Sabtu
05 September 2026 | 1 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wabup Marhaen: Semangat Otoda, Semangat Nganjuk Maju

pdip-jatim-nganjuk-280421-a

NGANJUK – Semangat peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXV (dua puluh lima) harus menjadi semangat dalam mewujudkan kabupaten Nganjuk yang maju. Hal itu dikatakan Wakil Bupati Marhaen Djumadi, Rabu (28/4/2021).

Pria yang akrab disapa Kang Marhaen ini mengatakan, semangat peringatan Hari Otonomi Daerah harus dimanfaatkan seluruh elemen masyarakat Kota Bayu. Terutama dalam upaya mewujudkan Kabupaten Nganjuk menjadi daerah yang nyawiji, maju dan bermartabat.

“Semangat nyawiji (persatuan) yang harus kita jaga dalam rangka memajukan Nganjuk yang kita cintai,” kata Kang Marhaen.

Pernyataan Kang Marhaen seiring dengan sambutan Wakil Presiden RI, KH Ma’ruf Amin dalam acara peringatan Hari Otonomi Daerah ke XXV, Senin (26/4/2021) kemarin. Acara diikuti seluruh kepala daerah dilakukan secara virtual menggunakan jaringan internet. Di Nganjuk, Kang Marhaen mengikuti acara dari Ruang Command Center, Pemkab Nganjuk. Acara juga diikuti jajaran forum komunikasi pimpinan daerah.

Dalam sambutannya Wapres Ma’ruf Amin menjelaskan, pelaksanaan otonomi daerah yang berkualitas membutuhkan kepemimpinan adaptif. Kepemimpinan adaptif yang dimaksud adalah seorang pemimpin yang mampu menghadapi berbagai situasi, serta cepat dan tepat dalam bertindak. Selain itu, pemimpin yang adaptif juga berorientasi pada pemecahan masalah, dengan selalu menyesuaikan diri terhadap perubahan dan keadaan baru.

“Kebijakan otonomi daerah dimaknai sebagai mekanisme penyelenggaraan pemerintahan dengan memindahkan lokus pemerintahan dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah. Otonomi daerah juga meningkatkan daya saing daerah melalui pemberdayaan masyarakat dan pemerintah daerah untuk mencapai tujuan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Wapres Ma’ruf Amin.

Wapres Ma’ruf Amin juga mengatakan, melalui kebijakan otonomi daerah, pemerintah daerah memiliki keleluasaan menyelenggarakan pemerintahan sendiri atas dasar prakarsa, kreativitas, dan peran serta masyarakat.

“Peringatan Hari Otonomi Daerah saat ini menjadi momentum yang tepat untuk melihat kembali dinamika dan tantangan yang dihadapi pemerintahan daerah di masa yang akan datang,” lanjutnya. (dyk/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Tambahan Fiskal Rp223 Miliar di P-APBD Jember 2026, PDIP: Apa Manfaat Nyatanya Buat Warga?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember mempertanyakan manfaat tambahan ruang fiskal sekitar Rp223,12 ...
OLAHRAGA

Trenggalek Bertekad Tembus 10 Besar Porprov Jatim 2027

KONI Trenggalek menargetkan masuk 10 besar Porprov Jatim 2027 meski anggaran terbatas. Dari 40 atlet yang siap ...
EKSEKUTIF

Tanam Pohon Peringatan Hari Lahir Kejaksaan, Wabup Antok Berharap Srigati Bisa Jadi Agro Wisata

NGAWI – Kejaksaan Negeri Ngawi menanam sejumlah pohon buah di kawasan wisata religi Palereman Srigati, Desa ...
KRONIK

Imbas 1.600 Pekerja PT INKA Banyuwangi Dirumahkan, DPRD Desak Pemkab dan Pusat Turun Tangan

BANYUWANGI – Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, menyatakan keprihatinan mendalam atas ...
OLAHRAGA

Bupati Fauzi Lepas Assyabaab U-13, Titipkan Pesan Penting Soal Karakter dan Disiplin

SUMENEP – Sebanyak 25 anggota Assyabaab U-13 resmi dilepas menuju Kabupaten Jember untuk mengikuti kompetisi Zona ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong RT/RW Dilibatkan Aktif dalam Pendataan Bansos, Data Desil Harus Sesuai Kondisi Riil Warga

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Baktiono mendorong pemerintah melibatkan RT dan RW secara aktif ...