Minggu
14 Juni 2026 | 12 : 31

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tim Pemenangan Akui Puas pada Performa Risma-Gus Hans di Debat Perdana Pilgub Jatim

pdip-jatim-240806-deni-bimtek-1

SURABAYA – Juru Bicara Tim Pemenangan Risma-Gus Hans, Deni Wicaksono, mengaku puas dengan performa Risma-Gus Hans di ajang debat perdana Pilgub Jatim, Jumat (18/10/2024).

Menurutnya, gagasan-gagasan yang disampaikan paslon nomor urut 3 tersebut memberikan harapan baru untuk Jawa Timur.

Mulai dari persoalan layanan kesehatan penyakit kronis, pendidikan, hingga penyejahteraan pekerja sektor wisata yang masih kurang mendapat perhatian pemerintah.

“Kami melihat bahwa apa yang disampaikan Bu Risma dan Gus Hans ini menjadi harapan baru. Hal-hal yang mungkin beberapa out of the box, sehingga ini bisa menarik masyarakat untuk menjatuhkan pilihan kepada paslon nomor 3,” ujarnya usai debat perdana Pilgub Jatim di Graha Unesa Surabaya..

Data dan fakta yang disampaikan Risma-Gus Hans pun berhasil membuka pandangan baru terkait program yang harusnya dimaksimalkan Pemprov Jatim. Bukan hanya fokus di kota besar, namun juga harus menjangkau pelosok daerah.

“Paslon menyampaikan beberapa data dan fakta bahwa capaian Jawa Timur masih banyak yang harus ditingkatkan, dan apa yang disampaikan tadi insya Allah menjadi harapan baru sehingga Jawa Timur menjadi lebih baik,” tutur politisi PDI Perjuangan itu.

Meski demikian, tim pemenangan Risma-Gus Hans tetap mengantisipasi performa dua palson lainnya yang tak kalah ciamik.

Menurutnya, ketiga paslon sama-sama bersaing ketat sehingga perlu strategi khusus untuk gelaran debat kedua mendatang.

“Kami memperhitungkan tiga paslon ini punya kemampuan dan kapasitas pasti juga melakukan persiapan. Jadi, kami sudah menduga penampilan dari tiga paslon ini pasti bersaing,” jelas Wakil Ketua DPRD Jatim periode 2024-2029 itu.

Deni juga menegaskan, seluruhnya akan menjadi evaluasi untuk menampilkan performa maksimal di debat selanjutnya. Termasuk pada efisiensi waktu yang menjadi catatan khusus di debat perdana ini.

“Tadi memang ada beberapa kalimat atau kata yang terpotong karena keterbatasan waktu sehingga itu jadi catatan kami agar efisiensi waktu bisa dimaksimalkan,” terangnya.

“Tapi yang disampaikan tetap bisa sesuai dengan harapan dan bisa diterima dengan baik oleh masyarakat,” imbuhnya. (nia/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Usulkan Percepatan Proyek Jembatan Kaliombo I agar Tak Ganggu Aktivitas Warga

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mengusulkan percepatan proyek revitalisasi Jembatan ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Siap Copot Kepala Dinas Jika Ada Kelalaian Proyek yang Tewaskan Warga

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mendatangi rumah duka korban kecelakaan di kawasan proyek saluran air Margorejo. Eri ...
KRONIK

PDIP Jatim Dorong Duet Indah-Yudha Tetap Dipertahankan Pimpin Lumajang

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Deni Wicaksono menilai hubungan eksekutif dan legislatif di Kabupaten ...
KABAR CABANG

Ketika Musik, Tari, dan Semangat Bung Karno Menyatu di Lereng Semeru

Kolaborasi musik dan tari membuka pelantikan PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Lumajang di Glagah Arum. Jingle Menang ...
LEGISLATIF

Widarto Soroti Aksi Petani Bagikan Timun Gratis, Desak Pemkab Jember Benahi Tata Kelola Pertanian

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto merespons aksi petani yang membagikan timun gratis akibat harga anjlok hingga Rp500 ...
LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Respons Aspirasi Pelaku Budaya, Dorong Penguatan Legalitas DKD Kota Kediri

Anggota Komisi B DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid merespons aspirasi pelaku budaya terkait legalitas Dewan Kebudayaan ...