Minggu
19 April 2026 | 7 : 54

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tim Pemenangan Akui Puas pada Performa Risma-Gus Hans di Debat Perdana Pilgub Jatim

pdip-jatim-240806-deni-bimtek-1

SURABAYA – Juru Bicara Tim Pemenangan Risma-Gus Hans, Deni Wicaksono, mengaku puas dengan performa Risma-Gus Hans di ajang debat perdana Pilgub Jatim, Jumat (18/10/2024).

Menurutnya, gagasan-gagasan yang disampaikan paslon nomor urut 3 tersebut memberikan harapan baru untuk Jawa Timur.

Mulai dari persoalan layanan kesehatan penyakit kronis, pendidikan, hingga penyejahteraan pekerja sektor wisata yang masih kurang mendapat perhatian pemerintah.

“Kami melihat bahwa apa yang disampaikan Bu Risma dan Gus Hans ini menjadi harapan baru. Hal-hal yang mungkin beberapa out of the box, sehingga ini bisa menarik masyarakat untuk menjatuhkan pilihan kepada paslon nomor 3,” ujarnya usai debat perdana Pilgub Jatim di Graha Unesa Surabaya..

Data dan fakta yang disampaikan Risma-Gus Hans pun berhasil membuka pandangan baru terkait program yang harusnya dimaksimalkan Pemprov Jatim. Bukan hanya fokus di kota besar, namun juga harus menjangkau pelosok daerah.

“Paslon menyampaikan beberapa data dan fakta bahwa capaian Jawa Timur masih banyak yang harus ditingkatkan, dan apa yang disampaikan tadi insya Allah menjadi harapan baru sehingga Jawa Timur menjadi lebih baik,” tutur politisi PDI Perjuangan itu.

Meski demikian, tim pemenangan Risma-Gus Hans tetap mengantisipasi performa dua palson lainnya yang tak kalah ciamik.

Menurutnya, ketiga paslon sama-sama bersaing ketat sehingga perlu strategi khusus untuk gelaran debat kedua mendatang.

“Kami memperhitungkan tiga paslon ini punya kemampuan dan kapasitas pasti juga melakukan persiapan. Jadi, kami sudah menduga penampilan dari tiga paslon ini pasti bersaing,” jelas Wakil Ketua DPRD Jatim periode 2024-2029 itu.

Deni juga menegaskan, seluruhnya akan menjadi evaluasi untuk menampilkan performa maksimal di debat selanjutnya. Termasuk pada efisiensi waktu yang menjadi catatan khusus di debat perdana ini.

“Tadi memang ada beberapa kalimat atau kata yang terpotong karena keterbatasan waktu sehingga itu jadi catatan kami agar efisiensi waktu bisa dimaksimalkan,” terangnya.

“Tapi yang disampaikan tetap bisa sesuai dengan harapan dan bisa diterima dengan baik oleh masyarakat,” imbuhnya. (nia/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Musancab PDI Perjuangan Ngawi, Gen Z Tempati Posisi-posisi Strategis di PAC

NGAWI – Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar agenda Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di ...
KABAR CABANG

Hari Kartini 2026, Yudi Meira Tegaskan Peran Perempuan Strategis di PDIP Blitar

Yudi Meira tegaskan peran strategis perempuan dalam politik PDIP Blitar pada momentum Hari Kartini 2026, dorong ...
KABAR CABANG

Tari Reco Banteng Buka Musancab PDI Perjuangan Ngawi

NGAWI – Hentakan kaki para penari memecah suasana Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi, Minggu (19/4/2026). Irama ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Tegaskan Tak Ada Toleransi Kekerasan Seksual, Soroti Kasus di Kampus

Puan Maharani menegaskan tidak ada toleransi terhadap kekerasan seksual di kampus dan mendorong evaluasi menyeluruh ...
EKSEKUTIF

Bongkar Fasad Eks Toko Nam, Pemkot Surabaya Kembalikan Fungsi Pedestrian

Pemkot Surabaya akan membongkar fasad eks Toko Nam di Embong Malang untuk mengembalikan fungsi pedestrian, tetap ...
KRONIK

HUT Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi, Bupati Ipuk Sebut Momentum Perkuat Harmoni

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menghadiri perayaan HUT ke-242 Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) ...