Selasa
21 Juli 2026 | 10 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

TPA Ngipik Gresik Olah Sampah Jadi Briket, Sukses Diujicoba Untuk Bahan Bakar Produksi Tahu

IMG-20230607-WA0049_copy_900x507

Per 2,5 ton sampah jadi 100 kilogram briket. Berpotensi jadi bahan bakar alternatif pengganti kayu bakar bagi UMKM.

GRESIK – Pengolahan sampah di TPA Ngipik menggunakan mesin Refused Derived Fuel (RDF) akhirnya bisa dimanfaatkan oleh pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Pasalnya, sampah yang sudah diproses dengan RDF berhasil diolah sebagai sumber energi bahan bakar alternatif berupa briket. Dalam waktu satu jam berhasil memproduksi 100 kilogram (kg) briket.

“Briket ini bisa menjadi bahan bakar industri rumahan,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat peluncuran mesin RDF di TPA Ngipik.

Bupati yang diusung PDI Perjuangan itu menyebutkan, mesin RDF dipilih sebagai senjata utama pengolahan sampah di TPA Ngipik. Nantinya juga digunakan di tempat lain yang saat ini masih proses pembangunan.

“Momen hari lingkungan hidup sedunia ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik mampu tampil apik dalam menangani sampah dengan cara diolah secara modern,” ujarnya.

Gus Yani menyebutkan, mesin RDF mampu mengolah 2,5 ton sampah per jam. Dan mampu menghasilkan briket sebanyak 100 kg per jam.

Tidak itu saja, briket yang telah jadi langsung diujicobakan di beberapa UMKM. Contohnya di UMKM yang ada di Menganti.

“Kemarin saya saksikan langsung ke pabrik tahu di Menganti, briket ini sangat berpotensi menggantikan kebutuhan kayu bakar disana. Mesin RDF ini terbukti memberikan dampak positif dalam peningkatan UMKM di Gresik,” imbuhnya.

Mantan Ketua DPRD Gresik itu menyatakan jika partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan. Untuk itu, DLH Gresik telah membagikan 30 container box sampah di beberapa desa dan kelurahan.

Harapannya, ini akan menjadi langkah awal dalam menciptakan disiplin buang sampah pada tempatnya dimulai dari tingkat desa.

“Maka nanti sampah yang sudah dikumpulkan di TPS akan mudah diangkut ke TPA. Sehingga bisa cepat dipilah dan diproses,” pungkasnya.

Diketahui, pada peluncuran mesin RDF ini, dihadiri Kepala DLH Gresik Sri Subaidah, Kepala Dinas PMD Abu Hasan, Kepala Dinas Sosial Ummi Khoiroh, Kepala Dinas Kesehatan Mukhibatul Khusnah, Kepala Diskoperindag Malahatul Fardah.

Berikutnya Camat Gresik, Lurah Kecamatan Kebomas, Manyar, Gresik, para pelaku UMKM sekitar, Vice President PT Petrokimia Gresik, perwakilan PT. Freeport, Asosiasi Bank Sampah Indonesia (Asobsi), dan REI Gresik. (mus/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...
SEMENTARA ITU...

Ketika Pelari Kenya Terjebak di Jember, Gotong Royong Mengantarnya Pulang

JEMBER — Debu musim kemarau beterbangan di sepanjang jalan Kota Jember. Matahari siang memantulkan hawa panas dari ...
KRONIK

Puan Maharani Tekankan Literasi Digital dan Komunikasi Negara untuk Tangkal Hoaks tentang DPR

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan maraknya hoaks yang menyasar DPR RI menjadi pengingat pentingnya ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Dorong Pemkot Percepat Pembangunan Pintu Air Kali Jagir

SURABAYA – Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat ...