Sabtu
05 September 2026 | 1 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Sugiri Salurkan 100 Ton Bantuan Pupuk NPK ke Petani Tembakau

PDIP-Jatim-Bupati-Sugiri-23122023

PONOROGO – Program bantuan pupuk NPK dari Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, terus berlanjut. Kali ini, menyasar kepada kelompok petani tembakau yang menerima pupuk non-subsidi tersebut. Bupati Sugiri menyerahkan secara simbolis pupuk NPK kepada 2 petani tembakau.

Setelah itu, sisa pupuk dibagikan dengan cara dropping ke masing-masing kelompok tani. Sebanyak 100 ton pupuk NPK yang dilepas itu diangkut dengan 11 truk, untuk dibagikan pada 70 kelompok petani tembakau di 15 kecamatan se-Ponorogo.

“Kami meneruskan yang kemarin. Ada 154 ton dibagikan. Hari ini 100 ton dikasih ke petani tembakau,” ujar Bupati Sugiri seusai melepas dropping pupuk di Pendopo Kabupaten Ponorogo, Kamis (21/12/2023).

Bupati Sugiri juga menjelaskan, selain untuk ketahanan pangan, pemberian bantuan itu sebagai bentuk jawaban atas kegelisahan petani selama ini karena langkanya pupuk hingga mahalnya benih.

“Petani selalu gelisah pupuk langka. Udah nggak subsidilah. Lalu hari ini menjawab, walau tidak 100 persen setidaknya mengobati ngganjel weteng,” tutur politisi PDI Perjuangan itu.

Alasan dipilihnya pupuk Nitrogen (N), Phosphat (P) dan Kalium (K) itu, karena pupuk majemuk menyediakan nutrisi yang seimbang sehingga mampu mendukung pertumbuhan dan perkembangan tanaman secara optimal.

Di samping penggunaan pupuk NPK, Bupati Sugiri juga mendorong para petani untuk beralih ke pupuk organik agar tidak bergantung pada pupuk kimia.

“Kita belajar menggunakan pupuk majemuk agar kebutuhan tanah terjawab dengan NPK. Biar tidak ada surplus bahan baku biasanya tanah jadi keras gara-gara nggak bisa terurai semuanya,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Plt Dispertahankan Ponorogo, Herry Sutrisno, menyampaikan, kebutuhan pupuk urea di Ponorogo sudah mencapai 95 persen, sedangkan pupuk NPK sekitar 44,87 persen.

“Itu yang diharapkan petani tembakau; dengan sentuhan pupuk NPK diharapkan tingkat kesuburan tanah paska tanaman tembakau akan lebih baik,” ujarnya.

Selain pupuk NPK dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) itu, juga diberikan benih padi sebanyak 12,5 ton. “Diberikan benih 12,5 ton terdiri dari ciherang, mekongga, dan inpari 33,” tandasnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Hasto Ingatkan Ancaman Populisme Otoriter, Dorong Lima Agenda Ketahanan Demokrasi

YOGYAKARTA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengingatkan menguatnya populisme otoriter dapat ...
KRONIK

Pantau Langsung Kebakaran Kawah Ijen, Bupati Ipuk Ajukan Helikopter Water Bombing

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memantau langsung lokasi kebakaran di Kawsan Pegunungan Ijen, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Lantik 4 Kepala OPD, Tekankan Integritas dan Pelayanan Terbaik untuk Rakyat

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, melantik empat pejabat pimpinan tinggi pratama (JPTP) di ...
KABAR CABANG

Formasi Baru Terbentuk, Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Pagerwojo Siap Menangkan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Pagerwojo masa bakti 2026-2031 resmi ...
LEGISLATIF

Tambahan Fiskal Rp223 Miliar di P-APBD Jember 2026, PDIP: Apa Manfaat Nyatanya Buat Warga?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember mempertanyakan manfaat tambahan ruang fiskal sekitar Rp223,12 ...
OLAHRAGA

Trenggalek Bertekad Tembus 10 Besar Porprov Jatim 2027

KONI Trenggalek menargetkan masuk 10 besar Porprov Jatim 2027 meski anggaran terbatas. Dari 40 atlet yang siap ...