Minggu
18 Oktober 2026 | 1 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wiwin Sumrambah: Pemberdayaan Warga Harus Berujung pada Kemandirian Ekonomi

PDIP-Jatim-Wiwin-Sumrambah-29082026

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Wiwin Sumrambah, menegaskan program pemberdayaan masyarakat harus berujung pada kemandirian ekonomi. Menurutnya, bantuan tidak cukup jika tidak diikuti peningkatan keterampilan, penguatan kelompok, akses informasi, teknologi, dan pemasaran.

Wiwin menyampaikan hal itu dalam kegiatan Sosialisasi Penguatan Sinergi Sosial dan Organisasi dalam Mewujudkan Masyarakat yang Berdaya di Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, pada Sabtu (29/8/2026).

“Yang paling penting dari pemberdayaan adalah bagaimana masyarakat memiliki kemampuan untuk mengembangkan potensi yang mereka miliki. Bantuan itu penting, tetapi jangan berhenti pada bantuan,” ungkap Wiwin.

Menurut dia, prinsip tersebut relevan dengan potensi pertanian dan peternakan Kesamben. Dua sektor tersebut memiliki aktivitas ekonomi yang dekat dengan masyarakat sehingga pengembangannya dapat langsung berdampak pada pendapatan warga.

Dia juga mengungkapkan, petani membutuhkan penguatan mulai dari sarana produksi, keterampilan, teknologi pertanian, kelembagaan, hingga pemasaran. Penguatan di setiap mata rantai tersebut akan menentukan kemampuan petani meningkatkan produktivitas sekaligus pendapatan.

“Petani tidak cukup hanya menghasilkan. Mereka juga harus punya kemampuan mengelola usaha, mendapatkan informasi, memanfaatkan teknologi, dan memiliki akses pasar. Di situlah pemberdayaan menjadi penting,” jelasnya.

Aspirasi masyarakat dalam kegiatan tersebut juga menyoroti kebutuhan penguatan sektor peternakan. Peternak mentok berharap mendapat dukungan untuk meningkatkan produktivitas, mengelola pakan, menjaga kesehatan ternak, memperluas pemasaran, serta membangun jaringan usaha.

Wiwin mengatakan,kebutuhan tersebut menunjukkan bahwa pengembangan peternakan harus melihat usaha secara utuh, bukan hanya dari jumlah ternak yang dipelihara.

“Peternak harus kita kuatkan dari sisi produktivitas sampai pemasaran. Kalau pakan bisa dikelola dengan baik, kesehatan ternak terjaga, produktivitas meningkat, kemudian pasarnya terbuka, maka usaha peternakan akan semakin kuat,” katanya.

Ia juga menekankan, peran organisasi masyarakat dan kelompok usaha dalam membangun kemandirian warga. Menurutnya, kelompok dapat menjadi ruang untuk berbagi pengetahuan, memperluas jaringan, sekaligus membuka akses terhadap berbagai program pemberdayaan.

“Organisasi harus menjadi ruang belajar dan membangun jejaring. Masyarakat bisa saling bertukar pengalaman dan bersama-sama mencari peluang untuk mengembangkan usahanya,” jelas Wiwin.

Data BPS Kabupaten Jombang menunjukkan sektor pertanian tetap menjadi bagian penting dalam struktur ekonomi daerah. Kondisi tersebut, kata Wiwin, harus menjadi pijakan untuk mengembangkan ekonomi masyarakat berdasarkan potensi lokal.

Ia menilai pemerintah perlu mengarahkan program secara berkelanjutan agar masyarakat tidak terus bergantung pada bantuan.

“Jangan hanya memberikan bantuan sesaat. Kita harus membangun keterampilan dan kemampuan masyarakat supaya setelah program selesai mereka tetap bisa menjalankan dan mengembangkan usahanya,” terangnya.

Wiwin juga mengingatkan pentingnya melibatkan masyarakat dalam menentukan program. Menurutnya, masyarakat paling memahami persoalan sekaligus potensi yang ada di wilayahnya.

Karena itu, ia mendorong pendekatan pemberdayaan dengan prinsip “Dengar aspirasinya, libatkan masyarakat, kembangkan potensinya, bangun kemandirian, dan ciptakan manfaat berkelanjutan.”

“Petani dan peternak jangan hanya menjadi penerima manfaat. Mereka harus menjadi pelaku utama yang mengembangkan potensi ekonomi wilayahnya,” pungkas Wiwin. (yol/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Wadahi Bakat Atlet Lokal, Turnamen Catur Piala DRJ Ngawi Disambut Antusias Ratusan Peserta

NGAWI – Permainan papan catur rupanya memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat Kabupaten Ngawi. Hal ini ...
KRONIK

Risma Desak Pemulihan Air Sumur di Malang, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

MALANG – Ketua Bidang Penanggulangan Bencana DPP PDI Perjuangan Tri Rismaharini menekankan pentingnya pemulihan ...
KRONIK

Sri Untari: Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih Bisa Timbulkan Kegaduhan

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengingatkan Kementerian Koperasi agar mengkaji ...
KRONIK

PDI Perjuangan Gelar Pekan Sampah Nasional, Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Berguna

MALANG – PDI Perjuangan mengajak masyarakat dan komunitas di berbagai daerah menjadikan pengelolaan sampah sebagai ...
KRONIK

Hasto Ajak Anak Muda Rawat Mangrove, Pelestarian Lingkungan Harus Berkelanjutan

MALANG – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak generasi muda terlibat langsung dalam ...
KRONIK

Hadiri Lomba Mewarnai Tugu Keris, Bupati Fauzi Puji Kreativitas Ratusan Anak

SUMENEP – Komunitas Lakona Lakone sukses menggelar lomba mewarnai tugu keris tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) dan ...