Minggu
08 November 2026 | 4 : 58

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kelompok Seni Tiban di Blitar Tumbuh Pesat sejak 2021, Jadi Tanda Kuatnya Kesadaran Budaya

pdip jatim 260428 GW

Jumlah kelompok seni tiban di Blitar meningkat dari 6 menjadi 20 sejak 2021, didorong kesadaran masyarakat dan dukungan pemerintah.

BLITAR — Perkembangan jumlah kelompok seni tiban di Kabupaten Blitar menunjukkan tren signifikan sejak 2021. Dari yang semula hanya enam kelompok, kini meningkat menjadi 20 kelompok aktif, mencerminkan tumbuhnya kesadaran masyarakat dalam menjaga warisan budaya lokal.

Peningkatan ini disampaikan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur yang juga pembina Paguyuban Seni Tiban Blitar-Tulungagung Guntur Wahono dalam pengukuhan Pengurus Paguyuban Seni Tiban Kabupaten Blitar masa bakti 2026–2029 di Pendopo Ronggo Hadinegoro, Senin (27/4/2026).

“Perkembangan ini menjadi indikator kuat bahwa masyarakat semakin sadar pentingnya melestarikan budaya leluhur,” ujarnya.

Menurut Guntur, lonjakan jumlah kelompok seni tiban tidak lepas dari meningkatnya partisipasi masyarakat, terutama generasi muda, dalam menjaga kesenian tradisional.

Selain itu, proses regenerasi dalam organisasi juga menjadi faktor penting yang membuat seni tiban tetap hidup dan berkembang.

“Regenerasi kepengurusan menjadi langkah strategis agar program bisa berlanjut dan kualitasnya meningkat,” tegasnya.

Bupati Blitar, Rijanto, mengapresiasi konsistensi para pelaku seni yang terus menjaga eksistensi tiban di tengah arus modernisasi.

Ia menilai pertumbuhan kelompok seni ini menjadi bukti bahwa identitas budaya daerah masih terjaga dengan kuat.

“Ini menunjukkan semangat masyarakat dalam merawat budaya lokal masih sangat tinggi,” ujarnya.

Rijanto menegaskan, pemerintah daerah akan terus mendorong seni tiban agar tidak hanya lestari, tetapi juga mampu berkembang hingga ke tingkat nasional.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, pembina, dan komunitas menjadi kunci untuk memperluas ruang ekspresi sekaligus meningkatkan kualitas pertunjukan.

Pengukuhan pengurus paguyuban ini juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat kelembagaan seni tradisi di Blitar.

Dengan tata kelola yang lebih baik, paguyuban diharapkan mampu menjadi wadah pembinaan berkelanjutan sekaligus mendukung penguatan sektor kebudayaan daerah. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Deni Wicaksono: Partai Politik Harus Beri Ruang Anak Muda Berkarya, Bukan Sekadar Dibutuhkan Saat Pemilu

BLITAR — Partai politik harus menyediakan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, menyampaikan ...
KABAR CABANG

DPC Lumajang Salurkan Bantuan untuk Warga Tempursari Terdampak Bencana

LUMAJANG — Sebagai wujud solidaritas dan kepedulian sosial, jajaran kader PDI Perjuangan Kabupaten Lumajang ...
KABAR CABANG

Dari Buku ke Layar Lebar, PDI Perjuangan Jember Bangun Tradisi Pendidikan Politik

JEMBER – Pendidikan politik tidak harus berlangsung di ruang seminar atau melalui pidato politik. DPC PDI ...
KRONIK

Soekarno Run Blitar Diikuti 4.200 Peserta, Hotel hingga UMKM Berpeluang Raup Dampak Ekonomi

BLITAR — Sebanyak 4.200 peserta dari berbagai daerah dijadwalkan mengikuti Soekarno Run 2026 di Kota Blitar, Minggu ...
KRONIK

Banyuwangi Raih Penghargaan Sidaya Awards 2026, Punya 153 Sekolah Lansia

BANYUWANGI – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi mewujudkan lansia yang sehat, mandiri, dan produktif ...
HEADLINE

Hasto: Soekarno Run Dorong Anak Muda Berani Ambil Peran untuk Bangsa

BLITAR – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mendorong generasi muda memiliki keberanian ...