Minggu
30 Agustus 2026 | 6 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Ponorogo Kerja Sama dengan PT Pupuk Indonesia

PDIP-Jatim-Bupati-Sugiri-Ponorogo-20122022

PONOROGO –PT Pupuk Indonesia (Persero) menjadikan lahan sawah di Desa Ngrupit Kecamatan Jenangan sebagai pilot project program Agro Solution. Petani binaan Agro Solution berhasil meningkatkan produktivitas tanaman padi mereka dari rata-rata 6,28 ton menjadi 9,73 ton per hektare atau meningkat sekitar 55 persen.

Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, mengatakan, pihaknya memasang pasang target 10 ribu hektare sawah ikut program populis di bawah naungan PT Pupuk Kaltim yang notabene anak usaha PT Pupuk Indonesia.

Politisi PDI Perjuangan itu berharap, ketersediaan pupuk, benih, dan pestisida dapat mendorong peningkatan produktivitas hasil panen. Harapan itu selarass dengan komitmen PT Pupuk Kaltim untuk memberikan akses permodalan serta kepastian pembelian hasil panen.

‘’Pendapatan dan kesejahteraan petani akan meningkat, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pupuk subsidi,’’ ujar Bupati Sugiri, Senin (19/12/2022).

Bupati Sugiri bersama Komisaris PT Pupuk Kaltim, Gustaaf AC Patty, ikut menandai panen perdana padi varietas Ciherang 32 di Desa Ngrupit Kecamatan Jenangan.

‘’Ada tambahan sedikit biaya karena menggunakan pupuk komersial, tapi tambahan hasil panen cukup signifikan untuk menutupnya,’’ jelasnya.

Sementara itu, Gustaaf AC Patty berani menjamin ketersediaan pupuk berapapun kebutuhan para petani. Pabrikan asal Kalimantan Timur itu lebih dulu melakukan penelitian unsur hara pada tanah sebelum memproduksi pupuk yang tepat.

Gustaaf menjelaskan, pihaknya juga melibatkan off-taker (pemasok komoditas) agar membeli hasil panen padi dengan harga lebih mahal dari pasaran.

‘’Kami ingin menggerakkan seluruh sumber daya di sektor pertanian dan memahamkan bahwa bertani itu bagian dari aktivitas bisnis,’’ jelasnya.

Menurut Gustaaf, Agro Solution merupakan program kemitraan pertanian terpadu yang berbeda dengan demonstration plot (demplot). Sebab, melibatkan stakeholders dari sejumlah pihak dengan mengedepankan kerja sama.

‘’Kami menghubungkan petani dengan distributor. Untuk perjanjian pembelian oleh off-taker, hasil panen akan dihargai lebih tinggi melalui skema harga pasar ditambah nilai faktor,’’ terangnya. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Banyuwangi Shrimp Fiesta, Upaya Bupati Ipuk Kampanyekan Potensi Udang

BANYUWANGI – Kabupaten Banyuwangi memiliki beragam potensi perikanan yang terus dikembangkan. Salah satunya ...
KRONIK

Agung Priyanto Soroti Persoalan Desil, Minta PAC dan Ranting Aktif Dampingi Warga

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ponorogo, Agung Priyanto, menyoroti persoalan data desil ...
LEGISLATIF

Pokmas Tak Lagi Berlaku, Yuzar Rasyid Tetap Kawal Aspirasi Warga Kemasan Soal Rombong

Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid tetap mengawal aspirasi warga Kemasan soal bantuan rombong meski program ...
KRONIK

Gencar Perbaiki Rumah Warga Miskin, Banyuwangi Diganjar Bonus Insentif Pusat

BANYUWANGI – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan ...
SEMENTARA ITU...

Filosofi Tombak Korowelang di Jamasan Pusaka Trenggalek: Pemimpin Harus Ngopeni Rakyat dan Memberi Piwulang

Jelang Hari Jadi ke-832 Trenggalek, puluhan pusaka dijamasi. Ketua DPRD Doding Rahmadi mengungkap filosofi Tombak ...
KRONIK

Didik Nurhadi: Nasionalisme dan Religiusitas Jadi Kekuatan Indonesia

JOMBANG — Wakil Ketua Bidang Kebudayaan dan Pendidikan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Didik Nurhadi menegaskan, ...