Kamis
19 Februari 2026 | 9 : 54

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Turunkan Kemiskinan, Cak Eri Siapkan Lapangan Kerja bagi Keluarga MBR

pdip-jatim-211230-umkm-surabaya-1

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berkomitmen terus menurunkan angka kemiskinan warga di wilayahnya dengan memperbanyak program padat karya.

Salah caranya, membuka lapangan pekerjaan, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan kehilangan pekerjaan akibat Covid-19 melalui pendampingan serta pemberdayaan UMKM.

Menurut Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, UMKM merupakan pilar penting dalam menggerakkan perekonomian Indonesia.

“Karena itulah saya membuka lapangan pekerjaan untuk teman-teman keluarga MBR. Sehingga mereka punya penghasilan dan bisa lepas dari MBR,” kata Eri Cahyadi, Rabu (29/12/2021).

Politisi PDI Perjuangan tersebut juga mengingatkan anak muda, khususnya anak dari keluarga MBR, agar tidak hanya berpangku tangan. Namun terus gigih berupaya, sembari pemkot menyiapkan lapangan kerja untuk mereka.

“Jadi keluarga MBR yang masih muda jangan hanya nadah atau meminta. Saya sudah perintahkan teman-teman semuanya untuk mendata yang muda-muda itu berapa, agar dijadikan pengusaha,” ujarnya.

Lapangan kerja yang tengah digarap pemkot, di antaranya berupa servis mobil atau cuci kendaraan bermotor. Nantinya yang mengelola usaha itu adalah anak-anak muda dari keluarga MBR.

“Kita akan buka tempat servis atau cuci mobil, nanti juga (yang mengelola) dari teman-teman yang memang belum punya pekerjaan, yang mereka harus dari keluarga MBR. Makanya kita buatkan pekerjaan dan yang bekerja nanti biar teman-teman, semuanya warga Surabaya,” beber Eri.

Banteng Surabaya yang akrab disapa Cak Eri tersebut menyampaikan, bahwa hal ini sesuai dengan arahan Presiden RI Jokowi yang menginstruksikan agar setiap kepala daerah memperbanyak program padat karya.

“Sehingga apa yang diinginkan Pak Presiden itu kita lakukan, yakni program padat karya. Sehingga masing-masing warga mendapat penghasilan dan ekonominya bisa naik,” ujarnya.

Di sisi lain, dia juga mengungkapkan, bahwa pemkot berupaya meningkatkan kualitas produk UMKM agar jangkauan pasarnya lebih luas.

Bahkan, pemkot turut membantu mempromosikan produk UMKM ke sektor Perbankan, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) maupun semua investor yang ada di Surabaya.

“harapan saya ada kolaborasi sinergi antara pemerintah, BUMD, Perbankan dan semua investasi yang ada di Surabaya. Sehingga bisa bergerak bersama,” kata Cak Eri.

Selain itu, supaya produksi UMKM Kota Pahlawan bisa terus bergerak, pihaknya juga mendorong aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Surabaya dan masyarakat luas untuk selalu menggunakan produk UMKM.

“Seperti yang pernah saya sampaikan bahwa bagaimana supaya anak-anak kita SD-SMP, anak ASN, agar menggunakan sepatu atau seragam produknya UMKM,” pesannya. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Said Abdullah Salurkan Zakat Mal ke Ribuan Jemaah Tarawih di Sumenep

SUMENEP – Ketua Banggar DPR RI sekaligus Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, MH Said Abdullah, menunaikan zakat mal ...
KRONIK

Bupati Ipuk Deklarasi Banyuwangi ASRI, Program Kebersihan Berkelanjutan dan Terintegrasi

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengakselerasi Program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan ...
KRONIK

Warga Ngrayun Ponorogo Lapor ke Sasa, Jembatan yang Ambrol didatangi Wakil Bupati

PONOROGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo meninjau langsung jembatan kerek darurat di Dusun Purworejo, Desa ...
KRONIK

Dari Pena ke Pengabdian, Perjalanan Martha Membangun Desa dan Literasi

BONDOWOSO – Di sebuah sudut Desa Penambangan, Kecamatan Curahdami, cerita tentang perubahan tidak selalu dimulai ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tegaskan Dana Rp5 Juta per RW Bukan untuk Seremoni, Tapi Latih Kemandirian Gen Z

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan program alokasi dana Rp5 juta per bulan untuk setiap Rukun ...
LEGISLATIF

Candra Soroti Minimnya Respons DTPHP Jember dalam Pemenuhan Data Pertanian

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto, menyayangkan belum dipenuhinya permintaan data kepada Dinas ...