Selasa
10 Maret 2026 | 5 : 18

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wabup Fauzi Minta Kades Rajin Baca Aturan tentang Desa

pdip-jatim-fauzi-sumenep

SUMENEP – Wakil Bupati Achmad Fauzi minta seluruh kepala desa (kades) di lingkungan Kabupaten Sumenep lebih rajin membaca aturan-aturan tentang pemerintah desa.

Permintaan itu disampaikan wabup usai membuka kegiatan Pembekalan Kepala Desa Tahun 2017 di salah satu hotel di Jalan Trunojoyo, kemarin.

Menurut Fauzi, semua kades harus lebih banyak lagi membaca aturan-aturan yang ada. Seperti UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Perbup yang dikeluarkan Pemerintah Kabupaten Sumenep.

“Sehingga mereka bisa lebih memahami, berangkat dari mana mereka bekerja. Bagaimana mereka harus bekerja. Kalau tanpa baca aturan, mereka akan bingung,” kata Fauzi.

Terkait pengelolaan dana desa (DD) yang jumlahnya tiap tahun terus meningkat, politisi PDI Perjuangan ini menekankan agar tidak semuanya berorientasi kepada pembangunan infrastruktur.

Pembangunan sumber daya manusia (SDM) juga tak kalah penting untuk dilakukan para kades.

“Yang penting, pola pembangunannya harus seiring dengan visi misi Pemkab Sumenep. Sehingga bisa berjalan bersama-sama, tidak berjalan sendiri-sendiri,” tambah Fauzi.

Wabup yang juga Ketua Dewan Pertimbangan Cabang PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep itu pun berharap, ke depan para kades memiliki pemikiran jangka panjang untuk memajukan desa.

Salah satunya, dengan terus menciptakan suasana harmonis di tingkat desa. “Kalau tidak harmonis, meski pembangunan ekonomi di desa berjalan, pasti tetap tidak akan kondusif,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Achmad Fauzi juga minta kepada seluruh kepala desa di lingkungan Kabupaten Sumenep untuk meningkatkan perekonomian masyarakat desa.

“Dengan pengelolaan dana desa tersebut diharapkan perekonomian masyarakat pedesaan akan semakin meningkat dengan badan usaha,” ujar Fauzi.

Dengan adanya sinergi antara masyarakat bersama-sama pemerintah daerah dan kepala desa, imbuhnya, perekonomian desa diyakini bisa menyamai perkotaan.

Pembekalan yang berlangsung selama tujuh hari itu diikuti sedikitnya 35 kepala desa. Para peserta merupakan kades yang terpilih melalui pilkades serentak, pilkades pergantian antarwaktu (PAW), dan sisa pilkades sebelumnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jatim Soroti Banyak Aset BUMD Belum Bersertifikat, Hambat Pengembangan Bisnis

SURABAYA – Komisi C DPRD Jawa Timur menyoroti banyaknya aset strategis milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang ...
KRONIK

Seleksi Terbuka Banteng Jatim FC U-17 di Bangkalan, Bupati Lukman: Panggung Emas untuk Atlet Muda

BANGKALAN – Kabupaten Bangkalan bersiap menjadi pusat perhatian talenta muda sepakbola di Pulau Madura. DPD PDI ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Dorong Pengembangan Wisata Blitar, Sertifikasi Pelaku Wisata Jadi Kunci

BLITAR – Pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Blitar dinilai perlu terus dioptimalkan agar mampu memberikan ...
LEGISLATIF

DPRD Kota Malang Tindaklanjuti Laporan Makanan Bermasalah dalam Program MBG

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita memastikan pihaknya akan menindaklanjuti temuan ...
SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi: Wisata Kota Harus Berdampak Ekonomi bagi UMKM dan Warga

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mendorong pengembangan destinasi wisata yang tidak hanya menarik ...
KRONIK

Bukber Tanpa Sekat di Pendopo Nganjuk, Ribuan Warga Duduk Bersila Bersama Bupati

NGANJUK – Menjelang senja di bulan Ramadan, Pendopo KRT Sosro Koesoemo Nganjuk tampak berbeda dari biasanya. Jika ...