Selasa
20 Oktober 2026 | 2 : 39

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Sugiri Salurkan 100 Ton Bantuan Pupuk NPK ke Petani Tembakau

PDIP-Jatim-Bupati-Sugiri-23122023

PONOROGO – Program bantuan pupuk NPK dari Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, terus berlanjut. Kali ini, menyasar kepada kelompok petani tembakau yang menerima pupuk non-subsidi tersebut. Bupati Sugiri menyerahkan secara simbolis pupuk NPK kepada 2 petani tembakau.

Setelah itu, sisa pupuk dibagikan dengan cara dropping ke masing-masing kelompok tani. Sebanyak 100 ton pupuk NPK yang dilepas itu diangkut dengan 11 truk, untuk dibagikan pada 70 kelompok petani tembakau di 15 kecamatan se-Ponorogo.

“Kami meneruskan yang kemarin. Ada 154 ton dibagikan. Hari ini 100 ton dikasih ke petani tembakau,” ujar Bupati Sugiri seusai melepas dropping pupuk di Pendopo Kabupaten Ponorogo, Kamis (21/12/2023).

Bupati Sugiri juga menjelaskan, selain untuk ketahanan pangan, pemberian bantuan itu sebagai bentuk jawaban atas kegelisahan petani selama ini karena langkanya pupuk hingga mahalnya benih.

“Petani selalu gelisah pupuk langka. Udah nggak subsidilah. Lalu hari ini menjawab, walau tidak 100 persen setidaknya mengobati ngganjel weteng,” tutur politisi PDI Perjuangan itu.

Alasan dipilihnya pupuk Nitrogen (N), Phosphat (P) dan Kalium (K) itu, karena pupuk majemuk menyediakan nutrisi yang seimbang sehingga mampu mendukung pertumbuhan dan perkembangan tanaman secara optimal.

Di samping penggunaan pupuk NPK, Bupati Sugiri juga mendorong para petani untuk beralih ke pupuk organik agar tidak bergantung pada pupuk kimia.

“Kita belajar menggunakan pupuk majemuk agar kebutuhan tanah terjawab dengan NPK. Biar tidak ada surplus bahan baku biasanya tanah jadi keras gara-gara nggak bisa terurai semuanya,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Plt Dispertahankan Ponorogo, Herry Sutrisno, menyampaikan, kebutuhan pupuk urea di Ponorogo sudah mencapai 95 persen, sedangkan pupuk NPK sekitar 44,87 persen.

“Itu yang diharapkan petani tembakau; dengan sentuhan pupuk NPK diharapkan tingkat kesuburan tanah paska tanaman tembakau akan lebih baik,” ujarnya.

Selain pupuk NPK dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) itu, juga diberikan benih padi sebanyak 12,5 ton. “Diberikan benih 12,5 ton terdiri dari ciherang, mekongga, dan inpari 33,” tandasnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

634 Titik Panas Terdeteksi di Jatim, Eddy Paripurna Desak Kesiapsiagaan Karhutla Diperkuat

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Eddy Paripurna, mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) ...
KABAR CABANG

DPC Tuban Terima Kedatangan KPU, Koordinasi Hal SIPOL

TUBAN — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tuban terus memperkuat konsolidasi dan tata kelola kelembagaan ...
KRONIK

Amithya Dorong Ekonomi Hijau Berbasis Komunitas Urban di Kota Malang

MALANG – Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendorong penerapan ekonomi hijau ...
KRONIK

Gandeng Kementerian Kehutanan, Sonny Edukasi Warga Cegah Kebakaran Hutan

SITUBONDO – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, mendorong keterlibatan masyarakat sekitar kawasan ...
KABAR CABANG

PAC PDI Perjuangan Kalianget Gelar Lomba Layangan Tenong, Hadiah Mobil dan Paket Umrah

SUMENEP – Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, sukses menggelar lomba ...
LEGISLATIF

RAPBD Jember Rp 5,5 Triliun Belum Dibahas, Widarto Soroti Ketidaksiapan Pemkab

JEMBER – Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Jember 2027 belum dimulai ...