oleh

Wabup Marhaen: Semangat Otoda, Semangat Nganjuk Maju

-Eksekutif-14 kali dibaca

NGANJUK – Semangat peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXV (dua puluh lima) harus menjadi semangat dalam mewujudkan kabupaten Nganjuk yang maju. Hal itu dikatakan Wakil Bupati Marhaen Djumadi, Rabu (28/4/2021).

Pria yang akrab disapa Kang Marhaen ini mengatakan, semangat peringatan Hari Otonomi Daerah harus dimanfaatkan seluruh elemen masyarakat Kota Bayu. Terutama dalam upaya mewujudkan Kabupaten Nganjuk menjadi daerah yang nyawiji, maju dan bermartabat.

“Semangat nyawiji (persatuan) yang harus kita jaga dalam rangka memajukan Nganjuk yang kita cintai,” kata Kang Marhaen.

Pernyataan Kang Marhaen seiring dengan sambutan Wakil Presiden RI, KH Ma’ruf Amin dalam acara peringatan Hari Otonomi Daerah ke XXV, Senin (26/4/2021) kemarin. Acara diikuti seluruh kepala daerah dilakukan secara virtual menggunakan jaringan internet. Di Nganjuk, Kang Marhaen mengikuti acara dari Ruang Command Center, Pemkab Nganjuk. Acara juga diikuti jajaran forum komunikasi pimpinan daerah.

Dalam sambutannya Wapres Ma’ruf Amin menjelaskan, pelaksanaan otonomi daerah yang berkualitas membutuhkan kepemimpinan adaptif. Kepemimpinan adaptif yang dimaksud adalah seorang pemimpin yang mampu menghadapi berbagai situasi, serta cepat dan tepat dalam bertindak. Selain itu, pemimpin yang adaptif juga berorientasi pada pemecahan masalah, dengan selalu menyesuaikan diri terhadap perubahan dan keadaan baru.

“Kebijakan otonomi daerah dimaknai sebagai mekanisme penyelenggaraan pemerintahan dengan memindahkan lokus pemerintahan dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah. Otonomi daerah juga meningkatkan daya saing daerah melalui pemberdayaan masyarakat dan pemerintah daerah untuk mencapai tujuan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Wapres Ma’ruf Amin.

Wapres Ma’ruf Amin juga mengatakan, melalui kebijakan otonomi daerah, pemerintah daerah memiliki keleluasaan menyelenggarakan pemerintahan sendiri atas dasar prakarsa, kreativitas, dan peran serta masyarakat.

“Peringatan Hari Otonomi Daerah saat ini menjadi momentum yang tepat untuk melihat kembali dinamika dan tantangan yang dihadapi pemerintahan daerah di masa yang akan datang,” lanjutnya. (dyk/hs)