oleh

Usai Dilantik, Risma-Whisnu Bisa Ubah APBD 2016

pdip-jatim-Adi-SutarwijonoSURABAYA – Wakil Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Adi Sutarwijono mengatakan, wali kota dan wakil wali kota terpilih, Risma dan Whisnu, bisa melakukan perubahan APBD 2016 setelah dilantik.

Perubahan anggaran tersebut dilaksanakan untuk menyesuaikan dengan visi–misi pasangan petahana yang terpilih kembali pada Pilkada 2015. “Perubahan itu bisa dilakukan sesuai visi-misi yang mereka usung,” kata Adi Sutarwijono, Minggu (3/1/2015).

Legislator yang juga Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya ini menegaskan, visi – misi tersebut akan diwujudkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), kemudian disahkan menjadi peraturan paerah (perda). RPJMD inilah yang nanti menjadi basis penyusunan APBD.

Perubahan APBD yang biasanya dilakukan pada Agustus atau September, jelas Awi, sapaan akrab Adi Sutarwijono, nantinya dapat dilaksanakan Maret. Pasalnya, saat ini dalam proses transisi.

“Pada kondisi normal memang pertengahan. Tapi ini kan dalam proses transisi,” katanya.

Awi menerangkan, meski merupakan pasangan petahana, namun program kerja yang direncanakan melalui visi – misi yang diusung bisa berkembang dari sebelumnya.

“Meski pejabatnya sama, tapi visi–misi Risma – Whisnu bisa berkembang dari pemerintahan lima tahun sebelumnya,” jelas alumnus Ilmu Politik FISIP Unair ini.

Visi–misi wali kota dan wakil wali kota, tambah dia, dijalankan melalui politik anggaran yang diterjemahkan dalam bentuk pembiayaan pada sejumlah program pembangunan yang sudah direncanakan. “Dari program yang disusun itu, lewat politik anggaran itu hasilnya dirasakan masyarakat Surabaya,” ujar dia.

Awi menambahkan, RAPBD Kota 2016 diajukan pejabat wali kota. Namun, RAPBD tersebut berasal dari Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) yang ditandatangani wali kota sebelumnya.

“RKPD ditandatangani oleh Bu Risma, sebelum beliau lengser ,” ungkapnya. (goek)