bulan dengan 16 kali pertemuan. Setiap pertemuan berisi tema materi yang berbeda.

Di antaranya tema memahami perkembangan anak, pengembangan bakat minat anak, dukungan orang tua dalam penumbuhan budi pekerti, mandiri, dan tanggung jawab, hingga peran orangtua dalam bulliying dan kekerasan.

“Kami berharap untuk angkatan selanjutnya jumlahnya akan semakin banyak karena semakin banyak orangtua yang sudah mengetahui manfaatnya,” ujarnya. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

IKS-PI Cup 3 Jadi Ruang Pembinaan Remaja, Doding: Silat Harus Bermuara ke Prestasi  

IKS-PI Cup 3 Trenggalek menjadi ruang pembinaan pesilat muda sekaligus menekan tawuran dan kenakalan remaja. Doding ...
HEADLINE

Said Abdullah: Gaji P3K 2027 Ditanggung Pusat, Disiapkan Anggaran Rp23 Triliun

JAKARTA — Kabar baik bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Mulai 2027, gaji atau honorarium P3K ...
EKSEKUTIF

Rijanto: Komunikasi Lintas Kelompok Penting untuk Jaga Kerukunan Blitar

BLITAR — Bupati Blitar Rijanto menegaskan pentingnya komunikasi dengan berbagai kelompok keagamaan untuk menjaga ...
EKSEKUTIF

Eri Siapkan Bendera Hitam untuk PD yang Gagal Bina Kampung Pancasila

SURABAYA — Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyiapkan sanksi simbolik berupa bendera hitam bagi perangkat daerah ...
KRONIK

Amin Thohari Kembali Salurkan Air Bersih, Kini 2 Desa di Kedungadem

BOJONEGORO– Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Fraksi PDI Perjuangan, Amin Thohari, kembali menyalurkan bantuan air ...
LEGISLATIF

Raperda P-APBD 2026 Disepakati, Syaifuddin: Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Tak Boleh Dicoret

SURABAYA — Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) ...