Rabu
04 November 2026 | 4 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wabup Fauzi Minta Kades Rajin Baca Aturan tentang Desa

pdip-jatim-fauzi-sumenep

SUMENEP – Wakil Bupati Achmad Fauzi minta seluruh kepala desa (kades) di lingkungan Kabupaten Sumenep lebih rajin membaca aturan-aturan tentang pemerintah desa.

Permintaan itu disampaikan wabup usai membuka kegiatan Pembekalan Kepala Desa Tahun 2017 di salah satu hotel di Jalan Trunojoyo, kemarin.

Menurut Fauzi, semua kades harus lebih banyak lagi membaca aturan-aturan yang ada. Seperti UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Perbup yang dikeluarkan Pemerintah Kabupaten Sumenep.

“Sehingga mereka bisa lebih memahami, berangkat dari mana mereka bekerja. Bagaimana mereka harus bekerja. Kalau tanpa baca aturan, mereka akan bingung,” kata Fauzi.

Terkait pengelolaan dana desa (DD) yang jumlahnya tiap tahun terus meningkat, politisi PDI Perjuangan ini menekankan agar tidak semuanya berorientasi kepada pembangunan infrastruktur.

Pembangunan sumber daya manusia (SDM) juga tak kalah penting untuk dilakukan para kades.

“Yang penting, pola pembangunannya harus seiring dengan visi misi Pemkab Sumenep. Sehingga bisa berjalan bersama-sama, tidak berjalan sendiri-sendiri,” tambah Fauzi.

Wabup yang juga Ketua Dewan Pertimbangan Cabang PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep itu pun berharap, ke depan para kades memiliki pemikiran jangka panjang untuk memajukan desa.

Salah satunya, dengan terus menciptakan suasana harmonis di tingkat desa. “Kalau tidak harmonis, meski pembangunan ekonomi di desa berjalan, pasti tetap tidak akan kondusif,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Achmad Fauzi juga minta kepada seluruh kepala desa di lingkungan Kabupaten Sumenep untuk meningkatkan perekonomian masyarakat desa.

“Dengan pengelolaan dana desa tersebut diharapkan perekonomian masyarakat pedesaan akan semakin meningkat dengan badan usaha,” ujar Fauzi.

Dengan adanya sinergi antara masyarakat bersama-sama pemerintah daerah dan kepala desa, imbuhnya, perekonomian desa diyakini bisa menyamai perkotaan.

Pembekalan yang berlangsung selama tujuh hari itu diikuti sedikitnya 35 kepala desa. Para peserta merupakan kades yang terpilih melalui pilkades serentak, pilkades pergantian antarwaktu (PAW), dan sisa pilkades sebelumnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan Sorot RAPBD 2027, dari Rencana Hutang hingga Turunnya Anggaran Pendidikan

KABUPATEN PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan menyoroti sejumlah persoalan dalam Rancangan ...
KRONIK

11 Mahasiswa Unesa Maospati Jadi Korban Pelecehan Nonfisik, Polisi Diminta Bertindak

MAGETAN – Kasus pelecehan seksual nonfisik seperti catcalling dan pengintaian membayangi para mahasiswa Universitas ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Ingatkan Ancaman Algoritma terhadap Demokrasi, Siapa yang Mengendalikan Data?

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan transformasi digital membawa tantangan baru bagi demokrasi. ...
SEMENTARA ITU...

Punjul Santoso Inisiasi Teba Modern di Kota Batu, Sampah Organik Diolah Jadi Kompos

BATU – Sampah organik rumah tangga di Kota Batu didorong untuk diolah langsung dari lingkungan permukiman agar ...
EKSEKUTIF

Cegah Banjir Musim Hujan, Mas Ipin Siapkan Normalisasi Sungai Ngasinan Trenggalek

TRENGGALEK – Pemkab Trenggalek menyiapkan normalisasi Sungai Ngasinan di Kelurahan Kelutan, Kecamatan Trenggalek, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Raih Cita Negeri 2026: Penghargaan Ini Milik Seluruh Masyarakat Sumenep

JAKARTA – Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, meraih Anugerah Cita Negeri 2026 yang diselenggarakan ...