Minggu
19 Juli 2026 | 1 : 33

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Warga Minta Layanan Kependudukan di Mal Dibuka Kembali

pdip jatim - baktiono dprd sby

pdip jatim - baktiono dprd sbySURABAYA – Penutupan pelayanan administrasi kependudukan di mal sejak 29 Desember 2014 lalu dikeluhkan warga Surabaya. Mereka minta Pemkot Surabaya membuka kembali layanan pembuatan kartu tanda penduduk (KTP), kartu keluarga (KK), dan akta kelahiran itu di mal-mal.

Anggota Komisi D DPRD Surabaya Baktiono, mengungkapkan, pihaknya banyak mendapat laporan dari warga soal penutupan layanan administrasi kependudukan di keramaian umum tersebut. Kekecewaan atas penutupan itu dilaporkan warga yang tidak sempat mengurus selama jam kerja, seperti para buruh.

Menurut Baktiono, pelayanan di mal lebih mudah dan cepat karena tidak harus menunggu sebagaimana pengurusan di kantor kecamatan dan kelurahan. Pelayanan cepat dan mudah itulah yang bermanfaat bagi buruh yang biasanya sulit mendapatkan izin saat jam kerja.

“Jika buruh minta izin ke perusahaan dengan waktu lama untuk mengurus kependudukan, otomatis gajinya akan dipotong,” kata Baktiono, Selasa (13/1/2015).

Pria yang juga Bendahara DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya itu membandingkan dengan layanan perpanjangan SIM, STNK, bahkan pelayanan paspor yang lebih simpel. Institusi yang melayani masyarakat, imbuhnya, seharusnya memfasilitasi dan memberikan kemudahan kepada yang dilayani, yakni masyarakat.

Oleh karena layanan kependudukan di mall sudah dinilai positif, Baktiono menyatakan, seyogianya layanan di tempat umum itu ditingkatkan. “Bukan malah ditiadakan,” ujarnya.

Sementara, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Pemerintah Surabaya Suharto Wardoyo mengatakan, pelayanan di tempat umum bukan dihapus, tapi malah ditingkatkan. Untuk pelayanan perekaman e-KTP dipindahkan ke stan Unit Pelayanan Terpadu Satu Atap (UPTSA) di Royal Plaza dan ITC lantai LG.

Sedangkan pelayanan akta kelahiran dan akta kematian secara online dialihkan di Kios Pelayanan Publik On Line e-Lampid di 154 kantor kelurahan dan 31 kecamatan. (pri)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jember Minta Pemkab Bangun Sistem Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto meminta Pemkab Jember membangun sistem pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir. ...
HEADLINE

PDIP Bakal Resmikan Monumen Kudatuli, Simbol Perjuangan Demokrasi dan Tolak Kekerasan Negara

PDI Perjuangan akan meresmikan Monumen Kudatuli pada 27 Juli 2026 sebagai simbol penghormatan terhadap pejuang ...
SEMENTARA ITU...

Doding Rahmadi Ajak Organisasi Pencak Silat Kedepankan Rasaning Ati dan Persaudaraan

Ketua KONI Trenggalek Doding Rahmadi mengajak seluruh organisasi pencak silat mengedepankan rasaning ati, menjaga ...
KRONIK

Banyuwangi Ethno Carnival, Kekuatan Budaya Lokal yang Mendunia

BANYUWANGI – Pagelaran parade kostum Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) sukses menyihir ribuan pasang mata penonton, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Minta Inspektorat Perkuat Pengawasan, Dorong Pencegahan Penyimpangan Tata Kelola

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan bahwa inpspektorat memiliki peran strategis sebagai ...
KRONIK

Ketua DPRD Sumenep Minta Aspirasi Reses Menjadi Pijakan Utama dalam Penyusunan Kebijakan

SUMENEP – Ketua DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin, meminta semua aspirasi masyarakat harus jadi pijakan utama dalam ...