Senin
12 Oktober 2026 | 7 : 27

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tjahjo Kumolo Dorong Pemda Terapkan Konsep Smart City

pdip-jatim-sekjen-tjahjo-kJAKARTA – Mendagri Tjahjo Kumolo mendorong setiap daerah menerapkan smart city atau kota cerdas. Pasalnya, penerapan konsep smart city ini bisa mempercepat setiap daerah dalam mencapai kesejahteraan melalui peningkatan pelayanan, pemberdayaan, dan peran serta masyarakat.

“Saya sangat mendorong agar pemerintah daerah yang mempunyai masalah perkotaan, dapat menggunakan pendekatan konsep smart city ini,” kata Tjahjo Kumolo, kemarin.

Mantan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan itu menjelaskan, konsep smart city sesungguhnya merupakan konsep pembangunan kota dari Jepang dengan memanfaatkan teknologi.

Untuk mencapai daerah yang smart city, itu tidak mudah. Menurut Tjahjo, Jepang saja membutuhkan waktu 20 tahun untuk dapat mengimplementasikan konsep itu dalam rangka menangani permasalahan di perkotaan.

Di Indonesia, ada beberapa kota yang sudah mengimplementasikan konsep smart city. Seperti Kota Jakarta, Kota Bandung, dan Kota Surabaya.

Dia menyebut, ada enam konsep smart city. Yakni smart economy (cerdas ekonomi), smart mobility (cerdas mobilitas), smart environment (cerdas lingkungan), smart government (cerdas pemerintahan), smart living (cerdas kehidupan), dan smart people (cerdas manusia).

Implementasi konsep smart city itu, ungkapnya, seperti Kota Jakarta dengan memasang kamera dan sensor di setiap sudut kota, serta aplikasi interaktif yang mendukungnya sehingga dapat mengurangi tingkat kemacetan di ibu kota Jakarta.

Contoh lain, Kota Bandung yang telah mengembangkan layanan akses internet di taman-taman kota sehingga menarik warga Kota Bandung untuk berkunjung ke taman.

Pun di Kota Surabaya dengan meningkatkan ruang terbuka hijau (RTH) menjadi 40 persen. Hal ini melebihi batas minimal 20 persen RTH sebagaimana diamanatkan dalam UU Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang.

“Juga pelayanan KTP-elektronik (e-KTP) oleh pemerintah daerah.  Hingga saat ini jumlah penduduk yang sudah perekaman data untuk pembuatan KTP elektronik sejumlah 156.706.981 jiwa (85,8 persen) dari 182.588.494 jiwa yang wajib KTP,” urainya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Dewanti Rumpoko: Keselamatan Penumpang Penyeberangan Harga Mati, Bukan Kompromi Bisnis

SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur Dewanti Rumpoko menegaskan keselamatan jiwa pengguna jasa transportasi ...
LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Beber Jalur Koreksi Desil Bansos, Warga Kediri Bisa Ajukan Pemutakhiran Data

KEDIRI – Anggota Komisi B DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mengingatkan warga agar memeriksa data kesejahteraan yang ...
KRONIK

RSUD Blambangan Raih Tiga Penghargaan NHR, Bupati Ipuk: Tolok Ukur Berbenah Tingkatkan Layanan

BANYUWANGI – RSUD Blambangan Banyuwangi meraih tiga penghargaan dalam ajang National Hospital Ranking (NHR) yang ...
KRONIK

Bupati Fauzi Upayakan Pemulangan 9 Nelayan Sumenep yang Ditahan di Australia

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk mengupayakan pemulangan sembilan ...
HEADLINE

HUT ke-81 Jatim, Deni: Pembangunan Berhasil Jika Rakyat Ikut Maju dan Merasakan Manfaatnya

SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono menegaskan keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari ...
KRONIK

Ratusan Kendaraan Dinas “Raib”, Andi PDIP Sebut Pemda Berpotensi Tanggung Kewajiban Pajak

BONDOWOSO – Sebanyak 409 kendaraan dinas milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab0) Bondowoso tidak diketahui ...