Selasa
11 Agustus 2026 | 9 : 06

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Istighotsah Kubro Nahdliyin Surabaya, Gus Muwafiq dan Kiai Sepuh Doakan Eri

pdip-jatim-eri-doa-kiai-nu-1

SURABAYA – Eri Cahyadi berharap para kiai dan ulama tetap mendampinginya jika terpilih menjadi Wali Kota Surabaya di Pilkada 2020. Calon wali kota nomor urut 1 ini yakin pendampingan dan arahan kiai bisa membantunya bekerja bagi Surabaya.

“Jika diijabahi menjadi wali kota, saya mohon kepada para kiai untuk tetap mendampingi saya, untuk selalu memberi arahan. Saya yakin, Surabaya akan tetap hebat dan menjadi lebih hebat berkat doa dari para kiai,” kata Eri Cahyadi, Sabtu (5/12/2020).

Jika diberi amanah menjadi wali kota, Eri juga berjanji akan menghidupkan ahlussunnah wal jamaah yang memberi manfaat dan kesejukan bagi Kota Pahlawan. Selain itu juga memperbanyak dzikir dan sholawat.

Baca juga: Eri Didoakan Para Ibu Nyai, Risma Tak Kuasa Menahan Tangis

“Dengan doa, Surabaya akan menjadi kota yang baldatun thoyyibatun warobbun ghofur,” katanya.

Cawali yang berpasangan dengan Cawawali Armudji di Pilwali Surabaya ini bersyukur selama ini banyak para kiai dan ulama di Surabaya yang terus mendoakannya untuk bisa lolos di pilkada 9 Desember depan.

Seperti di acara Istighotsah Kubro Nahdliyin Surabaya yang digelar secara virtual di kompleks Pondok Pesantren At Tauhid, Sidosermo, Surabaya, Jumat (4/12/2020) malam.

Istighotsah tersebut dihadiri kiai dan ulama sepuh Surabaya. Mereka antara lain K.H. Mas Mansur Muhajir, K.H. Mas Faqihudin Muhajir, K.H. Imam syafi’i, Prof. K.H. Ghozali Said, K.H. Abdullah Qosim, K.H. Kemas Abdurrahman, K.H. Abdullah Tawab, KH Ishaq, dan Ra Fathurrozi.

Eri Cahyadi selama ini lekat sebagai bagian dari keluarga besar Nahdliyin. Selain karena lahir dari keluarga Pesantren Sidosermo, juga tumbuh dalam kultur dan pendidikan NU.

Karena itu, para Kiai, bu Nyai, Santri bersama Warga Nahdliyin tampak sangat bersemangat mengikuti Istighosah dan doa-doa dalam acara ini.

Tak hanya menghadiri dan membaca istighotsah kubro, kesembilan kiai dan ulama sepuh juga memanjatkan doa secara bergantian, memohon kepada Allah SWT agar Eri Cahyadi menjadi penerus estafet kepemimpinan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Usai melantunkan sholawat dan pembacaan istighotsah kubro, acara juga diisi tausyiah oleh ulama NU K.H. Ahmad Muwafiq atau yang lebih dikenal dengan nama Gus Muwafiq. Pada kesempatan itu, Gus Muwafiq juga ikut mendoakan agar Eri Cahyadi bisa menjadi Wali Kota Surabaya berikutnya.

“Saya percaya, warga NU Surabaya pasti akan memilih dan memberikan suaranya kepada Pak Eri Cahyadi. Supaya Surabaya bisa dipimpin oleh wali kota yang baik. Semoga doa kita dikabulkan Allah SWT, aamiin,” ucap Gus Muwafiq. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Guntur Wahono: Tiban Bukan Sekadar Adu Skill, Tapi Merawat Persaudaraan Antar Daerah

BLITAR – Seni tradisi Tiban tidak semestinya berhenti sebagai tontonan budaya. Di balik pertarungan para jawara di ...
OLAHRAGA

Kalah 1-4 dari Jabar, Deni Wicaksono Tegaskan Peluang Banteng Jatim Masih Terbuka

SURABAYA – Kekalahan telak 1-4 dari Banteng Jawa Barat membuat langkah Banteng Jatim di Soekarno Cup 2026 langsung ...
OLAHRAGA

Aji Santoso Dorong Soekarno Cup Berkelanjutan, 400 Talenta Muda Dibuka Jalan ke Klub Profesional

SURABAYA – Lapangan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar tempat bagi pemain muda mengejar kemenangan. Di balik ...
KRONIK

Apresiasi Kegiatan Rejotangan Fun Trail Run, Erma Susanti: Pengungkit Wisata Desa

TULUNGAGUNG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti, mengapresiasi dan mendukung ...
HEADLINE

Soekarno Cup 2026 Bidik Talenta Muda Menuju Timnas dan Level Internasional

Soekarno Cup 2026 menjadi panggung talenta muda dari 16 provinsi yang diproyeksikan menjadi cikal bakal pemain ...
HEADLINE

Soekarno Cup 2026 Dibuka, Komarudin: Dari Kota Kelahiran Bung Karno Kita Nyalakan Semangat Generasi Muda

SURABAYA – Ketua Panitia Nasional Soekarno Cup 2026, Komarudin Watubun, menegaskan pemilihan Surabaya sebagai tuan ...