Minggu
01 November 2026 | 7 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tim Pemenangan Akui Puas pada Performa Risma-Gus Hans di Debat Perdana Pilgub Jatim

pdip-jatim-240806-deni-bimtek-1

SURABAYA – Juru Bicara Tim Pemenangan Risma-Gus Hans, Deni Wicaksono, mengaku puas dengan performa Risma-Gus Hans di ajang debat perdana Pilgub Jatim, Jumat (18/10/2024).

Menurutnya, gagasan-gagasan yang disampaikan paslon nomor urut 3 tersebut memberikan harapan baru untuk Jawa Timur.

Mulai dari persoalan layanan kesehatan penyakit kronis, pendidikan, hingga penyejahteraan pekerja sektor wisata yang masih kurang mendapat perhatian pemerintah.

“Kami melihat bahwa apa yang disampaikan Bu Risma dan Gus Hans ini menjadi harapan baru. Hal-hal yang mungkin beberapa out of the box, sehingga ini bisa menarik masyarakat untuk menjatuhkan pilihan kepada paslon nomor 3,” ujarnya usai debat perdana Pilgub Jatim di Graha Unesa Surabaya..

Data dan fakta yang disampaikan Risma-Gus Hans pun berhasil membuka pandangan baru terkait program yang harusnya dimaksimalkan Pemprov Jatim. Bukan hanya fokus di kota besar, namun juga harus menjangkau pelosok daerah.

“Paslon menyampaikan beberapa data dan fakta bahwa capaian Jawa Timur masih banyak yang harus ditingkatkan, dan apa yang disampaikan tadi insya Allah menjadi harapan baru sehingga Jawa Timur menjadi lebih baik,” tutur politisi PDI Perjuangan itu.

Meski demikian, tim pemenangan Risma-Gus Hans tetap mengantisipasi performa dua palson lainnya yang tak kalah ciamik.

Menurutnya, ketiga paslon sama-sama bersaing ketat sehingga perlu strategi khusus untuk gelaran debat kedua mendatang.

“Kami memperhitungkan tiga paslon ini punya kemampuan dan kapasitas pasti juga melakukan persiapan. Jadi, kami sudah menduga penampilan dari tiga paslon ini pasti bersaing,” jelas Wakil Ketua DPRD Jatim periode 2024-2029 itu.

Deni juga menegaskan, seluruhnya akan menjadi evaluasi untuk menampilkan performa maksimal di debat selanjutnya. Termasuk pada efisiensi waktu yang menjadi catatan khusus di debat perdana ini.

“Tadi memang ada beberapa kalimat atau kata yang terpotong karena keterbatasan waktu sehingga itu jadi catatan kami agar efisiensi waktu bisa dimaksimalkan,” terangnya.

“Tapi yang disampaikan tetap bisa sesuai dengan harapan dan bisa diterima dengan baik oleh masyarakat,” imbuhnya. (nia/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi Ekonomi, Yuzar Rasyid Minta Warga Ajukan Sanggahan

KEDIRI – Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mendorong warga yang mendapati angka desil bantuan sosial tidak ...
HEADLINE

Pimpin Kembali PA GMNI Jatim, Deni Wicaksono Andalkan Digital Sebarkan Gagasan Bung Karno

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Guntur Dorong Paguyuban MC Blitar Samakan Standar Profesionalisme

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, mendorong paguyuban pembawa acara atau ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Pendataan Digital Bansos Harus Sesuai Kondisi Riil, Bukan Like and Dislike

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan proses pendataan kependudukan secara digital untuk ...
HEADLINE

Deni Wicaksono Dorong Kader GMNI Isi Ruang Strategis di Lembaga Negara

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Salah Tafsir Kuota Perempuan BPD, Komisi A DPRD Jember Minta Pengisian Dievaluasi

JEMBER – Komisi A DPRD Jember menemukan dugaan salah tafsir penerapan kuota minimal 30 persen keterwakilan ...