Sabtu
05 September 2026 | 11 : 19

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Umar Bashor Pantau Percepatan Penyaluran Bantuan Sosial di Jember

IMG-20220204-WA0024_copy_1200x676

JEMBER – Menjalankan tugas-tugas pengawasan  percepatan penyaluran bantuan sosial di Kabupaten Jember, Kamis (3/2/2022), anggota Komisi VIII DPR RI, Umar Bashor memberikan apresiasi terhadap Bank Mandiri dan Dinas Sosial Jember.

Pasalnya, menurut Umar Bashor, Kabupaten Jember telah melaksanakan penyaluran dengan baik dan secepat mungkin.

Umar, sapaan akrabnya mengatakan bahwa ia menerima data dari Kementerian Sosial bahwa per tanggal 17 Januari 2022 terdapat 23 ribu KPM yang belum tersalur. Namun, sekarang tersisa 11 ribu yang masih proses penyaluran dan dijadwalkan sejak 31 Januari 2022 sampai 4 Februari 2022 di 9 titik.

“Saya merasa senang dan mengapresiasi Pemkab Jember melalui Dinsos dan Bank Mandiri yang sudah menyikapi permasalahan ini dengan baik. Mudah-mudahan sampai akhir Februari ini, dapat tersalurkan semuanya,” ujarnya.

Umar menekankan supaya Pemkab Jember dan Bank Mandiri bisa dengan segera menyelesaikan bantuan sosial yang belum tersalur. Sehingga, dengan demikian anggaran bantuan sosial dari Kementerian Sosial bisa terserap dengan maksimal.

Sebagai wakil rakyat, Umar berharap supaya masyarakat yang kurang mampu benar-benar mendapatkan haknya. Mengingat, sesuai dengan Pasal 34 UUD 1945 menjelaskan bahwa fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara.

“Bahwa setiap warga negara Indonesia berhak untuk hidup layak, bermartabat sebagaimana yang terkandung dalam nilai-nilai pancasila Sila ke-5. Oleh karena itu, negara wajib hadir dalam rangka memenuhi hak tersebut,” terangnya.

Selain itu, Umar Bashor juga mengingatkan terkait keakuratan serta kevalidan data DTKS. Mengingat, data DTKS merupakan data yang paling mendasar bagi masyarakat yang kurang mampu untuk mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah.

Menurutnya, data DTKS harus terus dilakukan perbaikan melalui verifikasi lapangan. Karena, kehidupan masyarakat sosial sangat dinamis dan dapat berubah kapan saja.

“Orang yang meninggal, orang yang pindah domisili, atau bahkan orang yang sudah mampu dan mereka-mereka ternyata datanya masih ada, otomatis masih mendapatkan bantuan. Nah, yang begini ini harus dilakukan perbaikan data supaya penerima bantuan lebih tepat sasaran,” katanya.

Dalam monev di Kabupaten Jember ini, Umar Bashor meninjau percepatan penyaluran bantuan sosial di 3 titik, yakni di Bank Mandiri Alun-Alun, Kantor Kecamatan Tanggul, dan Kantor Kecamatan Sumberbaru. (ndy/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDI Perjuangan Trenggalek Gelontor Ribuan Liter Air Bersih, Sehari Lima Desa Jadi Sasaran

TRENGGALEK – PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek menggelontorkan ribuan liter air bersih ke desa-desa yang ...
KRONIK

Banyuwangi Gelar “Festival Literasi Using”, Upaya Lestarikan Bahasa Daerah

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar Festival Literasi Using. Ajang ini menjadi cara ...
LEGISLATIF

Model Malang Berhasil, Untari Akan Perluas Pelestarian Aksara Jawa ke Seluruh Sekolah di Jatim

MALANG – Keberhasilan penerapan model pembelajaran dan pelestarian aksara Jawa di sejumlah sekolah di Malang ...
KRONIK

Waktu Tinggal Tiga Bulan, Widarto Pesimistis APBD Jember 2026 Terserap Optimal

JEMBER – Tambahan ruang fiskal Kabupaten Jember mencapai ratusan miliar rupiah. Namun, waktu untuk membelanjakannya ...
KRONIK

Di Tempat Hasto Dilahirkan, Demokrasi Dibicarakan Lewat Gamelan dan Tarian

YOGYAKARTA – Tidak ada kemewahan ruang pertemuan hotel. Tidak ada pendingin udara yang membuat suasana malam terasa ...
LEGISLATIF

Puan Dukung Penegakan Hukum 21 Badan Usaha Terkait Karhutla, Minta Prosesnya Transparan

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendukung langkah Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) melakukan penegakan hukum ...