Jumat
09 Oktober 2026 | 2 : 55

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Didik Nurhadi: Nasionalisme dan Religiusitas Jadi Kekuatan Indonesia

pdip jatim 260830 posko baguna muktamar 1

JOMBANG — Wakil Ketua Bidang Kebudayaan dan Pendidikan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Didik Nurhadi menegaskan, nasionalisme dan religiusitas menjadi kekuatan penting dalam perjalanan Indonesia, termasuk dalam menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal tersebut dia sampaikan usai aksi berbagi yang digelar Posko Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDIP Jatim dekat arena Muktamar ke-35 NU yang berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang.

Ratusan kotak makanan dan minuman dibagikan relawan Posko Baguna kepada muktamirin, penggembira, pengendara hingga warga yang melintas di sekitar Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.

Baca juga: Posko Baguna Berbagi Ratusan Kotak Makanan untuk Muktamirin dan Warga

“NU memiliki sejarah panjang dalam menjaga bangsa ini. Nilai-nilai keislaman yang moderat, semangat persaudaraan, gotong royong, serta komitmen terhadap NKRI adalah nilai yang harus terus kita rawat bersama. Kehadiran kami di sini adalah bagian dari kecintaan dan penghormatan PDI Perjuangan kepada keluarga besar Nahdlatul Ulama,” ujar Didik Nurhadi, Sabtu (29/8/2026).

Di hari ketiga keberadaan Posko Baguna, ratusan paket snack tetap dibagikan setiap sore. Tim Baguna juga disiagakan untuk memberikan pelayanan kesehatan sebagai bagian dari semangat kemanusiaan dan gotong royong.

Menurut Didik, kehadiran badan partai tersebut sekaligus menjadi ruang untuk membangun kedekatan dengan masyarakat melalui aksi pelayanan secara langsung.

Didik menilai, politik PDIP tidak akan menjauh dari nilai-nilai kemanusiaan dan kebudayaan bangsa. PDI Perjuangan, tegasnya, akan selalu hadir di tengah masyarakat, menyapa, melayani, serta membangun persaudaraan.

Di Jombang yang dikenal sebagai salah satu pusat tradisi pesantren dan kelahiran banyak ulama, semangat tersebut menemukan relevansinya.

Merawat kehidupan beragama sekaligus berarti menjaga kemanusiaan, sementara menjaga tradisi dan kebudayaan menjadi bagian dari upaya merawat kebangsaan.

Didik menegaskan, kekuatan Indonesia akan tetap kokoh apabila nilai Islam rahmatan lil alamin, Pancasila, gotong royong, dan nasionalisme terus berjalan beriringan.

“Ketika nilai-nilai tersebut kita rawat bersama, perbedaan tidak menjadi alasan untuk terpecah. Justru menjadi kekuatan untuk menjaga persatuan dan membangun Indonesia,” pungkas Didik. (arul/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Banyuwangi Tuntaskan Musran dan Musanran, 217 Ranting serta 840 Anak Ranting Terbentuk

BANYUWANGI – DPC PDI Perjuangan Banyuwangi telah menuntaskan pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah ...
LEGISLATIF

Puan di Forum IPU: Tata Kelola Pemerintahan yang Baik Haruslah Adil

Puan Maharani menegaskan di Sidang Umum IPU ke-153 bahwa tata kelola pemerintahan yang baik haruslah adil, ...
LEGISLATIF

Desak PSU Perumahan Vaganza Segera Diserahkan ke Pemkab Malang, DPRD Siap Kawal

MALANG – Komisi III DPRD Kabupaten Malang mendesak Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) Perumahan Vaganza segera ...
SEMENTARA ITU...

Prof Kyungyon Moon Apresiasi Inovasi Bupati Trenggalek, Siapkan Program Pemberdayaan Pemuda

TRENGGALEK – Inovasi Pemerintah Kabupaten Trenggalek mendapat apresiasi dari Prof. Kyungyon Moon dari Jeonbuk ...
LEGISLATIF

DPRD Banyuwangi Ajukan Raperda Inisiatif Pembentukan Produk Hukum Daerah untuk Dibahas

BANYUWANGI – DPRD Kabupaten Banyuwangi mengajukan Rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif tentang ...
UMKM

Bupati Gresik Perintahkan Dinas Koperasi Tetap Lakukan Pendampingan Pasca-Pelatihan kepada UMKM

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta Program Bunda Puspa tidak berhenti pada pelatihan. Para alumni ...