JEMBER – Anggota Komisi B DPRD Jember, Wahyu Prayudi Wahyu Prayudi Nugroho, akrab disapa Nuki mengatakan, event drag race di Kabupaten Jember tahun 2026 bakal mendapat support anggaran Rp 200 juta.
“Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Edi Budi Susilo menyampaikan support anggaran itu saat di ruang RDP, dan kami sebagai legislatif mendukungnya demi kemajuan olahraga otomotif di Jember,” tegas Nuki, usai rapat dengar pendapat (RDP) dengan Dispora Kabupaten Jember, Rabu (26/11/2025).
Dukungan itu disampaikan, karena politisi Banteng ini berharap bibit atlet balap di Jember bisa berkembang seperti kabupaten-kabupaten lain.
Meskipun dukungan sarana infrastruktur seperti sirkuit masih direncanakan pembangunannya di tahun 2026 juga, setidaknya perhatian kepada atletnya juga diperhatikan.
Lebih dari itu, masih kata Nuki, untuk rencana pembangunan sirkuit tidak hanya untuk drag race. Namun bisa juga dipergunakan road race, sehingga tidak lagi menggunakan area jalan Sudarman atau depan gedung pemkab seperti event bulan Oktober 2025 lalu.
Di tempat sama, KadisporanEdi Budi Susilo menyampaikan apreasiasi atas dukungan usulan anggaran itu. Terkait permintaan pembangunan sirkuit road race, baginya sirkuit drag race bisa digunakan untuk road race juga.
Rencana luasan panjang sirkuit 800 meter lebar 40 meter cukup dimodifikasi dengan penambahan pembatas dan halang rintang berkelok menggunakan tumpukan ban bekas.
“Seperti di depan gedung pemkab Jalan Sudarman kemarin, teman-teman panitia road race dengan jalanan sesempit itu cukup ditambahkan ban bekas untuk dibentuk sirkuitnya,” terangnya.
Sebagaimana diketahui, atlet-atlet balap Jember yang ada saat ini rata-rata tergabung pada komunitas Forum Otomotif Jember (FOJ). Dimana FOJ itu merupakan binaan dari DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jember. (art/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS









