Sabtu
20 Juni 2026 | 12 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wujudkan Malang Kota Ramah Anak, Made: Kita Siap Inisiasi Perdanya

pdip-jatim-220218-made-riandiana

MALANG – Untuk melindungi dan mencetak generasi-generasi penerus bangsa yang unggul dan berkualitas, DPRD Kota Malang siap menginisiasi dan merancang Peraturan Daerah (Perda) tentang Kota Ramah Anak.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika usai menghadiri Musrenbang Tematik Anak yang diselenggarakan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Malang, di Meeting Room Hotel Savanna, Jumat (18/2/2022).

Untuk saat ini, pihaknya masih menunggu inisiatif dari Pemerintah Kota Malang terkait pengajuan Raperda Kota Ramah Anak. Namun dia berharap, sesegera mungkin Perda Kota Ramah Anak ini segera terealisasi di Kota Malang.

“Kalau memang nanti pengajuan dari eksekutif ini lambat, biar ini menjadi inisiatif DPRD. Akan menjadi Perda inisiatif DPRD lewat Komisi D yang ditugaskan untuk segera menggodok naskah akademik mengenai Perda tentang Kota Ramah Anak,” ujar Made.

Pihaknya siap terlibat secara aktif untuk mewujudkan Malang sebagai Kota Ramah Anak. Tidak hanya berupa Perda, namun juga dari sisi alokasi anggaran dalam APBD.

“Dewan siap memberikan support, apapun yang menjadi kebutuhan masyarakat. Tapi tetap dengan skala prioritas dan keterbatasan anggaran yang ada. Beberapa kegiatan-kegiatan yang kemudian mengarah pada pengupayaan kota ramah anak diharapkan meningkatkan kepedulian dari masyarakat,” terangnya.

Selain itu, Made juga minta masyarakat untuk secara sadar melindungi anak-anak dari tindak perilaku kekerasan maupun pelecehan seksual. Terlebih fase anak-anak merupakan masa tumbuh kembang individu yang mempengaruhi pertumbuhan karakter seseorang ke depannya.

Oleh sebab itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang tersebut minta masyarakat untuk melindungi anak-anak di sekitarnya. Serta apabila menemui tindak kekerasan maupun pelecehan kepada anak untuk tidak ragu melaporkannya ke aparat penegak hukum.

“Kota Malang ini apalagi sudah menjadi Polrestabes, itu sudah sangat sangat cepat reaksinya. Jika ada tindak kekerasan terhadap anak yang terjadi, tidak perlu khawatir. Karena apa, karena aparat penegak hukum dan semua stakeholder yang ada di kota Malang sangat concern untuk masalah ini,” tuturnya.

“Tinggal sekarang keberanian masyarakat untuk peduli melaporkan. Kita berusaha untuk menekan supaya kasus kekerasan seksual maupun kekerasan fisik terhadap anak dapat ditekan seminimal mungkin,” tegas Made. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PAC Plaosan Magetan Gelar Aksi Peduli Pertiwi, Lepaskan Burung dan Ikan di Randu Gede

MAGETAN — PAC PDI Perjuangan Kecamatan Plaosan menggelar kegiatan Peduli Pertiwi di kawasan Randu Gede, Plaosan, ...
KRONIK

Soekarno Cup 2026 Jadi Ajang Jaring Bibit Atlet Voli Muda Blitar Raya

Turnamen Bola Voli Soekarno Cup 2026 di Kabupaten Blitar menjadi ajang menjaring bibit atlet muda berbakat dari ...
SEMENTARA ITU...

KONI Trenggalek Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi lewat Uprintis Futsal League 2026

Ketua KONI Trenggalek Doding Rahmadi berharap Uprintis Futsal League 2026 melahirkan bibit atlet berprestasi yang ...
KRONIK

Bupati Bangkalan: Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026 Momentum Strategis

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menegaskan bahwa menjadi tuan rumah penutupan Munas Alim Ulama dan ...
KABAR CABANG

Ruang Ekspresi, PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Banteng Musik Jalanan

BANYUWANGI – DPC PDI Perjuangan Banyuwangi menggelar Banteng Musik Jalanan dalam rangka Bulan Bung Karno 2026. ...
KRONIK

Kunjungi KKP, Bupati Fauzi Usulkan Pagerungan Kecil Jadi Kawasan Pengembangan Industri Perikanan

JAKARTA – Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, melakukan kunjungan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan ...