Selasa
21 April 2026 | 6 : 59

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Uji Publik, Sutardi Paparkan Raperda Pendidikan Inklusif

pdip jatim 230915 uji publik 1

MADIUN – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun Sutardi memaparkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif di Kota Madiun.

Dalam paparannya, Sutardi menyebut bahwa maksud Raperda pendidikan inklusif adalah sebagai pedoman penyelenggaraan pendidikan inklusif di daerah.

Dan juga untuk memberikan kesempatan kepada semua peserta didik yang merupakan penyandang disabilitas atau memiliki potensi kecerdasan ataupun bakat istimewa untuk mengikuti pendidikan pembelajaran yang non diskriminatif.

Sedangkan tujuannya adalah untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada semua peserta didik berkebutuhan khusus yang memiliki kelainan fisik, emosional, mental, dan sosial atau memiliki potensi kecerdasan dan/atau bakat istimewa untuk memperoleh pendidikan yang bermutu sesuai dengan kebutuhan dan kemampuannya.

“Serta mewujudkan penyelenggaraan pendidikan yang menghargai keanekaragaman, dan tidak diskriminatif bagi semua peserta didik berkebutuhan khusus,” terang Sutardi di Kota Madiun, Jumat (15/9/2023).

Politisi senior PDI Perjuangan Kota Madiun ini menambahkan, peserta didik berkebutuhan khusus terdiri dari peserta didik penyandang disabilitas, memiliki potensi kecerdasan, bakat istimewa, dan korban penyalahgunaan obat-obatan terlarang.

Menurut Sutardi, untuk mensukseskan pendidikan inklusif diperlukan peran serta semua pihak, termasuk masyarakat.

Masyarakat secara umum membantu terselenggaranya pendidikan inklusif baik melalui tenaga, pikiran, dan/atau sumbangan sarana prasarana.

Selain itu, tidak mendiskriminasikan anak
berkebutuhan khusus dalam pemenuhan hak pendidikan, melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan pendidikan inklusif.

Sementara, peranan orang tua peserta didik inklusif sebagai mitra penyelenggara pendidikan inklusif bagi anak adalah dengan memberikan kesempatan dan akses
kepada anak untuk mendapatkan
pendidikan.

“Serta berperan aktif dan mendukung dalam program belajar anak di sekolah atau berperan aktif dan mendukung
pengembangan diri anak,” imbuhnya. (ant/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Tantri Bararoh Ajak Kader GMNI Kabupaten Malang Kritis dan Turun Bela Wong Cilik

Tantri Bararoh ajak kader GMNI Malang tetap kritis dan turun ke lapangan memperjuangkan wong cilik melalui gerakan ...
KRONIK

Musancab Trenggalek di Hari Kartini, Deni: Suara Perempuan Harus Didengar dalam Politik

Deni Wicaksono menegaskan peran perempuan dalam Musancab PDIP Trenggalek dengan keterwakilan minimal 30 persen ...
LEGISLATIF

Renny Pramana: Semangat Kartini Harus Pastikan Perempuan Tuntas Pendidikan dan Berdaya

Renny Pramana menegaskan semangat Kartini harus memastikan perempuan tidak hanya mendapat akses, tetapi juga ...
KABAR CABANG

Inda Raya: Perempuan Harus Tingkatkan Kapasitas, Berani Bersuara dan Ambil Peran

Inda Raya menegaskan perempuan harus meningkatkan kapasitas, berani bersuara, dan mengambil peran strategis dalam ...
LEGISLATIF

Erma Susanti Dorong UMKM Perikanan Terintegrasi, Tak Cukup Produksi Saja

Erma Susanti dorong UMKM perikanan Blitar terintegrasi dari produksi hingga pasar, manfaatkan peluang program MBG. ...
KABAR CABANG

Gus Ipin Minta PAC PDIP Trenggalek Turun Langsung Atasi Kemiskinan

Gus Ipin menegaskan PAC PDIP Trenggalek harus menjadi pelayan masyarakat, fokus pada penanggulangan kemiskinan dan ...