Selasa
01 September 2026 | 9 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hari Putri Lestari Ajak Masyarakat Bersinergi Cegah Penyalahgunaan Narkoba

pdip-jatim-dprd-jatim-240821-hari-putri-lestari-a

SURABAYA – Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur, Hari Putri Lestari, menegaskan bahwa pencegahan penyalahgunaan narkoba harus dimulai sejak dini, yaitu dari keluarga.

“Saya mendorong setiap keluarga untuk ketat mengawasi anak atau anggota keluarganya agar terhindar dari segala bentuk penyalahgunaan narkoba, karena filter paling awal itu dimulai dari keluarga,” ujar Mbak Tari, sapaan akrab Hari Putri Lestari, di Surabaya, Rabu (3/4/2024).

Seperti diketahui, peredaran dan penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) masih menjadi permasalahan pelik nan mengkhawatirkan dari tahun ke tahun di Provinsi Jawa Timur. Menurut data yang dihimpun oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jatim, Provinsi Jatim peringkat 2 nasional setelah Sumatera Utara dalam hal penyalahgunaan narkoba.

Selama tahun 2023 jumlah pemakai aktif narkoba di Jatim mencapai angka 900 ribu orang dengan terjadi 57 kasus peredaran gelap narkoba dan sebanyak 61 tersangka berhasil diringkus. Barang bukti narkoba yang berhasil diamankan, antara lain, sabu 3,4 kilogram dan ganja 18,2 kilogram.

Politisi PDI Perjuangan tersebut menambahkan, semua stakeholder, lingkungan, dinas terkait, lembaga pendidikan dan penegak hukum harus sama-sama saling bersinergi untuk mengurangi tingkat peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Jatim.

“Pihak-pihak terkait harus punya inisiatif untuk lebih banyak melakukan sosialisasi terkait bahaya narkoba kepada masyarakat, bisa dimulai dari tingkat RT/RW. BNNP, Dispora, sekolah, kepolisian, sampai tokoh agama/masyarakat, saya minta untuk lebih proaktif dalam menghadapi permasalahan narkoba di Jatim yang tidak ada habisnya ini,” jelasnya.

Menurutnya, salah satu penyebab utama msyarakat terdorong untuk masuk ke dalam lubang gelap penyalahgunaan narkoba dikarenakan tingkat stress yang tinggi dan berujung pada pergaulan bebas, di mana peredaran dan penyalahgunaan narkoba sangat rawan terjadi.

“Perlu adanya pendampingan psikologis dan perhatian dari orang terdekat agar siapapun yang merasa stress atau tertekan tidak mencoba narkoba sebagai media penghilang stress karena narkoba ini merusak jiwa dan raga,” tuturnya.

Ke depan, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim itu berharap ada penguatan peraturan dan penegakan hukum yang konsisten agar segala bentuk penyalahgunaan narkoba bisa ditindak secara tegas dan menimbulkan efek jera bagi pelaku.

“Perlu adanya langkah preventif seperti penegakan hukum yang tegas terhadap penyalahgunaan narkoba agar pelaku pembuat dan pengedar narkoba bisa ditindak setegas-tegasnya. Segala keterlibatan dari semua pihak dan penguatan hukum sebagai langkah untuk menjauhkan Jatim dari penyalahgunaan narkoba,” tandasnya. (yols/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Baru 26 dari 190 Titik Punya ZoSS, Dewanti Minta Sekolah Rawan Kecelakaan di Malang Segera Dipetakan

SURABAYA — Fasilitas Zona Selamat Sekolah (ZoSS) di Kabupaten Malang dinilai masih jauh dari kebutuhan. Dari 190 ...
KRONIK

Novita: Semangat Kebersamaan Hari Jadi Trenggalek Harus Jadi Energi Percepat Pembangunan

TRENGGALEK — Semangat kebersamaan dan gotong royong yang tercermin dalam peringatan Hari Jadi ke-832 Kabupaten ...
LEGISLATIF

Raperda Disabilitas Jatim: Pemprov dan BUMD Wajib Pekerjakan Penyandang Disabilitas Minimal 2%

SURABAYA — Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) akan diwajibkan menjadi pelopor dalam ...
KABAR CABANG

DPC Gresik Bantu 20.000 Liter Air Bersih Warga Pesisir Terdampak Kekeringan

GRESIK – Kemarau panjang mulai berdampak pada ketersediaan air bersih di wilayah pesisir utara Kabupaten Gresik. ...
LEGISLATIF

PAK APBD 2026 Naik Rp149,62 M, DPRD Kota Malang Minta Anggaran Dikembalikan ke Rakyat

MALANG — Proyeksi kenaikan belanja daerah Kota Malang sebesar 6,03 persen atau Rp149,62 miliar dalam Perubahan APBD ...
LEGISLATIF

Komisi C DPRD Jatim Suntik Rp4,6 Miliar ke 23 OPD, Fuad: Untuk Optimalkan PAD

SURABAYA — Komisi C DPRD Jawa Timur merekomendasikan tambahan anggaran Rp4,6 miliar untuk 23 organisasi perangkat ...