Sabtu
10 Oktober 2026 | 2 : 30

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tjahjo: TNI-Polri Harus Netral

Tjahjo di acara Hanura di Surabaya 5 Juni 2014

Tjahjo di acara Hanura di Surabaya 5 Juni 2014SURABAYA – Ketua tim pemenangan Jokowi-Jusuf Kalla Tjahjo Kumolo minta aparat keamanan dan presiden bersikap netral dalam pemilu presiden 2014. “Kami tim pemenangan Jokowi JK memegang janji Bapak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang menginstruksikan seluruh jajaran TNI dan Polri harus netral,” ujar Tjahjo saat memberikan orasi politik dalam deklarasi Relawan Nurani Pro Jokowi JK di kantor DPD Partai Hanura Jatim Jl Lombok No 4 Surabaya, Kamis (5/6/2014).

Tjahjo menegaskan bahwa perintah presiden yang minta perwira tinggi TNI dan Polri untuk netral itu berarti pula bahwa para prajurit-prajurit di bawah yang masih aktif harus netral. Dia mengaku selama ini sudah banyak mendapat laporan dari masyarakat bahwa ada oknum aparat militer di bawah melakukan tekanan-tekanan untuk mendorong masyarakat memilih salah satu calon presiden.

“Jadi kasak kusuk bahwa ada oknum-oknum militer yang turun dari rumah ke rumah untuk memaksa memilih calon tertentu itu akan kami awasi betul,” ujar dia.

“Kalau ada oknum-oknum tentara dan kepolisian melakukan itu, kami PDI Perjuangan bersama PKB, Hanura, Nasdem, PKPI, relawan dan masyarakat akan melawan!” tegas Tjahjo yang juga Sekjen DPP PDI Perjuangan ini.

Menurut Tjahjo, pihaknya menginstruksikan seluruh jajaran partai dan relawan untuk mengawasi dan mencermati janji para petinggi TNI dan Polri itu untuk netral. “Kami instruksikan pada seluruh elemen pendukung bila ada oknum TNI Polri aktif yang tidak netral, jangan hanya dicatat tapi tangkap dan laporkan,” tambah dia.

“Termasuk saya pribadi sebagai Sekjend Partai minta kepada Bapak Presiden untuk netral, sehingga pilpres dapat berjalan dengan jujur dan adil,” ucapnya.

Seperti diberitakan, menjelang pemilu presiden, warga di kawasan Jakarta Pusat diresahkan oleh pendataan mengenai calon presiden dan calon wakil presiden yang akan dipilih. Pendataan itu dilakukan oleh orang yang mengaku babinsa. Masalahnya, dalam pendataan itu, warga diarahkan untuk memilih pasangan yang diusung Partai Gerindra, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sempat menunjukkan kemarahannya di hadapan 200 perwira tinggi TNI/Polri dalam pertemuan di Kementerian Pertahanan, Senin (2/6/2014). Presiden menyebutkan, ada jenderal aktif yang tidak netral dalam menghadapi Pemilu Presiden 2014. (sa)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

UMKM

Kisah Busono Membangun Kemandirian Petani Tembakau Senori

TUBAN — Kiprah kader partai politik tidak melulu soal adu gagasan di panggung kekuasaan. Di sudut Kabupaten Tuban, ...
KRONIK

Said Abdullah Dukung Rumah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani di Malang untuk Pendidikan Karakter

MALANG – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah mendukung pembangunan Rumah Tahfidz Al-Qur’an Puan ...
LEGISLATIF

Tinjau Talud Penahan Banjir Sungai Temon, Doding Rahmadi Targetkan Rampung Akhir Desember

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi meninjau progres pembangunan talud penahan banjir di ...
KRONIK

Konsolidasi di Kabupaten Malang, Said Abdullah Ingatkan Kader Jaga Amanah Rakyat

MALANG – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah mengingatkan pentingnya membangun paradigma baru ...
HEADLINE

Said Abdullah: Kedekatan Partai dengan Rakyat Harus Hadir Setiap Hari, Bukan Hanya Saat Pemilu

MALANG – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah menegaskan kedekatan partai politik dengan rakyat ...
KRONIK

Luncurkan Teman Lansia, Bupati Ipuk Pastikan Warga Senior Rentan Tak Luput dari Layanan

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terus memperkuat perhatian kepada warga lanjut usia (lansia), ...