Selasa
28 Juli 2026 | 11 : 19

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Turunkan Angka Stunting, Pemkab Ponorogo Bagikan TTD ke Pelajar

PDIP-Jatim-Bupati-Sugiri-01112023

PONOROGO – Penurunan angka stunting terus digencarkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo. Kali ini, peserta didik, baik di bawah naungan Dinas Pendidikan Ponorogo maupun Kementerian Agama Ponorogo, diajak turut andil dalam pencegahan stunting.

Salah satunya dengan mengonsumsi tablet tambah darah (TTD) yang diberikan secara gratis oleh pemerintah. Pengonsumsian TTD ini khusus untuk peserta didik perempuan tingkat SMP/MTs/sederajat dan SMA/MA/sederajat se-Kabupaten Ponorogo.

“Maka kita bersama OPD inisiasi agar anak-anak sehat untuk cegah sesuatu, terutama stunting. Diberikan tablet tambah darah untuk remaja putri,” ujar Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, usai memberikan TTD secara simbolis di Gedung Terpadu Ponorogo, Selasa (31/10/2023).

Menurut Bupati Sugiri, stunting tak hanya diobati setelah gagal tumbuh anak terjadi. Namun sejak dini harus bisa dicegah.

“Jauh ditarik ke belakang bahwa anak-anak remaja suatu saat akan jadi ibu. Rahim yang berkualitas itu ibunya bergizi, sehat. Makanya sejak dini dikasih tablet tambah darah,” jelas politisi PDI Perjuangan itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Ponorogo, Diah Ayu Puspitaningarti, mengatakan, dosis konsumsi TTD adalah 1 kali dalam seminggu. Pemberian TTD di setiap sekolah melalui Puskesmas di wilayah masing-masing.

“Di Puskesmas disediakan, setiap Minggu diberikan. Dipantau sampai diminum dan itu terlapor,” ujar Ayu.

Ayu juga menjelaskan, tujuan diberikannya TTD adalah untuk pencegahan stunting sedini mungkin. Ia berharap, kegiatan tersebut mampu meningkatkan kepatuhan remaja putri untuk mengonsumsi TTD dan meningkatkan aksi bergizi di seluruh sekolah.

“Karena stunting nggak hanya diobati saja, tapi dicegah sedini mungkin supaya ibu sehat, anaknya juga sehat,” pungkasnya.

Program yang tertuang dalam “Aksi Gizi” itu merupakan komitmen empat organisasi perangkat daerah (OPD) di Ponorogo. Yakni Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, dan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Bencana yang ditandai dengan penandatanganan surat keputusan bersama (SKB). (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Magetan Beri Catatan Pertanggungjawaban APBD 2025, SiLPA Tinggi PAD Belum Optimal

MAGETAN – DPRD Kabupaten Magetan menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Pengambilan Keputusan terhadap Rancangan ...
KABAR CABANG

DPC Nganjuk Gelar Khataman dan Sarasehan Peringati 30 Tahun Kudatuli

NGANJUK – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk menggelar rangkaian kegiatan doa bersama ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Siapkan Lomba SWK, Dorong Pengelolaan Kuliner Lebih Profesional dan Transparan

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyiapkan lomba SWK untuk mendorong pengelolaan yang lebih profesional, transparan, ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Jember Desak APBD 2027 Prioritaskan PPPK, Pengelolaan Sampah, dan Infrastruktur Desa

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember menyampaikan empat catatan strategis dalam pembahasan ...
LEGISLATIF

Renny Pramana: Keberhasilan Reses Diukur dari Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Wara Sundari Renny Pramana, menegaskan keberhasilan reses ...
KABAR CABANG

PDIP Kabupaten Malang: Kudatuli Ingatkan Demokrasi Harus Terus Dijaga

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang menegaskan Kudatuli menjadi pengingat penting agar demokrasi terus dijaga ...