Rabu
14 Oktober 2026 | 12 : 20

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Didik Nurhadi: Nasionalisme dan Religiusitas Jadi Kekuatan Indonesia

pdip jatim 260830 posko baguna muktamar 1

JOMBANG — Wakil Ketua Bidang Kebudayaan dan Pendidikan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Didik Nurhadi menegaskan, nasionalisme dan religiusitas menjadi kekuatan penting dalam perjalanan Indonesia, termasuk dalam menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal tersebut dia sampaikan usai aksi berbagi yang digelar Posko Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDIP Jatim dekat arena Muktamar ke-35 NU yang berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang.

Ratusan kotak makanan dan minuman dibagikan relawan Posko Baguna kepada muktamirin, penggembira, pengendara hingga warga yang melintas di sekitar Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.

Baca juga: Posko Baguna Berbagi Ratusan Kotak Makanan untuk Muktamirin dan Warga

“NU memiliki sejarah panjang dalam menjaga bangsa ini. Nilai-nilai keislaman yang moderat, semangat persaudaraan, gotong royong, serta komitmen terhadap NKRI adalah nilai yang harus terus kita rawat bersama. Kehadiran kami di sini adalah bagian dari kecintaan dan penghormatan PDI Perjuangan kepada keluarga besar Nahdlatul Ulama,” ujar Didik Nurhadi, Sabtu (29/8/2026).

Di hari ketiga keberadaan Posko Baguna, ratusan paket snack tetap dibagikan setiap sore. Tim Baguna juga disiagakan untuk memberikan pelayanan kesehatan sebagai bagian dari semangat kemanusiaan dan gotong royong.

Menurut Didik, kehadiran badan partai tersebut sekaligus menjadi ruang untuk membangun kedekatan dengan masyarakat melalui aksi pelayanan secara langsung.

Didik menilai, politik PDIP tidak akan menjauh dari nilai-nilai kemanusiaan dan kebudayaan bangsa. PDI Perjuangan, tegasnya, akan selalu hadir di tengah masyarakat, menyapa, melayani, serta membangun persaudaraan.

Di Jombang yang dikenal sebagai salah satu pusat tradisi pesantren dan kelahiran banyak ulama, semangat tersebut menemukan relevansinya.

Merawat kehidupan beragama sekaligus berarti menjaga kemanusiaan, sementara menjaga tradisi dan kebudayaan menjadi bagian dari upaya merawat kebangsaan.

Didik menegaskan, kekuatan Indonesia akan tetap kokoh apabila nilai Islam rahmatan lil alamin, Pancasila, gotong royong, dan nasionalisme terus berjalan beriringan.

“Ketika nilai-nilai tersebut kita rawat bersama, perbedaan tidak menjadi alasan untuk terpecah. Justru menjadi kekuatan untuk menjaga persatuan dan membangun Indonesia,” pungkas Didik. (arul/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Pemkab Banyuwangi Gelar Operasi Katarak Gratis, Bantu 4.869 Warga

BANYUWANGI –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi melalui kolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) ...
KRONIK

Apresiasi Dedikasi Guru Ngaji, Hj. Ansari PDIP Salurkan Bantuan untuk Nenek Suidah

PAMEKASAN – Ketulusan Nenek Suidah (100), guru ngaji sebatang kara asal Dusun Toronan, Desa Larangan Badung, ...
KRONIK

Bantu Warga Terdampak Kekeringan, Nur Hakim PDIP Distribusikan Air Bersih

BANGKALAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bangkalan, Nur Hakim, menyalurkan bantuan air bersih pada ...
KRONIK

Dugaan Pungli Lahan Perhutanan Sosial, DPRD Jember Minta Dinas Kehutanan Jatim Buka Data KHDPK

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Jember, Candra Ary Fianto, meminta Cabang Dinas Kehutanan Jawa Timur membuka ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Sumenep Beri Catatan atas Alokasi Belanja di APBD 2027

SUMENEP – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Sumenep memberikan sejumlah catatan terhadap rancangan APBD 2027, ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono Ajak Warga Trenggalek Rawat Toleransi untuk Perkuat Pembangunan Daerah

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak masyarakat Trenggalek terus memupuk toleransi dan ...