Kamis
08 Oktober 2026 | 12 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Vaksinasi di DPRD Jatim, Kusnadi: Anggota Dewan Harus Bebas Covid-19

pdip-jatim-kusnadi-150121-1

SURABAYA – Sebagai salah satu kelompok pelayan publik, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur mulai menjalani vaksinasi dosis pertama di Gedung DPRD, Jalan Indrapura Surabaya pada 14.00 – 17.00 WIB, Jumat (26/2/2021). 

Ketua DPRD Jawa Timur, Kusnadi mengucapkan terima kasih karena anggota dewan berkesempatan mendapatkan vaksinasi, sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

“Karena bagaimanapun interaksi teman-teman anggota terhadap masyarakat itu kan tinggi, Kalau anggota sendiri membawa virus itu nanti kan bisa menyebarkan ke masyarakat, sehingga memang anggota dewan harus terbebas dari Covid-19,” kata Kusnadi.

Pria yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim ini menambahkan, dengan adanya vaksinasi ini, diharapkan anggota DPRD Jawa Timur sebagai unsur pemerintahan bisa tetap menjalankan tugas-tugasnya dengan baik, untuk bisa bersama dengan rakyat bergotong royong membuat provinsi ini bangkit dari kondisi pandemi.

Baca juga: Kusnadi: Vaksinasi Bukti Tanggung Jawab Pemerintah pada Rakyat

Kusnadi sendiri sudah mengikuti vaksinasi di gedung negara Grahadi pada Kamis (14/1/2021) lalu. Vaksinasi diikuti jajaran Forkopimda dan tokoh masyarakat ini sebagai awal pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Jatim. 

Sementara itu, salah satu anggota Komisi A DPRD Jawa Timur, Diana Amaliyah Verawatiningsih menyambut baik adanya vaksinasi ini, mengingat dirinya berisiko terpapar virus Corona dengan mobilitasnya yang cukup tinggi. 

Terlebih, perempuan kelahiran Pacitan ini sekarang memiliki balita di usia menyusui. “Ini berita gembira untuk saya. Mungkin dengan divaksin, rasa khawatir saya bisa berkurang, bukan hilang tapi berkurang karena keluarga belum divaksin,” ujarnya. 

“Dan saya rasa ini aman karena sudah melewati penelitian,” tambah wakil rakyat dari dapil Jatim IX (Magetan, Ngawi, Ponorogo, Trenggalek, Pacitan) yang akrab disapa Sasa ini.

Sementara itu, anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Agatha Retnosari terpaksa harus menunda proses vaksinasi setelah sehari sebelumnya berkonsultasi terkait hipertiroid yang dialaminya.

“Karena saya punya hipertiroid jadi kemarin saya kontrol, semalam sudah muncul hasil lab nya dan saya bawa ke ahli endokrin di RS Premier dan beliau menyarankan untuk menunda vaksin. Saya harus diterapi dua minggu dulu, kemudian cek lagi tiroid saya, kalau sudah masuk range yang ditentukan baru boleh vaksin,” ujar Agatha.

Sekretaris DPRD Jatim, Andik Fadjar Tjahjono mengatakan, anggota DPRD Jawa Timur sendiri ada sebanyak 120 orang.

Untuk anggota dewan yang berhalangan mengikuti vaksinasi kali ini akan kembali dijadwalkan untuk mengikuti vaksinasi di lokasi berikutnya. (dhani)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

MILANGKORI

Doding Rahmadi: Pendidikan Agama Jadi Benteng Hadapi Hoaks dan Perubahan Zaman

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi mengingatkan pentingnya pendidikan agama sebagai salah ...
LEGISLATIF

Novita Minta Calon Dewas RRI Perhatikan Nasib Kontributor, Honorer, dan PPPK

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini meminta calon Dewan Pengawas (Dewas) Lembaga Penyiaran Publik ...
KRONIK

Gandeng BSI, Bupati Ipuk Perkuat Upaya Pengentasan Kemiskinan

BANYUWANGI – Upaya pengentasan kemiskinan di Banyuwangi terus diperkuat melalui kolaborasi banyak pihak. Kali ini, ...
EKSEKUTIF

Eri Ungkap Alasan 13 Kepala PD Surabaya Diganti: Bukan Soal Suka atau Tidak Suka

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan alasan pergantian 13 kepala perangkat daerah dalam setahun. Evaluasi ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Minta Kompetensi Guru di Kabupaten Kediri Ditingkatkan

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meminta kompetensi guru di Kabupaten Kediri terus ditingkatkan ...
KRONIK

Bupati Lukman Resmikan Pengaktifan Pompa P2AT Tragah, Harap Tingkatkan Intensitas Tanam

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten Bangkalan mengaktifkan kembali pompa P2AT (Proyek Pengembangan Air Tanah) di ...