Minggu
26 April 2026 | 6 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Unggul di Pemilih Muhammadiyah dan NU, Survei: 01 Lebih Mewakili Aspirasi Umat Islam

pdip-jatim-jokowi-maruf-surat-suara

JAKARTA – Pasangan Capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin dinilai lebih mewakili aspirasi umat Islam ketimbang  pasangan Prabowo -Sandiaga.

Hasil survei Indo Barometer menunjukkan, dari total pemilih Islam sebesar 87,9 persen, 47,9 persen menyebutkan Jokowi-Ma’ruf mewakili aspirasi umat Islam.

“Sedangkan 28,2 persen mengaku menjawab Prabowo-Sandi mewakili aspirasi umat Islam,” kata peneliti Indo Barometer Hadi Suprapto Rusli di Hotel Century, Jakarta, Selasa (2/4/2019).

“Sedangkan 24,7 persen tidak memberikan jawaban atau tidak tahu,” lanjut dia.

Baca juga: Jokowi-Ma’ruf Masih Unggul Telak

Bila dibedah ke masing-masing personal, dari total pemilih muslim, sebanyak 45,5 persen umat Islam menyatakan Jokowi mewakili aspirasi umat Islam. Sedangkan 30 persen menyatakan Prabowo mewakili aspirasi umat Islam. Sementara itu 24,5 persen tak menjawab.

Kemudian, jika kedua cawapres dihadap-hadapkan, dari total pemilih muslim, 55,4 persen menyatakan Ma’ruf mewakili aspirasi umat Islam. Sedangkan 24,8 persen menyatakan Sandiaga mewakili aspirasi umat Islam. Sementara itu 28,5 persen tidak menjawab.

Survei Indo Barometer juga menyatakan pasangan Jokowi-Ma’ruf mengungguli Prabowo-Sandiaga di kalangan pemilih Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU).

Di kalangan pemilih Muhammadiyah, sebesar 45 persen responden menyatakan dukungan atau memilih Jokowi-Ma’ruf, sedangkan Prabowo-Sandi dipilih 35 persen responden Muhammadiyah.

“Sedangkan di segmen pemilih NU, Jokowi-Ma’ruf memperoleh dukungan 54 persen dan Prabowo-Sandi sebesar 31,2 persen,” terang Hadi Suprapto.

Sementara itu, sebanyak 14,8 persen responden di kalangan NU dan 20 persen responden Muhammadiyah tidak menjawab saat ditanya pilihan mereka pada Pilres 2019.

Hadi menyatakan, besarnya dukungan dari NU dan Muhammadiyah karena Jokowi kerap mengajak sejumlah tokoh dari kedua organisasi tersebut.

Sementara itu, di kalangan pemilih Muhammadiyah yang awalnya diprediksi bakal minim dukungan kepada petahana, Jokowi juga kerap mendatangi kampus serta acara besarnya. Dengan demikian, lanjut Hadi, Jokowi memanen dukungan lebih daripada Prabowo-Sandiaga.

“Ya mungkin itu (kunjungan ke acara Muhammadiyah) memberikan simpati bagi pemilih-pemilih Muhammadiyah sendiri,” lanjut dia.

Survei ini dilakukan Indo Barometer pada 15-21 Maret di 34 provinsi. Jumlah respondennya mencapai 1.200 orang yang telah memiliki hak pilih dengan margin of error 2,83 persen dan tingkat kepercayaannya 95 persen. Metode yang digunakan dalam survei ini ialah multistage random sampling. Survei dilakukan secara independen oleh Indo Barometer. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Belajar Ideologi dengan Cara Kekinian, 341 Calon PAC PDIP Jember Ikuti Pembekalan Interaktif

Pembekalan 341 calon pengurus PAC PDIP Jember dikemas interaktif dengan storytelling dan kuis digital untuk perkuat ...
KABAR CABANG

Ribuan Kader Hadiri Musancab PDIP Sumenep, Fauzi: Momentum Konsolidasi Organisasi

SUMENEP – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) ...
KRONIK

Pulihkan Ekosistem Danau Ranu Grati, Zaini Bersama Relawan RDEE Pasuruan Tuang 2.500 Liter Eco Enzyme

KABUPATEN PASURUAN – Upaya pelestarian lingkungan di Kabupaten Pasuruan terus digalakkan secara swadaya. Komunitas ...
HEADLINE

PDIP Sumenep Tuntas Musancab, Said Abdullah: Partai Bertanggung Jawab pada Reorganisasi

SUMENEP — Sebanyak 27 kecamatan di Kabupaten Sumenep telah menuntaskan pelaksanaan Musyawarah Anak Cabang ...
KRONIK

Musancab PDIP Sumenep Dibuka Tari Kembang Paseser, Tegaskan Komitmen Lestarikan Budaya

SUMENEP – Musyawarah Anak Cabang (Musancab) DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep dibuka dengan penampilan Tari ...
KRONIK

Dari Nongkrong ke Politik, Cerita Anak Muda yang Pelan-Pelan Mengubah Wajah PDIP di Malang

DI sebuah ruang yang dulu identik dengan rapat serius dan wajah-wajah senior, kini mulai terdengar obrolan yang ...