Senin
03 Agustus 2026 | 4 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kelompok Seni Tiban di Blitar Tumbuh Pesat sejak 2021, Jadi Tanda Kuatnya Kesadaran Budaya

pdip jatim 260428 GW

Jumlah kelompok seni tiban di Blitar meningkat dari 6 menjadi 20 sejak 2021, didorong kesadaran masyarakat dan dukungan pemerintah.

BLITAR — Perkembangan jumlah kelompok seni tiban di Kabupaten Blitar menunjukkan tren signifikan sejak 2021. Dari yang semula hanya enam kelompok, kini meningkat menjadi 20 kelompok aktif, mencerminkan tumbuhnya kesadaran masyarakat dalam menjaga warisan budaya lokal.

Peningkatan ini disampaikan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur yang juga pembina Paguyuban Seni Tiban Blitar-Tulungagung Guntur Wahono dalam pengukuhan Pengurus Paguyuban Seni Tiban Kabupaten Blitar masa bakti 2026–2029 di Pendopo Ronggo Hadinegoro, Senin (27/4/2026).

“Perkembangan ini menjadi indikator kuat bahwa masyarakat semakin sadar pentingnya melestarikan budaya leluhur,” ujarnya.

Menurut Guntur, lonjakan jumlah kelompok seni tiban tidak lepas dari meningkatnya partisipasi masyarakat, terutama generasi muda, dalam menjaga kesenian tradisional.

Selain itu, proses regenerasi dalam organisasi juga menjadi faktor penting yang membuat seni tiban tetap hidup dan berkembang.

“Regenerasi kepengurusan menjadi langkah strategis agar program bisa berlanjut dan kualitasnya meningkat,” tegasnya.

Bupati Blitar, Rijanto, mengapresiasi konsistensi para pelaku seni yang terus menjaga eksistensi tiban di tengah arus modernisasi.

Ia menilai pertumbuhan kelompok seni ini menjadi bukti bahwa identitas budaya daerah masih terjaga dengan kuat.

“Ini menunjukkan semangat masyarakat dalam merawat budaya lokal masih sangat tinggi,” ujarnya.

Rijanto menegaskan, pemerintah daerah akan terus mendorong seni tiban agar tidak hanya lestari, tetapi juga mampu berkembang hingga ke tingkat nasional.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, pembina, dan komunitas menjadi kunci untuk memperluas ruang ekspresi sekaligus meningkatkan kualitas pertunjukan.

Pengukuhan pengurus paguyuban ini juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat kelembagaan seni tradisi di Blitar.

Dengan tata kelola yang lebih baik, paguyuban diharapkan mampu menjadi wadah pembinaan berkelanjutan sekaligus mendukung penguatan sektor kebudayaan daerah. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Yordan Batara Goa Dorong Guru Tanamkan Moderasi Beragama dalam Pembelajaran

Ketua Bapemperda DPRD Jatim Yordan Batara Goa mendorong guru mengintegrasikan moderasi beragama dalam pembelajaran ...
SEMENTARA ITU...

Pemkab Blitar Usulkan Barongan Kucingan Blitaran Jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia

Pemkab Blitar mengusulkan Barongan Kucingan Blitaran menjadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia sebagai upaya ...
KRONIK

Bupati Fauzi Buka Rangkaian Lomba HUT Kemerdekaan, “Sekali Merdeka, Tetap Merdeka”

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menggelar apel gabungan di halaman Kantor Pemkab setempat, pada ...
KRONIK

Deni Wicaksono Sebut Putusan MK Soal MBG Selaras Aspirasi PDI Perjuangan

SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Deni Wicaksono, memberikan dukungan penuh terhadap putusan Mahkamah ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Bangkalan Distribusikan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

BANGKALAN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bangkalan mendistribusikan bantuan air bersih ke sejumlah wilayah yang ...
KRONIK

HUT ke-11 Asosiasi BPD, Erma Harap Semakin Solid dan Inspiratif

TULUNGAGUNG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti, mengucapkan selamat HUT ke-11 ...