JEMBER – Pembagian makan bergizi gratis (MBG) di SDN Bintoro 05 yang diduga basi menuai keprihatinan Wakil Ketua DPRD Jember Widarto, S.S. Menurutnya program penyiapan MBG tersebut harus disajikan secara matang dan tidak terburu-buru.
Sebagai program baik presiden, kata Widarto, pengelolaannya perlu keseriusan. Sehingga program ini benar-benar memberi manfaat dan tidak menimbulkan masalah baru.
“Lebih baik agak lambat tapi disiapkan dengan baik, daripada sudah berjalan lalu muncul banyak problem,” kata Widarto, Sabtu (27/9/2025).
Bagi pria kelahiran Pacitan ini, persoalan MBG bukan sekadar masalah teknis, tapi menyangkut masa depan ribuan hingga ratusan ribu anak sekolah di Kabupaten Jember.
Penekanan terhadap quality control penyajian makanan, tegasnya, wajib menjadi prioritas. Contohnya mulai dari gizi, higienitas, hingga kesehatan makanan yang diberikan semua harus diperhatikan.
“Ketika terjadi keracunan atau masalah kesehatan, itu bukan sekadar angka, tapi menyangkut generasi kita ke depan,” tegasnya.
Tak kalah penting, lanjut Widarto, variasi menu agar anak-anak tidak bosan dan tetap memiliki nafsu makan yang baik. Dan ketepatan waktu pengiriman makanan yang harus dijaga.
Tujuannya agar tidak ada keterlambatan yang tentu saja berimbas pada kualitas makanan maupun efektifitas proses belajar siswa disekolahnya.
“Jangan sampai karena telat kirim lalu mengganggu jam belajar atau bahkan kepulangan siswa,” tutur bapak 2 putra ini. (art/pr)