
JAKARTA – Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Tjahjo Kumolo berziarah ke makam mantan Ketua MPR RI, Taufiq Kiemas di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Selasa (31/12/2019).
Tjahjo datang ke TMP Kalibata setelah menghadiri acara tahlilah yang digelar Fraksi PDI Perjuangan. Mantan Sekjen PDI Perjuangan ini pun menceritakan kenangannya bersama Taufiq Kiemas semasa hidupnya.
Menurut Tjahjo, dia rutin berziarah ke makam suami Presiden Republik Indonesia ke-5, Megawati Soekarnoputri tersebut setiap bulan karena sudah menganggap Taufiq sebagai orangtua dan guru politiknya.
“Saya rutin setiap bulan sekali saya pasti ziarah kepada beliau (makam Taufiq Kiemas) ke sini dan hari ini ulang tahun almarhum. Pak Taufiq sudah saya anggap orangtua saya, guru saya politik,” ungkap Tjahjo.
Dia menyebut sosok Taufiq sering memberikan motivasi dan nasihat politik sehingga berpengaruh pada kariernya hingga saat ini.
“Sehingga saya bisa berkarier, mulai dari anggota PDI Perjuangan, kemudian dari salah satu pengurus partai, sampai sekjen, sampai ketua fraksi. Itu juga atas bimbingan Pak Taufiq dan Bu Megawati,” ujarnya.

Tahlilan almarhum Taufiq Kiemas diikuti sejumlah politisi PDI Perjuangan. Hadir pula mantan Menteri Agama Republik Indonesia Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly, dan adik Taufiq Kiemas, Heri Kiemas.
Yasonna Laoly mengatakan jika kehadiran mereka untuk mewakili Megawati di acara ziarah yang bertepatan dengan hari lahir Bapak Pencetus Sosialisasi Empat Pilar MPR RI tersebut.
“Ibu Mega tidak bisa datang, beliau kan masih di Jepang. Kami mewakili saja,” jelas Yasonna.
Taufiq Kiemas lahir di Bandar Lampung, 31 Desember 2019. Dia menjabat sebagai Ketua MPR periode 2009-2014.
Taufiq wafat, Sabtu (8/6/2013) malam saat menjalani perawatan jantung di rumah sakit di Singapura.
Taufiq menjalani perawatan setelah mendampingi Wakil Presiden Boediono meresmikan Monumen Bung Karno dan Situs Rumah Pengasingan Bung Karno di Ende, Nusa Tenggara Timur pada Sabtu (1/6/2013). Dia meninggal dunia pada usia ke-70 tahun. (goek)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS









