Jumat
24 April 2026 | 6 : 19

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Universitas Bergengsi di Tiongkok Ini Anugerahi Megawati Gelar Doktor Kehormatan

pdip-jatim-megawati-doktor-hc-unp-3

JAKARTA – Presiden ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri bakal kembali menerima gelar Doktor Kehormatan (Honoris Causa). Gelar Dr Honoris Causa (HC) ke-8 kali ini diterima Ketua Umum PDI Perjuangan tersebut dalam bidang Diplomasi Ekonomi dari Fujian Normal University (FNU), Fuzhou, Tiongkok, pada Senin (5/11/2018).

Di acara penganugerahan penghargaan ini Megawati akan menyampaikan orasi ilmiah. Penghargaan akan diserahkan di depan Presiden FNU, Profesor Doktor Wang Changping, Para Guru Besar, Senat, Dewan FNU, Dubes Indonesia untuk Republik Rakyat Tiongkok, Djauhari Oratmangun, Gubernur Provinsi Fujian, Tang Dengjie, serta Masyarakat Akademisi FNU.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto merasa senang dan bangga atas penerimaan gelar kehormatan tersebut. “Dan memberikan apresiasi karena Ibu Megawati Soekarnoputri akan menerima gelar kehormatan dalam bidang Diplomasi Ekonomi dari Fujian Normal University yang merupakan salah satu universitas paling bergengsi di Tiongkok,” kat Hasto, Minggu (4/11/2018).

Sebelumnya, Megawati sudah menerima tujuh gelar doktor kehormatan dari Universitas Waseda Tokyo di Jepang (2001); Moscow State Institute of International Relation di Rusia (2003); Korea Maritime and Ocean University di Korea Selatan (2015); Universitas Padjadjaran Bandung (2016); Universitas Negeri Padang (2017); dan Mokpo National University di Korea Selatan (2017), Doktor Honoris Causa bidang politik pemerintahan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (2018).

Akan turut hadir mendampingi Megawati di acara ini adalah sejumlah pengurus DPP PDI Perjuangan seperti Rokhmin Dahuri dan M Prananda Prabowo. Orasi ilmiah Megawati akan mengangkat tentang pandangan politik dan ekonomi termasuk paparan tentang hubungan Indonesia-China yang memiliki akar historis.

“Khususnya menjelang penyelenggaraan Konferensi Asia-Afrika 1955. Saat Bung Karno mengajak Republik Rakyat Tiongkok untuk membuka diri,” kata Hasto.

Usai penerimaan gelar HC, Megawati akan bertemu pelajar Indonesia di kampus FNU. Megawati kemudian tergang menuju Seoul, Korea Selatan untuk menjadi salah satu keynote speaker pada The KOR-ASIA Forum, Rabu, (7/11/2018) dengan tema Perdamaian di Semenanjung Korea, Peluang Asia untuk Kemajuan.

“Kehadiran Ibu Megawati mengingat peran Megawati yang selama ini aktif mendorong perdamaian di Semenanjung Korea,” kata Hasto. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Pemkab Lamongan Perkuat Komitmen Penurunan Stunting Melalui Program Genting

LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten Lamongan terus menunjukkan langkah konkret dalam mencetak generasi emas yang bebas ...
KRONIK

Ratusan Kasus Narkoba Menghantui Lumajang, Desa Tunjungrejo Perkuat Ketahanan Lewat Penyuluhan Hukum

LUMAJANG – Memajukan desa tak sekadar membangun infrastruktur. Juga bagaimana pembangunan sumber daya manusia (SDM) ...
KABAR CABANG

Ficky Septalinda: Sinergi Tiga Pilar Partai, Strategi Mencapai Kemenangan Kontestasi Politik

BANYUWANGI – Menjaga soliditas dan kekompakan tiga pilar Partai menjadi strategi dan kunci utama PDI Perjuangan ...
KRONIK

Erma Inisiasi Program Nelayan Ramah Lingkungan di Pantai Sidem Tulungagung

TULUNGAGUNG – Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti, menginisiasi program nelayan tanah ...
LEGISLATIF

Fery Sudarsono Serahkan 10 Ribu Bibit Buah, Dorong Kemandirian Pangan Warga Madiun

MADIUN – Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono membagikan 10 ribu bibit tanaman produktif kepada masyarakat di ...
KRONIK

Antisipasi Kemarau Ekstrem, Pemkab Ngawi Petakan Sawah Rentan Terdampak dan Percepat Tandur 

NGAWI – Sejumlah langkah antipasi dilakukan Pemerintah Kabupaten Ngawi dalam menghadapi ancaman kemarau ekstrem ...