Rabu
16 September 2026 | 11 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

10 Hari Terakhir Ramadan, PA GMNI Ngawi Santuni Anak Yatim Piatu Kecamatan Pangkur

IMG-20230413-WA0005_copy_600x338

NGAWI – Bulan ramadan tahun 1444 Hijriah sudah memasuki 10 hari terakhir. Ada banyak keutamaan bagi umat muslim untuk melipat gandakan amalan di hari-hari terakhir bulan suci ramadan ini.

Salah satu keutamaan pada 10 hari terakhir ramadan yakni bersedekah. Seperti halnya yang dilakukan Pengurus Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Kabupaten Ngawi dengan menyantuni anak-anak yatim piatu di Kecamatan Pangkur, pada Rabu (12/4/2023).

Ketua PA GMNI Kabupaten Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, saat dikonfirmasi mengatakan, santunan untuk anak yatim piatu itu bekerjasama dengan ormas setempat. Organisasi yang menghimpun para alumni mahasiswa nasionalis itu bekerja sama dengan pengurus GP Ansor Kecamatan Pangkur.

“Alhamdulillah, di 10 hari terakhir bulan suci ramadan 1444 H ini kembali berbagi bersama dengan PA GMNI Ngawi dan GP Ansor Kecamatan Pangkur, untuk anak yatim piatu,” kata Mas Antok sapaannya.

Santunan untuk anak yatim piatu PA GMNI dilaksanakan di pendopo kecamatan setempat. Tidak kurang dari 53 orang anak yatim piatu hadir untuk menerima bingkisan berupa baju lebaran dan uang tunai.

“PA GMNI menyerahkan santunan berupa uang tunai dan baju lebaran untuk anak-anak yatim piatu. Semoga dapat memberikan kebahagiaan untuk mereka di hari lebaran nanti,” ucap Mas Antok yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi itu.

Pria yang kini menjadi Wakil Bupati Ngawi itu menerangkan, tujuan dari santunan anak yatim piatu di Kecamatan Pangkur itu untuk berbagi kebahagiaan di 10 hari terakhir bulan suci ramadan. Sekaligus untuk lebaran Idul Fitri 1444 hijirah nanti.

“Kita PA GMNI Ngawi ingin hadir membawa kebahagiaan untuk anak-anak yatim piatu di Kecamatan Pangkur. Semoga dapat membawa keberkahan untuk kita semua, apalagi ini bulan suci Ramadan,” ujar Mas Antok.

Usai penyerahan santunan untuk anak yatim piatu di Kecamatan Pangkur, dilanjutkan dengan doa bersama dan buka bersama dengan anak-anak yatim piatu. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan penuh khidmat.

“Semoga menjadi berkah untuk kita semua, dan kebahagiaan untuk anak-anak yatim piatu di Kecamatan Pangkur,” tandas Ketua PA GMNI Kabupaten Ngawi Dwi Rianto Jatmiko. (amd/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Kediri Bidik Emas Senam Porprov 2027, Atlet Dibina Sejak Usia SD

KEDIRI — Kabupaten Kediri mulai mematangkan target prestasi cabang olahraga senam untuk menghadapi Porprov Jawa ...
LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Dorong Perda Pesantren dan Madin Mulai Berlaku Maksimal 2027

TRENGGALEK – Peraturan daerah (Perda) tentang Penyelenggaraan Pesantren dan Madrasah Nonformal atau Madrasah ...
EKSEKUTIF

Terbukti Pungli Retribusi Sampah, Dua PPPK Paruh Waktu DLH Surabaya Diberhentikan

SURABAYA — Pemkot Surabaya memberhentikan dua pegawai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu ...
SEMENTARA ITU...

Tradisi Keduk Beji, Upaya Warga Tawun Melestarikan Sumber Air Jadi Wisata Budaya

NGAWI – Warga Desa Tawun, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi, terus melestarikan tradisi Keduk Beji sebagai bentuk ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Bantu Air Bersih di 5 Desa Kecamatan Sumberrejo Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – Dampak musim kemarau panjang yang memicu krisis air bersih terus meluas di wilayah Kabupaten ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Usulkan Pekerja Kebersihan Kampung Digandeng BPJS Ketenagakerjaan

SURABAYA — DPRD Kota Surabaya mendorong pekerja kebersihan di lingkungan kampung yang selama ini menerima upah dari ...